• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Indonesia – Jerman Bahas Perluasan Penempatan PMI di Luar Sektor Kesehatan

Indonesia – Jerman Bahas Perluasan Penempatan PMI di Luar Sektor Kesehatan

Juni 19, 2026
KPK Dorong Pengendalian Gratifikasi di Perguruan Tinggi

KPK Dorong Pengendalian Gratifikasi di Perguruan Tinggi

September 18, 2026
Kinerja APBN hingga Agustus 2026 Tetap Terjaga

Kinerja APBN hingga Agustus 2026 Tetap Terjaga

September 18, 2026
ADVERTISEMENT
Kupas Historis Gerakan Perlawanan dan Konflik Papua, MenHAM RI Serukan Perdamaian Abadi

Kupas Historis Gerakan Perlawanan dan Konflik Papua, MenHAM RI Serukan Perdamaian Abadi

September 18, 2026
MenHAM RI : TPNPB dan TNI/Polri Patuhi Hukum Humaniter Internasional

MenHAM RI : TPNPB dan TNI/Polri Patuhi Hukum Humaniter Internasional

September 18, 2026
Papua Selatan Terancam Kekeringan, Padi Berisiko Gagal Panen

Papua Selatan Terancam Kekeringan, Padi Berisiko Gagal Panen

September 18, 2026
Di Mimika, DPD RI : Penyelesaian Konflik Tak Cukup dengan Pendekatan Keamanan

Di Mimika, DPD RI : Penyelesaian Konflik Tak Cukup dengan Pendekatan Keamanan

September 18, 2026
Komisi V DPR Dorong Kemen PKP Syarat Bantuan Bedah Rumah Dipermudah

Komisi V DPR Dorong Kemen PKP Syarat Bantuan Bedah Rumah Dipermudah

September 18, 2026
Kemnaker dan KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Lindungi Ozon

Kemnaker dan KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Lindungi Ozon

September 18, 2026
KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT di Kementerian ATR/BPN, Delapan Tersangka Ditahan

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT di Kementerian ATR/BPN, Delapan Tersangka Ditahan

September 18, 2026
RUU Reforma Agraria Disiapkan, Ketimpangan di Balik Penguasaan Lahan Disoroti

RUU Reforma Agraria Disiapkan, Ketimpangan di Balik Penguasaan Lahan Disoroti

September 18, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, September 18, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Indonesia – Jerman Bahas Perluasan Penempatan PMI di Luar Sektor Kesehatan

(Internasional)

Juni 19, 2026
in Internasional, News
0
0
SHARES
22
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Foto: Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani dan Director General GIZ (Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit) International Services, Andrea von Rauch di Kementerian P2MI Jakarta, Kamis 18/6/2026 (sumber: KP2MI)

Jakarta, satukanindonesia.com – Pemerintah Indonesia dan Jerman mulai membahas perluasan sektor penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) di luar bidang kesehatan dalam pertemuan antara Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani dan Director General GIZ International Services Andrea von Rauch di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Kamis (18/6/2026), seiring tingginya kebutuhan tenaga kerja terampil di pasar kerja Jerman.

Christina Aryani mengungkapkan, “Pertemuan tadi membahas penguatan kerja sama Indonesia dan Jerman terkait penempatan pekerja migran Indonesia.”

Pertemuan tersebut juga menjadi ajang evaluasi pelaksanaan Program Triple Win yang selama ini menjadi salah satu jalur resmi penempatan tenaga kesehatan Indonesia ke Jerman.

Program Triple Win dinilai mendukung penempatan tenaga kerja yang aman, legal, dan etikal.

Indonesia dan Jerman turut membahas peluang diversifikasi sektor penempatan tenaga kerja guna membuka akses yang lebih luas bagi PMI di berbagai bidang pekerjaan.

Kedua negara mulai menjajaki sektor-sektor baru yang berpotensi menjadi tujuan penempatan pekerja migran Indonesia di Jerman.

Menurut Christina Aryani, perluasan sektor penempatan penting dilakukan agar tenaga kerja Indonesia dengan beragam keterampilan dapat mengakses pasar kerja internasional.

Christina Aryani mengatakan, “Diversifikasi sektor penempatan penting dilakukan untuk membuka lebih banyak peluang bagi pekerja migran Indonesia yang memiliki keterampilan dan kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja internasional, termasuk Jerman.”

Pemerintah Indonesia dan Jerman menilai koordinasi yang lebih erat perlu terus dilakukan untuk mengidentifikasi sektor-sektor dengan prospek penempatan tenaga kerja terbesar dalam waktu dekat.

Dorong Program SMK Go Global dan Penguatan Kompetensi

Dalam pertemuan tersebut, Christina Aryani juga membahas peluang keterlibatan GIZ dalam mendukung program SMK Go Global yang dirancang untuk mempersiapkan lulusan pendidikan vokasi sesuai kebutuhan pasar kerja luar negeri.

Pemerintah menilai dukungan mitra internasional sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelatihan, memperkuat sertifikasi kompetensi, serta meningkatkan konektivitas lulusan dengan dunia kerja global.

Christina Aryani mengungkapkan, “Keterlibatan berbagai mitra internasional penting untuk memperkuat kualitas pelatihan, sertifikasi, serta konektivitas dengan dunia kerja global.”

Christina juga menjelaskan bahwa salah satu tantangan utama penempatan tenaga kerja Indonesia ke Jerman adalah persyaratan kemampuan bahasa yang berbeda pada setiap sektor pekerjaan.

Untuk tenaga kesehatan, pekerja umumnya diwajibkan memiliki kemampuan bahasa Jerman hingga level B2.

Sementara itu, sektor perhotelan dan berbagai bidang jasa memiliki persyaratan kemampuan bahasa yang relatif lebih fleksibel.

Christina Aryani menegaskan pertemuan dengan GIZ International Services menjadi langkah awal dalam memperluas kolaborasi Indonesia dan Jerman di bidang pengembangan tenaga kerja terampil.

Kerja sama tersebut diharapkan membuka peluang penempatan yang lebih beragam bagi PMI sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar kerja internasional melalui peningkatan kompetensi, sertifikasi, dan kesiapan kerja sesuai kebutuhan industri global. (***)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Christina AryaniDirector General GIZ International Services Andrea von RauchP2MIPMIWakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)
ShareTweetSend

Related Posts

Kemenimipas Percepat 46 Pekerja Bermasalah di Malaysia Segera Dipulangkan

Kemenimipas Percepat 46 Pekerja Bermasalah di Malaysia Segera Dipulangkan

September 6, 2026
Wamen PPPA Dorong Kolaborasi Terpadu dan Digitalisasi untuk Berantas Perdagangan Orang

Wamen PPPA Dorong Kolaborasi Terpadu dan Digitalisasi untuk Berantas Perdagangan Orang

Agustus 1, 2026
Komisi IX DPR Minta Pemerintah Pastikan WNI Korban Penganiayaan di Malaysia Pulang dengan Selamat

Komisi IX DPR Minta Pemerintah Pastikan WNI Korban Penganiayaan di Malaysia Pulang dengan Selamat

Juni 17, 2026

Dubes RI Dorong Perluasan Peluang Kerja PMI Sektor Pariwisata di Turki

Mei 5, 2026

Kementerian P2MI Jajaki Beberapa Negara di Eropa sebagai Destinasi Baru bagi Pekerja Migran Indonesia

April 15, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?