Banten, SatukanIndonesia.com – HARI Pers Nasional (HPN) 2026 dirayakan pada Senin, 9 Februari 2026. Banten ditetapkan menjadi tuan rumah HPN.
Rangkaian kegiatan HPN 2026 dilaksanakan pada 6-9 Februari 2026. HPN 2026 menetapkan tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”. Rangkaian HPN 2026 telah dilaksanakan di Alun-Alun Kota Serang pada 30 November 2025. Rangkaian acara juga melibatkan jalan sehat yang diadakan di kawasan KP3B Serang. Adapun puncak acara akan diadakan di Lapangan Masjid KP3B, Kota Serang pada 9 Februari 2026.
Dalam rangkaian HPN 2026, diadakan konvensi nasional media massa Hari Pers Nasional 2026 dengan tema ‘Pers, Akal Imitasi (AI), dan Membangun Ekosistem Informasi untuk Kepentingan Publik‘ di Aston Serang Hotel, Banten, Minggu, 8 Februari 2026.
Dalam rangka peringatan Hari Persatuan Nasional (HPN) Tahun 2026. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama Dewan Pers, organisasi media, serta serikat perusahaan pers resmi menyepakati dan menandatangani deklarasi pers yang berisi delapan butir pernyataan.
Penandatanganan deklarasi tersebut berlangsung dalam Konvensi Nasional Media Massa bertajuk “Pers, AI, dan Transformasi Digital: Membangun Ekosistem Informasi untuk Kepentingan Publik” yang digelar di Kota Serang, Provinsi Banten, pada Minggu (08/02/2026).
Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto didampingi Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, bersama perwakilan berbagai organisasi media dan serikat perusahaan pers, turut membacakan dan menandatanganani deklarasi.
Dalam deklarasi bersama itu ditegaskan bahwa pers nasional memiliki tanggung jawab strategis dalam menjaga nilai-nilai fundamental demokrasi, mendorong tegaknya supremasi hukum dan hak asasi manusia, serta menjunjung tinggi kebhinekaan.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar hadir mewakili Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 digelar di Kota Serang, Provinsi Banten, Senin (9/2/2026). Muhaimin menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi, memperkuat pemberdayaan masyarakat.
“Serta mendukung agenda pembangunan nasional di tengah tantangan disrupsi digital,” jelas Muhaimin.
Muhaimin menyampaikan bahwa pemerintah memandang pers sebagai mitra penting dalam menjaga arus informasi yang sehat, akurat, dan bertanggung jawab. Informasi yang jernih menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan publik sekaligus menjaga kohesi sosial bangsa.
“Pers yang sehat adalah fondasi penting bagi demokrasi dan pembangunan. Pemerintah memandang pers sebagai mitra strategis dalam memberdayakan masyarakat dan menjaga keutuhan bangsa,” ujar Muhaimin.
Pers juga berperan membentuk opini publik melalui penyajian informasi yang akurat dan dapat dipercaya, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial melalui pengawasan, kritik, koreksi, dan pemberian masukan terhadap berbagai isu yang menyangkut kepentingan masyarakat luas, demi menegakkan keadilan dan kebenaran.
Namun demikian, pelaksanaan peran tersebut dihadapkan pada berbagai tantangan strategis. Sejumlah persoalan mencuat, mulai dari ancaman terhadap kemerdekaan pers, ketidakpastian keberlanjutan ekonomi industri media, hingga aspek perlindungan bagi wartawan.
Puncak peringatan HPN 2026 turut dihadiri Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Gubernur Banten Andra Soni, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Desa Yandri Susanto, serta Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
Hadir pula Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat, serta Wakil Menteri Komunikasi Malaysia Teo Nie Ching yang hadir bersama rombongan wartawan Malaysia. Serta para kepala daerah, ribuan insan pers, yang terdiri dari Pengurus PWI Pusat dan daerah. (rilis/kvn)













