• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Indonesia – Jerman Bahas Perluasan Penempatan PMI di Luar Sektor Kesehatan

Indonesia – Jerman Bahas Perluasan Penempatan PMI di Luar Sektor Kesehatan

Juni 19, 2026
Ketua DPRD Kota Batam Terima Aksi Mahasiswa, Tampung Aspirasi soal MBG hingga Persoalan Sampah

Ketua DPRD Kota Batam Terima Aksi Mahasiswa, Tampung Aspirasi soal MBG hingga Persoalan Sampah

Juni 19, 2026
Komisi II DPRD Kota Batam Datangi Kemenkeu, Soroti Anjloknya DBH PPh 21 dan Persoalan NITKU di Coretax

Komisi II DPRD Kota Batam Datangi Kemenkeu, Soroti Anjloknya DBH PPh 21 dan Persoalan NITKU di Coretax

Juni 19, 2026
ADVERTISEMENT
BMKG: Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat, 19 Juni 2026: Cerah Sepanjang Hari

BMKG: Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat, 19 Juni 2026: Cerah Sepanjang Hari

Juni 19, 2026
Wakil Bupati Hadiri Pelantikan DPC GAMKI Humbang Hasundutan

Wakil Bupati Hadiri Pelantikan DPC GAMKI Humbang Hasundutan

Juni 19, 2026
Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80  Polda Kepri Gelar Bakti Religi di Mana Vihara Duta Matanya dan GKRI Sahabat Allah

Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80  Polda Kepri Gelar Bakti Religi di Mana Vihara Duta Matanya dan GKRI Sahabat Allah

Juni 19, 2026
Menteri Pertanian RI Langgar Asas Legalitas dalam Program Swasembada Pangan

Menteri Pertanian RI Langgar Asas Legalitas dalam Program Swasembada Pangan

Juni 19, 2026
Kreativitas Lansia Jadi Wadah Pemberdayaan dan Penguatan Semangat Hidup di Usia Senja

Kreativitas Lansia Jadi Wadah Pemberdayaan dan Penguatan Semangat Hidup di Usia Senja

Juni 18, 2026
Mentan: 90 Persen Perusahaan Sawit Sudah Naikkan Harga TBS di Tingkat Petani

Mentan: 90 Persen Perusahaan Sawit Sudah Naikkan Harga TBS di Tingkat Petani

Juni 18, 2026
Komisi IV DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Bahas Dugaan Ketidaksesuaian Administrasi KB Yayasan Djuwita Prakarsa

Komisi IV DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Bahas Dugaan Ketidaksesuaian Administrasi KB Yayasan Djuwita Prakarsa

Juni 18, 2026
Wakil Ketua I DPRD Batam Hadiri Upacara Bendera 17 Hari Bulan Tingkat Kota Batam

Wakil Ketua I DPRD Batam Hadiri Upacara Bendera 17 Hari Bulan Tingkat Kota Batam

Juni 18, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Juni 19, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Indonesia – Jerman Bahas Perluasan Penempatan PMI di Luar Sektor Kesehatan

(Internasional)

Juni 19, 2026
in Internasional, News
0
0
SHARES
14
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Foto: Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani dan Director General GIZ (Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit) International Services, Andrea von Rauch di Kementerian P2MI Jakarta, Kamis 18/6/2026 (sumber: KP2MI)

Jakarta, satukanindonesia.com – Pemerintah Indonesia dan Jerman mulai membahas perluasan sektor penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) di luar bidang kesehatan dalam pertemuan antara Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani dan Director General GIZ International Services Andrea von Rauch di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Kamis (18/6/2026), seiring tingginya kebutuhan tenaga kerja terampil di pasar kerja Jerman.

Christina Aryani mengungkapkan, “Pertemuan tadi membahas penguatan kerja sama Indonesia dan Jerman terkait penempatan pekerja migran Indonesia.”

Pertemuan tersebut juga menjadi ajang evaluasi pelaksanaan Program Triple Win yang selama ini menjadi salah satu jalur resmi penempatan tenaga kesehatan Indonesia ke Jerman.

Program Triple Win dinilai mendukung penempatan tenaga kerja yang aman, legal, dan etikal.

Indonesia dan Jerman turut membahas peluang diversifikasi sektor penempatan tenaga kerja guna membuka akses yang lebih luas bagi PMI di berbagai bidang pekerjaan.

Kedua negara mulai menjajaki sektor-sektor baru yang berpotensi menjadi tujuan penempatan pekerja migran Indonesia di Jerman.

Menurut Christina Aryani, perluasan sektor penempatan penting dilakukan agar tenaga kerja Indonesia dengan beragam keterampilan dapat mengakses pasar kerja internasional.

Christina Aryani mengatakan, “Diversifikasi sektor penempatan penting dilakukan untuk membuka lebih banyak peluang bagi pekerja migran Indonesia yang memiliki keterampilan dan kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja internasional, termasuk Jerman.”

Pemerintah Indonesia dan Jerman menilai koordinasi yang lebih erat perlu terus dilakukan untuk mengidentifikasi sektor-sektor dengan prospek penempatan tenaga kerja terbesar dalam waktu dekat.

Dorong Program SMK Go Global dan Penguatan Kompetensi

Dalam pertemuan tersebut, Christina Aryani juga membahas peluang keterlibatan GIZ dalam mendukung program SMK Go Global yang dirancang untuk mempersiapkan lulusan pendidikan vokasi sesuai kebutuhan pasar kerja luar negeri.

Pemerintah menilai dukungan mitra internasional sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelatihan, memperkuat sertifikasi kompetensi, serta meningkatkan konektivitas lulusan dengan dunia kerja global.

Christina Aryani mengungkapkan, “Keterlibatan berbagai mitra internasional penting untuk memperkuat kualitas pelatihan, sertifikasi, serta konektivitas dengan dunia kerja global.”

Christina juga menjelaskan bahwa salah satu tantangan utama penempatan tenaga kerja Indonesia ke Jerman adalah persyaratan kemampuan bahasa yang berbeda pada setiap sektor pekerjaan.

Untuk tenaga kesehatan, pekerja umumnya diwajibkan memiliki kemampuan bahasa Jerman hingga level B2.

Sementara itu, sektor perhotelan dan berbagai bidang jasa memiliki persyaratan kemampuan bahasa yang relatif lebih fleksibel.

Christina Aryani menegaskan pertemuan dengan GIZ International Services menjadi langkah awal dalam memperluas kolaborasi Indonesia dan Jerman di bidang pengembangan tenaga kerja terampil.

Kerja sama tersebut diharapkan membuka peluang penempatan yang lebih beragam bagi PMI sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar kerja internasional melalui peningkatan kompetensi, sertifikasi, dan kesiapan kerja sesuai kebutuhan industri global. (***)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Christina AryaniDirector General GIZ International Services Andrea von RauchP2MIPMIWakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)
ShareTweetSend

Related Posts

Komisi IX DPR Minta Pemerintah Pastikan WNI Korban Penganiayaan di Malaysia Pulang dengan Selamat

Komisi IX DPR Minta Pemerintah Pastikan WNI Korban Penganiayaan di Malaysia Pulang dengan Selamat

Juni 17, 2026
Dubes RI Dorong Perluasan Peluang Kerja PMI Sektor Pariwisata di Turki

Dubes RI Dorong Perluasan Peluang Kerja PMI Sektor Pariwisata di Turki

Mei 5, 2026
Kementerian P2MI Jajaki Beberapa Negara di Eropa sebagai  Destinasi Baru bagi Pekerja Migran Indonesia

Kementerian P2MI Jajaki Beberapa Negara di Eropa sebagai Destinasi Baru bagi Pekerja Migran Indonesia

April 15, 2026

Mau Tau Peluang Kerja Ke Jepang, Begini Penjelasan Wamen P2MI Christina Aryani

April 1, 2026

Polda Kepri Gagalkan Pengiriman Dua PMI Non-Prosedural ke Malaysia

Mei 23, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?