• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Didukung Listrik PLN, Petani Muda Keren Bawa Pertanian Bali Kian Modern

Didukung Listrik PLN, Petani Muda Keren Bawa Pertanian Bali Kian Modern

Februari 21, 2022
Kemkomdigi dan Polri Perkuat Kerja Sama Tangani Kejahatan Digital

Kemkomdigi dan Polri Perkuat Kerja Sama Tangani Kejahatan Digital

Oktober 27, 2026
Pokja Wartawan Bekasi akan Gelar Dialog Interaktif Persiapan Pelaksanaan Porprov XV Jabar 2026

Pokja Wartawan Bekasi akan Gelar Dialog Interaktif Persiapan Pelaksanaan Porprov XV Jabar 2026

Oktober 27, 2026
ADVERTISEMENT
NTNT TNI AL-RSN 2026 Tingkatkan Kerja Sama Saling Menguntungkan Kedua Pihak

NTNT TNI AL-RSN 2026 Tingkatkan Kerja Sama Saling Menguntungkan Kedua Pihak

Oktober 27, 2026
Prof Grace Kandou Dinilai Mampu Wujudkan Unsrat Unggul, Riset Berdampak, dan Berdaya Saing Global

Prof Grace Kandou Dinilai Mampu Wujudkan Unsrat Unggul, Riset Berdampak, dan Berdaya Saing Global

Oktober 27, 2026
Ratusan Wartawan Senior Ikut Cek Kesehatan Gratis

Ratusan Wartawan Senior Ikut Cek Kesehatan Gratis

Oktober 27, 2026
Jelang Natura, Mendagri Tito : Penyaluran Bansos dan Operasi Pasar Penting

Jelang Natura, Mendagri Tito : Penyaluran Bansos dan Operasi Pasar Penting

Oktober 27, 2026
Skema Impor Minyak di Ubah, Pemerintah Tugasnya BLU sebagai Pelaksana

Skema Impor Minyak di Ubah, Pemerintah Tugasnya BLU sebagai Pelaksana

Oktober 27, 2026
Tak Ada Pelanggaran Kontrak, Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura

Tak Ada Pelanggaran Kontrak, Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura

Oktober 27, 2026
Prabowo dan Gubernur Universitas Republik Indonesia Bahas 384 calon Pemimpin Masa Depan

Prabowo dan Gubernur Universitas Republik Indonesia Bahas 384 calon Pemimpin Masa Depan

Oktober 27, 2026
Pemberhentian Firdaus Dipersoalkan, Mengapa Tak Ada Tabayun?

Pemberhentian Firdaus Dipersoalkan, Mengapa Tak Ada Tabayun?

Oktober 27, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Didukung Listrik PLN, Petani Muda Keren Bawa Pertanian Bali Kian Modern

[Ekonomi]

Februari 21, 2022
in Ekonomi, News
0
0
SHARES
83
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

 

Denpasar, SatukanIndonesia.Com – Program Electrifying Agriculture yang digagas PT PLN (Persero) tentunya tidak akan berjalan lancar tanpa adanya dukungan dari berbagi pihak, terutama para petani. Di sinilah peran Anak Agung Gede Agung Wedhatama, pendiri Petani Muda Keren (PMK), hadir mendukung petani melakukan transformasi di sektor pertanian dengan memberi sentuhan modernisasi dan digitalisasi.

Optimalisasi teknologi digital berbasis listrik tersebut juga telah terbukti meningkatkan produktivitas. Upaya ini juga sejalan dengan semangat G20 yang salah satunya mendorong optimalisasi teknologi digital untuk meningkatkan kesejahteraan.

Agung Wedha, sapaan akrabnya, mengajak para petani untuk mengembangkan pertanian dengan sistem organik dan menerapkan bisnis yang berkelanjutan dari hulu sampai hilir. Di hulu, proses bertani kini menerapkan konsep smart farming, digitalisasi dan internet of things (IoT).

Di sisi hilir, PMK membuat koperasi petani muda keren yang bertugas memasarkan produk-produk pertanian yang sudah panen di hulu. Hasil pertanian tersebut pun telah merambah pasar internasional.

“Di hilir kita ada unit-unit bisnis koperasi yang memasarkan dari ritel, online, B2B sampai dengan pameran. Sejak 2017, kita sudah mengekspor produk pertanian Bali ke Timur Tengah, China, hingga Eropa,” ujarnya.

Atas aksi inspiratifnya itu, Agung Wedha meraih Eletrifying Heroes Gold Apreciation dalam ajang penghargaan Wirausaha Tangguh PLN 2021.

Sejatinya pria lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) ini menggeluti usaha pada sektor pertanian sejak 2013. Saat itu, ia memulai usahanya pada pengembangan pembuatan pupuk, penanaman, dan budidaya pada para petani melalui PT Wedhatama Sukses Makmur.

Bagi pria kelahiran Singaraja ini, dunia pertanian adalah pekerjaan mata rantai yang tidak boleh terputus. Di hulu membuat produk yang baik dan berkualitas, sedangkan di hilir juga harus bisa memasarkan produk yang dibuat.

Setelah berkecimpung beberapa lama, pada 2017 ia melihat banyak permasalahan di dunia pertanian salah satunya adalah di pasar panen. Lulusan S2 Master of Information and Technology Universitas Gajah Mada (UGM) ini memutuskan untuk membuat komunitas PMK.

Karena permasalahan besar di dunia pertanian adalah aktivitas pertanian yang terputus. Melalui PMK ia menawarkan harga yang baik untuk petani sedangkan konsumen mendapatkan kualitas produk yang baik dan harga yang kompetitif.

Kerja kerasnya mampu dibuktikan dengan omzet yang mampu dia kantongi. Saat ini, omzet usahanya telah berkembang hingga puluhan kali lipat.

Petani Muda Keren
Agar komunitas yang ia lahirkan dapat terus berkembang, Agung berpedoman kepada pilar 5K, yakni Komitmen, Komunitas, Kolaborasi, Kontribusi, dan Keren.

Pilar pertama berarti untuk dapat menjadi petani muda keren, maka harus mau berkomitmen menjadi petani yang fokus dalam satu bidang, sehingga bisa menjadi ahli di bidangnya.

“Kedua adalah dengan berkomunitas, untuk menjadi petani yang maju, semuanya harus bersatu. Dengan berkomunitas, segala permasalahan pertanian bisa kita mitigasi, kita urai bersama,” katanya.

Pilar ketiga PMK yakni wajib berkolaborasi, seperti saat ini dengan PLN maupun stakeholder lain, apa yang tidak mungkin menjadi mungkin, apa yang sulit menjadi mudah. Sementara pilar keempat wajib berkontribusi, karena giving is the best communication.

“Yang terakhir harus menjadi petani keren yang melek digitalisasi, IoT, smart farming, dan marketing, serta elektrifikasi dalam menjadi petani modern,” papar Agung Wedha.

Transformasi sektor pertanian saat ini telah bergerak ke arah digitalisasi. Menggunakan peralatan modern dengan dukungan teknologi digital yang membuat ketertarikan tersendiri bagi kalangan anak muda untuk menekuni bidang pertanian. Mulai dari alat produksi, operasional, sampai ke jalur distribusi dan penjualan sudah bisa memanfaatkan marketplace digital yang memudahkan menjangkau pembeli di manapun bahkan sampai ke luar negeri.

Kini komunitas PMK yang jumlahnya sudah mencapai ribuan petani pun sudah menjalar ke seluruh Indonesia, bahkan sampai Papua juga ada. Melalui PMK, Agung Wedha terbukti berhasil menyadarkan anak-anak muda bahwa menjadi petani itu keren, dan menjadi kekuatan utama bangsa ini.

Agung Wedha mengakui, tanpa adanya dukungan dari PLN, visi petani modern tidak akan bisa tercapai. Sebab smart farming, mekanisasi dan digitalisasi, baru dapat diwujudkan dengan menggunakan listrik yang disuplai oleh PLN.

“Untuk proses mekanisasi, penghidupan pompa, distribusi air, irigasi, sprinkle penyiram tanaman juga alat-alat lainnya kini kami gunakan yang berbasis listrik untuk mendukung pengelolaan smart farming sehingga dapat berjalan dengan masif dan efektif,” ujra Agung Wedha.

Agung Wedha juga menjelaskan dengan menerapkan smart farming yang didukung sistem kelistrikan yang andal, ia mampu meningkatkan produksi dan ekspornya. Mulanya, pangsa pasar ekspor hanya mencapai 3 ton, namun karena peningkatan produksi mampu mengekspor buah segar mencapai 10 ton sekali pengiriman.

Melalui dukungan listrik PLN juga Wedha mampu meningkatkan efisiensi operasionalnya. Ia mencatat, operasional perusahaan bisa mencapai 76 persen.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi mengatakan, berbekal teknologi dan dukungan dari suplai listrik PLN, stigma yang melekat kepada sektor pertanian seperti gurem, tidak menjanjikan dan tidak menguntungkan kini sudah tidak berlaku lagi.

Alhasil, tidak sedikit juga anak-anak muda yang masuk ke sektor pertanian. Agung optimistis para petani muda ini sudah menjadi sebuah gerakan untuk terus berkembang dan berkontribusi untuk Indonesia.

“Karena dari situlah muncul terobosan-terobosan di sektor pertanian akan muncul. Para petani muda ini sudah menjadi sebuah gerakan sosial agar semua bisa berkembang dan berkontribusi untuk Indonesia,” ujar Agung.

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Petani MudaPetani Muda KerenPT PLN (Persero)
ShareTweetSend

Related Posts

Ramai Serangan ke PLN, PLN WATCH Desak Presiden Tetapkan PLN Jadi Objek Vital Khusus

Ramai Serangan ke PLN, PLN WATCH Desak Presiden Tetapkan PLN Jadi Objek Vital Khusus

Agustus 5, 2026
Ketua DPD RI Dorong PLN Bergerak Cepat Atasi Black Out di Sumatera

Ketua DPD RI Dorong PLN Bergerak Cepat Atasi Black Out di Sumatera

Mei 24, 2026
Kementerian ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Sumatra

Kementerian ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Sumatra

Mei 24, 2026

Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Peresmian SPKLU Berkapasitas Besar di Summarecon Mall Bekasi

April 2, 2026

Pemerintah Resmi Tetapkan Tarif Listrik PLN April–Juni 2026 Tetap

April 2, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?