
Jakarta, satukanindonesia.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menginstruksikan PT PLN (Persero), untuk memastikan proses pemulihan pasokan listrik di wilayah Sumatra dilakukan secara maksimal dan cepat pasca-terjadinya padam total (blackout) pada Jumat (23/5/2026).
Langkah cepat itu agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di wilayah terdampak dapat segera kembali normal.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung menegaskan, pemerintah memberikan perhatian serius terhadap gangguan sistem kelistrikan yang melanda sebagian wilayah Sumatra tersebut.
Selain fokus pada penormalan arus, Kementerian ESDM juga memastikan investigasi teknis secara menyeluruh sedang berjalan untuk mengidentifikasi akar masalah. “Kementerian ESDM sebagai regulator dan pengawas subsektor ketenagalistrikan memberikan perhatian serius terhadap kejadian ini. Kami memahami gangguan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat serta berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah terdampak,” ujar Yuliot dalam keterangan resmi, dilansir dari infopublik, Sabtu (23/5/2026).
Senada dengan hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menyatakan pemerintah telah menerjunkan tim inspektur ketenagalistrikan ke lapangan untuk melakukan pengawasan dan investigasi intensif.
Tri menyatakan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga telah memberikan arahan jangka panjang guna memperkuat keandalan backbone sistem Sumatra, melalui pembangunan pembangkit baru serta transmisi 500 kV/275 kV.
Sementara itu, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Ia mengatakan, indikasi awal gangguan berasal dari sistem transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi yang diduga dipengaruhi oleh faktor cuaca, hingga memicu efek domino pada sistem kelistrikan Sumatra.
Hingga Sabtu (23/5/2026) pukul 19.00 WIB, proses pemulihan dilaporkan menunjukkan progres signifikan.
Dari total 13,1 juta pelanggan yang terdampak, sejumlah 8,5 juta pelanggan telah kembali mendapatkan pasokan listrik.
Selain itu, seluruh gardu induk yang terdampak sejumlah 176 unit kini telah berhasil dioperasikan kembali secara penuh.
Sebelumnya, listrik padam mewarnai sejumlah provinsi di Sumatra dari Riau hingga Aceh pada Jumat (22/5/2026) malam hingga Sabtu (23/5/2026).(***)













