
Toba, SatukanIndonesia. Com – Pemerintah Toba bersama Forkompimda Toba mengikuti Rapat Koordinasi yang di Pimpin Gubernur Sumut, di Markas Polres Toba, melalui Video Conference (Vidcon) Senin (14/02/2022).
Rapat Koordinasi dilaksanakan langsung dari Markas Polda Sumatera Utara, secara Virtual, yang diikuti Forkopimda se- Sumut, guna mengambil langkah- langkah strategis dalam penanganan melonjaknya angka kenaikan kasus Covid gelombang ke- 3, di Sumatera Utara.
Acara dibuka dan di pimpin langsung oleh Gubernur Edi Rahmayadi. Dalam kesempatan itu, Gubsu didampingi oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol. Drs. Panca Putra Simanjuntak, M.Si, dan Pangdam I/ BB Mayjen Hasanuddin.
Rakor di awali dengan pemaparan oleh Pemprovsu, yakni Kadis Kesehatan, drg. Ismail Lubis. Dalam pemaparannya, beliau menginformasikan, bahwa angka kenaikan kasus Covid di Sumut, bertambah 825 kasus, dimana kasus aktif Covid Omicron terkonfirmasi berjumlah 28 pasien, 237 sembuh, dan Nihil angka kematian.
Beliau menambahkan, data up- date sampai tanggal (12/02/2022), Medan, Deli Serdang, dan Pematangsiantar sebagai penyumbang terbesar kasus terkonfirmasi positip, dari 33 kabupaten/kota se-sumatera Utara. Ismail juga mengungkapkan hampir semua kabupaten/kota di Sumut menyumbang pertambahan kasus terkonfirmasi positip.

Disela akhir pemaparannya, beliau juga menginformasikan bahwa sesuai data ada Vaksin ED, dan telah dikirimkan ke- setiap Pemda Kab/kota, melalui dinas kesehatan masing-masing, vaksin Ed ( Expired Date) ini sampai 28 Februari.
Sementara, Gubsu dalam arahannya, menyampaikan, meskipun saat ini ter- data 825 kasus terkonfirmasi positip, dibanding sebelumnya, kasus ini memang menurun, bukan berarti membaik, justru kecenderungan angka kenaikan hampir dua kali lipat dari penurunan.
Akan hal ini, Gubsu meminta semua stakeholder bergandengan tangan untuk, saling mengingatkan supaya tetap melaksanakan prokes yang ketat, guna membendung naiknya angka terkonfirmasi.
“Mengucapkan prokes sangatlah mudah, melakukan sangatlah susah”, ucap Letjen Purnawirawan ini.
Tak lupa Mantan Pangkostrad juga menghimbau agar Pemda Kab/Kota se-Sumut, bersinergi dengan TNI/POLRI dalam mengawal, mendampingi, serta melaksanakan percepatan target Vaksinasi di setiap daerah masing-masing. Secara khusus bagi lansia dan anak- anak didik yang sedang melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka ( PTM). Khusus bagi lansia masih ditemukan kendala, sebab kelompok ini masih takut untuk divaksinasi, akibat penyakit penyerta (komorbid), padahal data dari pusat jumlah lansia yang terpapar Covid dan mengakibatkan kematian, rata-rata 60%, belum divaksinasi, dan Vaksinasi yang belum lengkap minimal dua kali.
Mantan Ketum PSSI ini juga menghimbau, agar Puskesmas di minta aktif untuk mengawasi pasien isolasi mandiri (isoman), supaya tidak datang ke -pusat perbelanjaan/pasar perbelanjaan, atau be-pergian kemana-mana.
Gubsu menyarankan, supaya pemerintah daerah se- Sumut memfasilitasi tempat Isolasi Terpadu (Isoter), bagi para pasien yang terkonfirmasi positip, guna mengefisiensikan kendali, baik monitor maupun tindak medis yang akan diberikan.
Pembatasan waktu di tempat operasional pusat pasar perbelanjaan, Pembelajaran Tatap Muka, dan pusat wisata/hiburan juga menjadi concern bersama untuk diatur waktu dan jumlah batasan pengunjung, serta melakukan koordinasi intens antara Pemprovsu dan Pemda di- 33 kab/kota, guna mengetahui dan mengevaluasi apa yang perlu di suplai/fasilitasi /didorong guna memantapkan penanganan covid di Sumut berbasis kebutuhan prioritas.
Selanjutnya, beliau menekankan agar mengaktifkan kembali posko-posko di- setiap desa serta mengoptimalkan sumber daya yang ada, mensosialisasikan disiplin penggunaan masker, rajin cuci tangan, menjaga jarak, dan bagi sekolah yang melaksanakan PTM 50% jika masih ada peningkatan yang terpapar Covid, maka sekolah harus di-evaluasi kembali pelaksanaanya.
Merespon arahan dan tugas yang diamanahkan Gubernur Sumut, Bupati Toba Ir. Poltak Sitorus, menyampaikan dan melaporkan bahwa Pemkab Toba sudah melakukan dan terus estafet melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat Toba, baik melalui tokoh- tokoh agama, Gereja, Mesjid dan tempat-tempat jajanan, pusat wisata/hiburan guna menekan, membendung angka kenaikan Covid-19, serta memutus rantai penyebaran virus di Kabupaten Toba.
Mengingat melonjaknya kasus terkonfirmasi positip, Bupati Toba telah menginisiasi dua Minggu terakhir, yakni, memerintahkan agar setiap Satgas desa untuk mengaktifkan kembali posko-posko desa guna mengetahui dan megawasi mobilitas masyarakat yang keluar-masuk dari desa tersebut.
Alumnus ITB ini juga memerintahkan, untuk meniadakan/memberhentikan sementara pesta pernikahan, bagi yang melanggar akan diberikan “tindakan tegas’, langkah ini diambil dengan memperhatikan banyaknya masyarakat yang mengabaikan prokes ketika menghadiri acara pesta tersebut, sehingga berpotensi menjadi “Kluster baru”, penyebaran Covid-19, ataupun varian potensi Varian Omicron.
Langkah strategis yang dilakukan Pemkab Toba juga akan melaksanakan operasi Yustisi, guna melakukan penertiban bagi siapa yang melanggar.
Selain itu, Bupati Toba akan melakukan Scan Barcode yang terhubung langsung ke- peduli lindungi, guna memantau pergerakan/mobilitas masyarakat baik dari wilayah Toba, maupun yang datang dari luar kabupaten Toba di tempat penginapan, serta lokasi wisata.
Terkait Vaksinasi I, II, dan Booster, Bupati meminta dalam pelaksanaan nya dilakukan serentak sesuai ketentuan yang berlaku, serta pendampingan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, guna mengantisipasi permasalahan data penduduk saat akan di-upload ke aplikasi.
Dilain pihak Kapolres Toba, AKBP Akala Fikta Jaya, S.IK, MH, siap mendukung sepenuhnya Program Pemerintah Pusat dalam percepatan vaksinasi di wilayah hukumnya bersama Pemkab Toba sebagaimana target persentase yang sebelumnya sudah diamanahkan dan siap mengawal proses vaksinasi disetiap titik pelaksanaan vaksinasi.
Dalam kesempatan itu, Turut hadir bersama Bupati Toba beberapa jajaran OPD, yakni ; Ka. BPBD Kab. Toba dr. Pontas Batubara, Plt. Kadis Kesehatan dr. Juliwan Hutapea, Plt. Kadis Kominfo Sesmond TB Butarbutar, Plt. Kasat Pol PP Harianto Butarbutar, Dir.RSUD Porsea dr. Tommy Siahaan, Kabag. Protokoler Setdakab Toba Tri Sutrisno Samosir, S.STP, Kapolsek se- Kabupaten Toba dan unsur TNI Wilayah Kodim 0210/TU.(GH/SI)













