
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Cahyo Rahadian Muhzar resmikan gedung baru Himpunan Kurator dan Pengurus Indonesia (HKPI) di The Belleza Shopping Arcade, Arteri Permata Hijau Jakarta Selatan, Sabtu (10/10/2020).
Dalam sambutannya Dirjen AHU menyampaikan pesan Menteri Hukum dan HAM RI, supaya keluarga besar HKPI menjaga harkat dan martabat profesi Kurator dan Pengurus.
“Ini Pesan pak Menteri, supaya HKPI menjaga harkat dan Martabat Kurator dan Pengurus”, Kata Dirjen AHU.
Cahyo menambahkan, selama tanda tangan Pak Menteri Melekat pada prasasti HKPI yang telah ditanda tangani, maka selamanya tanggung jawab itu melekat.
Menurut Cahyo, Yasonna juga berpesan supaya HKPI ikut menjadi patriot bangsa dalam membangun perekenomian nasional melalui penyelesaian proses penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) dan Kepailitan secara baik guna menciptakan perekonomian bangsa yang stabil.
Gedung baru yang diresmikan milik organisasi yang dipimpin Dr. Soedeson Tandra, SH.,M.Hum., ini berdiri di Kawasan Niaga elite Permata Hijaua berlokasi di bilangan kawasan Jakarta Selatan menghabiskan dana sebesar 12 Miliar.
“Ini merupakan hasil sumbangan swadaya dari seluruh anggota HKPI yang berkomitmen penuh dan loyal terhadap organisasi” tutur Soedeson dalam pidatonya, Sabtu (10/10/2020).
Menurut Ketua Umum HKPI Dr. Soedeson Tandra, SH.,M.Hum., berdasarkan hasil pertemuannya dengan Yasonna Hamonangan Laoly di Kantor Kemenkumham beberapa hari yang lalu, sedianya Menteri Hukum dan HAM akan datang dalam acara peresmian Kantor HKPI hari ini, namun berhubung Yasonna masih ada acara di Nias, maka peresmian kantor HKPI diwakilkan kepada Dirjend AHU.
“Tadinya pak Menteri Yasonna akan datang pada saat peresmian kantor HKPI, tapi berhubung pak Menteri masih Ada acara Adat di Nias, sehingga diwakilkan kepada Pak Dirjend AHU”, Kata Soedeson.
Dengan tetap patuh pada protokol kesehatan yang ketat, acara peresmian gedung baru HKPI ini dimulai pukul 10.00 WIB pagi tadi dihadiri perwakilan anggota HKPI yang berasal dari seluruh Indonesia.
Sekedar diketahui, hingga saat ini, tercatat ada tiga organisasi profesi kurator dan pengurus yang masih eksis, seperti Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI), Himpunan Kurator dan Pengurus Indonesia (HKPI), dan Ikatan Kurator dan Pengurus Indonesia (IKAPI).(Aj/Gs)













