• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Fernando Emas : KPK dan Polisi pasti lebih percaya data bukan hoax

Fernando Emas : KPK dan Polisi pasti lebih percaya data bukan hoax

November 14, 2021
Layanan Kesehatan di Manokwari Papua Barat Dipastikan Gratis

Layanan Kesehatan di Manokwari Papua Barat Dipastikan Gratis

Juli 31, 2026
Kapolres dan Kapolresta termasuk di Papua Barat Daya Dimutasikan

Kapolres dan Kapolresta termasuk di Papua Barat Daya Dimutasikan

Juli 31, 2026
ADVERTISEMENT
Bupati Taput Apresiasi Pembangunan Jembatan Asa SCTV di Parbaju Toruan, Pemkab Siap Kawal Perawatan

Bupati Taput Apresiasi Pembangunan Jembatan Asa SCTV di Parbaju Toruan, Pemkab Siap Kawal Perawatan

Juli 31, 2026
Optimalkan Pendapatan Daerah 2026, Pemkab Taput Gelar HLM dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah

Optimalkan Pendapatan Daerah 2026, Pemkab Taput Gelar HLM dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah

Juli 31, 2026
Tiga Tewas Tertembak, Warga Korowai Papua Dilaporkan Mengungsi

Tiga Tewas Tertembak, Warga Korowai Papua Dilaporkan Mengungsi

Juli 31, 2026
Komisi II DPR Dorong Pemerintah Percepat Penyaluran Kurang Bayar Dana Bagi Hasil ke Daerah

Komisi II DPR Dorong Pemerintah Percepat Penyaluran Kurang Bayar Dana Bagi Hasil ke Daerah

Juli 31, 2026
Mensesneg Sebut Kenaikan Tukin juga Diterima Guru, Dosen, dan Nakes di Wilayah 3T

Mensesneg Sebut Kenaikan Tukin juga Diterima Guru, Dosen, dan Nakes di Wilayah 3T

Juli 31, 2026
Komisi Yudisial Usulkan Sanksi untuk 121 Hakim pada Semester I 2026, Naik Lebih dari Dua Kali Lipat

Komisi Yudisial Usulkan Sanksi untuk 121 Hakim pada Semester I 2026, Naik Lebih dari Dua Kali Lipat

Juli 31, 2026
Dasco: Hasil Survei Kepuasan Publik Jadi Bahan Evaluasi Pemerintah

Dasco: Hasil Survei Kepuasan Publik Jadi Bahan Evaluasi Pemerintah

Juli 31, 2026
Anggota Komisi III DPR Minta Bareskrim Dalami Kematian Karumga eks Jampidsus

Anggota Komisi III DPR Minta Bareskrim Dalami Kematian Karumga eks Jampidsus

Juli 31, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Agustus 1, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Fernando Emas : KPK dan Polisi pasti lebih percaya data bukan hoax

[Politik]

November 14, 2021
in News, Politik
0
0
SHARES
230
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Fernando Emas Direktur Rumah Politik Indonesia (Foto : SatukanIndonesia.Com)

Jakarta, SatukanIndonesia. Com – Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) yang dideklarasikan oleh mantan pengurus Partai Rakyat Demokratik (PRD) melaporkan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) dan Menteri BUMN Erick Thohir ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan bisnis tes polymerase chain reaction (PCR).

Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menilai sepertinya Partai Prima sedang ingin memanfaatkan keadaan situasi untuk kepentingan pemilu 2024, Partai Prima yang dipimpin oleh Agus Jabo Priyono seharusnya lebih mempersiapkan diri untuk menghadapi verifikasi agar bisa menjadi peserta Pemilu 2024, begitupula Iwan Sumule sebagai Ketua Majelis Jaringan Aktivis ProDemokrasi (PRODEM) yang juga merupakan caleg Partai Gerindra pada pemilu 2019 yang lalu juga akan melaporkan Luhut dan Erick ke Polda Metro Jaya pada tanggal 15 November 2021 yang akan datang.(14/11)

“Langkah Partai Prima dan Iwan Sumule sangat bermuatan politik. Bagaimanapun juga tujuan mereka pastinya untuk kepentingan 2024,” tegas Aktifis 98 ini.

“Institusi penegak hukum seperti KPK dan Kepolisian sudah lebih memiliki data yang lebih valid dibandingkan yang dimiliki oleh Partai Prima dan ProDem. Kalau memang terbukti pasti kedua institusi sudah akan mendalaminya,” tegas lulusan pasca politik UI ini.

“Janganlah Partai Prima dan ProDem membuat dagelan politik yang akhirnya mengganggu kinerja Luhut Binsar Panjaitan dan Erick Thohir. Lelucon politik mereka akhirnya juga akan mengganggu kinerja Jokowi, sehingga patut diduga mereka ingin mengganggu kinerja Pemerintah Jokowi yang sedang serius menangani pandemi covid-19 dan memulihkan ekonomi,” ujar Dosen di salah satu Perguruan Tinggi di Jakarta ini.

“Sebaiknya semua komponen bangsa berperan serta dalam menjaga situasi negara dengan tidak mengedepankan agenda politik kelompoknya,” tutup Fernando. (Manru810/SI)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: #Partai Rakyat DemokratikDirektur Rumah Politik IndonesiaFernando EMAS
ShareTweetSend

Related Posts

Giring dan Anies Saling Sindir, Ini Kata Pengamat

Giring dan Anies Saling Sindir, Ini Kata Pengamat

Januari 26, 2022
Fernando Emas : KPK dan Polisi pasti lebih percaya data bukan hoax

Densus 88 Diminta Segera Tangkap Dua Politisi Terduga Teroris

Desember 6, 2021
Fernando EMaS: Sarankan Relawan Puan Maharani Lakukan Kerja Nyata Bantu Masyarakat Kecil

Fernando EMaS: Sarankan Relawan Puan Maharani Lakukan Kerja Nyata Bantu Masyarakat Kecil

November 6, 2021

Pengamat Politik: Usut Tuntas Proyek Blast Furnace demi Merah Putih

Oktober 12, 2021

Utang Krakatau Steel Terus Membengkak, Fernando Emas Desak Erick Tohir Ganti Silmy

Oktober 5, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?