
MANOKWARI, SatukanIndonesia.Com – Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai menyoroti pernyataan Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terkait upaya mendorong Myanmar menyelesaikan konflik di negaranya dengan dialog untuk mengakhiri krisis politik.
Pasalnya, di Indonesia sendiri masih punya konflik internal diantaranya Papua yang malah dilakukan dengan pendekatan militer.
Menurutnya, Indonesia dan Myanmar berpotensi melanggar Konvensi Jenewa.
“Indonesia dan Myanmar potensial melanggar Pasal 3 Konvensi Jenewa 1949 Jokowi tidak tahu malu,” kata Natalius Pigai, mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai melalui pres release yang diterima satukanindoensia.com, Selasa (16/05/2023).
Natalius juga menyoroti Presiden Jokowi, yang menyampaikan hal tersebut di forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean.
“Presiden tidak punya kredibilitas. Level Konflik Myanmar dan Indonesia terhadap Papua itu Konflik Bersenjata Non Internasional, Rasisme dan SM Genocide,”pungkasnya. [GRW/Redaksi]













