• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Fernando Emas : KPK dan Polisi pasti lebih percaya data bukan hoax

Fernando Emas : KPK dan Polisi pasti lebih percaya data bukan hoax

November 14, 2021
Polisi Kerahkan 5.955 Personel Gabungan untuk Amankan Demo Mahasiswa di Jakarta

Polisi Kerahkan 5.955 Personel Gabungan untuk Amankan Demo Mahasiswa di Jakarta

Juni 15, 2026
Anggota DPR XII Dorong Kepastian Hukum bagi Pertambangan Rakyat

Anggota DPR XII Dorong Kepastian Hukum bagi Pertambangan Rakyat

Juni 15, 2026
ADVERTISEMENT
Menteri PANRB Harap MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Menteri PANRB Harap MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Juni 14, 2026
Komisi IV Perlunya Penguatan Aspek Sosial dalam Revisi UU Kehutanan

Komisi IV Perlunya Penguatan Aspek Sosial dalam Revisi UU Kehutanan

Juni 14, 2026
Kemkomdigi Tambah 200 Titik Nobar Piala Dunia 2026 hingga Daerah

Kemkomdigi Tambah 200 Titik Nobar Piala Dunia 2026 hingga Daerah

Juni 14, 2026
Sambut Libur Sekolah 2026, Kemenhub Perketat Pengawasan Kapal Penumpang 

Sambut Libur Sekolah 2026, Kemenhub Perketat Pengawasan Kapal Penumpang 

Juni 14, 2026
Komisi I DPR Soroti Kesejahteraan Babinsa, Ribuan Prajurit di Daerah Masih Kekurangan Fasilitas Operasional

Komisi I DPR Soroti Kesejahteraan Babinsa, Ribuan Prajurit di Daerah Masih Kekurangan Fasilitas Operasional

Juni 14, 2026
BMKG: Prakiraan Cuaca Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

BMKG: Prakiraan Cuaca Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

Juni 14, 2026
Anggota Komisi I DPR: Sinergi TNI dan Komdigi Jaga Stabilitas Nasional

Anggota Komisi I DPR: Sinergi TNI dan Komdigi Jaga Stabilitas Nasional

Juni 14, 2026
KSP Pastikan Pemerintah Selalu Terbuka Terhadap Kritik

KSP Pastikan Pemerintah Selalu Terbuka Terhadap Kritik

Juni 13, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Juni 15, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Fernando Emas : KPK dan Polisi pasti lebih percaya data bukan hoax

[Politik]

November 14, 2021
in News, Politik
0
0
SHARES
226
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Fernando Emas Direktur Rumah Politik Indonesia (Foto : SatukanIndonesia.Com)

Jakarta, SatukanIndonesia. Com – Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) yang dideklarasikan oleh mantan pengurus Partai Rakyat Demokratik (PRD) melaporkan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) dan Menteri BUMN Erick Thohir ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan bisnis tes polymerase chain reaction (PCR).

Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menilai sepertinya Partai Prima sedang ingin memanfaatkan keadaan situasi untuk kepentingan pemilu 2024, Partai Prima yang dipimpin oleh Agus Jabo Priyono seharusnya lebih mempersiapkan diri untuk menghadapi verifikasi agar bisa menjadi peserta Pemilu 2024, begitupula Iwan Sumule sebagai Ketua Majelis Jaringan Aktivis ProDemokrasi (PRODEM) yang juga merupakan caleg Partai Gerindra pada pemilu 2019 yang lalu juga akan melaporkan Luhut dan Erick ke Polda Metro Jaya pada tanggal 15 November 2021 yang akan datang.(14/11)

“Langkah Partai Prima dan Iwan Sumule sangat bermuatan politik. Bagaimanapun juga tujuan mereka pastinya untuk kepentingan 2024,” tegas Aktifis 98 ini.

“Institusi penegak hukum seperti KPK dan Kepolisian sudah lebih memiliki data yang lebih valid dibandingkan yang dimiliki oleh Partai Prima dan ProDem. Kalau memang terbukti pasti kedua institusi sudah akan mendalaminya,” tegas lulusan pasca politik UI ini.

“Janganlah Partai Prima dan ProDem membuat dagelan politik yang akhirnya mengganggu kinerja Luhut Binsar Panjaitan dan Erick Thohir. Lelucon politik mereka akhirnya juga akan mengganggu kinerja Jokowi, sehingga patut diduga mereka ingin mengganggu kinerja Pemerintah Jokowi yang sedang serius menangani pandemi covid-19 dan memulihkan ekonomi,” ujar Dosen di salah satu Perguruan Tinggi di Jakarta ini.

“Sebaiknya semua komponen bangsa berperan serta dalam menjaga situasi negara dengan tidak mengedepankan agenda politik kelompoknya,” tutup Fernando. (Manru810/SI)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: #Partai Rakyat DemokratikDirektur Rumah Politik IndonesiaFernando EMAS
ShareTweetSend

Related Posts

Giring dan Anies Saling Sindir, Ini Kata Pengamat

Giring dan Anies Saling Sindir, Ini Kata Pengamat

Januari 26, 2022
Fernando Emas : KPK dan Polisi pasti lebih percaya data bukan hoax

Densus 88 Diminta Segera Tangkap Dua Politisi Terduga Teroris

Desember 6, 2021
Fernando EMaS: Sarankan Relawan Puan Maharani Lakukan Kerja Nyata Bantu Masyarakat Kecil

Fernando EMaS: Sarankan Relawan Puan Maharani Lakukan Kerja Nyata Bantu Masyarakat Kecil

November 6, 2021

Pengamat Politik: Usut Tuntas Proyek Blast Furnace demi Merah Putih

Oktober 12, 2021

Utang Krakatau Steel Terus Membengkak, Fernando Emas Desak Erick Tohir Ganti Silmy

Oktober 5, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?