• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Gerindra: Wacana Perubahan Parliamentary Threshold Masih Dikaji

Gerindra: Wacana Perubahan Parliamentary Threshold Masih Dikaji

Februari 9, 2026
Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

April 17, 2026
Anggota  DPRD kota Batam Dabbal Tapis Siahaan Respon cepat Dugaan PHK Bayu Suhendra Usai Sholat Jumat Di Kawasan Tunas Industrial Prima Kabil

Anggota  DPRD kota Batam Dabbal Tapis Siahaan Respon cepat Dugaan PHK Bayu Suhendra Usai Sholat Jumat Di Kawasan Tunas Industrial Prima Kabil

April 16, 2026
ADVERTISEMENT
Puan Tegaskan Jurnalisme Jadi Jembatan Penting antara Parlemen dan Rakyat

Puan Tegaskan Jurnalisme Jadi Jembatan Penting antara Parlemen dan Rakyat

April 16, 2026
Polda Metro Jaya Bongkar Pengoplosan Elpiji 3 Kg ke 12 Kg di Jabodetabek, Kerugian Negara Miliaran

Polda Metro Jaya Bongkar Pengoplosan Elpiji 3 Kg ke 12 Kg di Jabodetabek, Kerugian Negara Miliaran

April 16, 2026
Kasal Resmikan Bus Listrik Perdana di Mabesal, Bukti Nyata Komitmen TNI AL Menuju Zero Emission 2060

Kasal Resmikan Bus Listrik Perdana di Mabesal, Bukti Nyata Komitmen TNI AL Menuju Zero Emission 2060

April 16, 2026
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras Akui Dendam saat Kejadian di Hotel Fairmont

4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras Akui Dendam saat Kejadian di Hotel Fairmont

April 16, 2026
Dukung Kejagung Lelang Tanker Sitaan Rp 1 Triliun, Sahroni Nilai Penting Untuk Pulihkan Aset Negara

Dukung Kejagung Lelang Tanker Sitaan Rp 1 Triliun, Sahroni Nilai Penting Untuk Pulihkan Aset Negara

April 16, 2026
Diplomasi  Presiden Prabowo ke Rusia dan Prancis Tegaskan Politik Bebas Aktif Indonesia

Diplomasi  Presiden Prabowo ke Rusia dan Prancis Tegaskan Politik Bebas Aktif Indonesia

April 16, 2026
Buka WCPP 2026 di Bali, Menteri Imipas Tekankan Keadilan Restoratif untuk Sistem Pemasyarakatan Global

Buka WCPP 2026 di Bali, Menteri Imipas Tekankan Keadilan Restoratif untuk Sistem Pemasyarakatan Global

April 16, 2026
Komisi III DPR Apresiasi Langkah FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan Seks

Komisi III DPR Apresiasi Langkah FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan Seks

April 16, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, April 17, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Gerindra: Wacana Perubahan Parliamentary Threshold Masih Dikaji

Februari 9, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
15
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

JAKARTA, SatukanIndonesia.com – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) belum menentukan sikap resmi terkait wacana perubahan parliamentary threshold atau ambang batas parlemen dalam rencana revisi Undang-Undang Pemilihan Umum (Pemilu).

Hingga saat ini, pembahasan di internal partai masih berada pada tahap awal berupa simulasi dan kajian internal yang belum menghasilkan keputusan final.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, partainya masih melakukan berbagai simulasi untuk melihat dampak dari penerapan ambang batas parlemen terhadap sistem kepartaian dan representasi politik di parlemen.

Menurut Dasco, proses tersebut belum dapat dijadikan landasan untuk menyampaikan sikap resmi partai ke publik.

“Kalau dalam internal Gerindra, kami baru kemudian awal mengadakan simulasi-simulasi internal,” kata Dasco melalui keterangan tertulis yang diterima, Minggu (08/02/2026).

Ia menegaskan, simulasi tersebut masih bersifat kajian awal dan belum menghasilkan kesimpulan yang komprehensif. Oleh karena itu, Gerindra memilih untuk bersikap hati-hati dan belum membuka hasil pembahasan internal kepada publik.

“Hal itu baru bersifat simulasi dan belum final, sehingga kami belum dapat menyampaikan ke publik mengenai hal-hal yang dilakukan dalam simulasi tersebut,”pungkasnya.

Seperti diketahui, wacana parliamentary threshold juga mendapat perhatian dari DPR RI. Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda menilai ambang batas parlemen merupakan instrumen penting dalam membangun sistem kepartaian yang terinstitusionalisasi dan mendukung efektivitas pemerintahan.

Menurut Rifqi, sistem kepartaian yang sehat ditandai dengan partai politik yang terlembaga secara baik, memiliki basis dukungan yang jelas, serta ditopang oleh ideologi yang kuat.

Dalam konteks tersebut, parliamentary threshold dipandang sebagai salah satu mekanisme untuk mendorong penguatan partai politik.

“Dengan adanya parliamentary threshold, partai-partai politik didorong untuk membenahi dan memperkuat struktur organisasinya agar mampu memperoleh dukungan suara yang signifikan dalam setiap pemilu,”kata Rifqi kepada wartawan, Jumat (30/01/2026).

Selain itu, ia menila, ambang batas parlemen berperan penting dalam menjaga efektivitas jalannya pemerintahan. Banyaknya partai politik di parlemen, menurutnya, berpotensi menimbulkan proses pengambilan keputusan yang berlarut-larut serta mekanisme checks and balances yang tidak berjalan optimal.

Meski demikian, Rifqi mengakui, penerapan parliamentary threshold memiliki konsekuensi politik, salah satunya tidak terkonversinya suara pemilih menjadi kursi parlemen apabila partai yang dipilih gagal melampaui ambang batas yang ditentukan.

Namun, ia menilai, kondisi tersebut sebagai bagian dari proses pendewasaan demokrasi perwakilan di Indonesia.

“Itu merupakan konsekuensi dari keinginan kita untuk mematangkan demokrasi perwakilan di parlemen,”tegasnya.

Hingga kini, pembahasan mengenai perubahan ambang batas parlemen masih terus bergulir dan menjadi salah satu isu krusial dalam revisi Undang-Undang Pemilu yang akan dibahas bersama antara DPR dan pemerintah. [GRW]

Komentar Facebook

Tags: Ketua Harian DPP Partai GerindraPartai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)Sufmi Dasco Ahmad
ShareTweetSend

Related Posts

Dasco Sebut Belum Ada Informasi Soal Projo Bergabung ke Gerindra

Dasco Sebut Belum Ada Informasi Soal Projo Bergabung ke Gerindra

November 2, 2025
DPR Dukung Kebijakan Satu Peta untuk Atasi Konflik Agraria, Dasco:Agar Tak Tumpang Tindih

DPR Dukung Kebijakan Satu Peta untuk Atasi Konflik Agraria, Dasco:Agar Tak Tumpang Tindih

Oktober 3, 2025
Soal Gugatan Pensiun DPR, Dasco: Kami Akan Patuh Putusan MK

Soal Gugatan Pensiun DPR, Dasco: Kami Akan Patuh Putusan MK

Oktober 2, 2025

Dasco Minta Penegak Hukum Investigasi Kasus Keracunan MBG Diberbagai Daerah

September 26, 2025

Dasco: DPR Akan Bentuk Pansus Penyelesaian Konflik Agraria

September 24, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?