
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Ikatan Dokter Indonesia menyampaikan Indonesia saat ini memasuki fase relaksasi pandemi Covid-19. Kondisi pandemi di Tanah Air saat ini terkesan melandai.
Namun, pandemi ini berhubungan dengan kondisi di luar dari Indonesia. Di luar Indonesia masih ada kenaikan kasus Covid-19. Baca Juga: Komisi VIII Dukung Keputusan MUI Mengenai Fatwa Haram Beri Pengemis Uang
“Tapi pada saat kita bicara saat ini, ada fase relaksasinya. Sekarang ini saya menyebutkan fase relaksasi,” kata Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Adib Khumaidi dalam dialog KPC PEN secara virtual, Selasa (2/11/2021).
Maka itu, kata dia, upaya yang harus ditingkatkan dalam fase relaksasi ini adalah meningkatkan cakupan vaksinasi. “Itu yang harus kita kejar,” katanya. Baca Juga: DPR dan Pemerintah Sepakat Kebijakan Fiskal 2022 Fokus Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
Dia pun menjelaskan fase ini juga sebagai momen bagi para tenaga kesehatan untuk istirahat setelah berjuang akibat lonjakan Covid-19 pada Juli lalu.
“Jadi sekarang perawatan Covid-19 jauh menurun, tapi masih ada. Masih ada laporan yang di lapangan. Tentunya ini fase pemulihan ya, setelah kita berjuang habis-habisan di bulan Juli dan sebagian di Agustus ya,” imbuhnya.
Dia mengungkapkan para tenaga medis mengharapkan kasus Covid-19 tidak kembali meningkat. “Karena itu menurut kami merupakan kondisi yang sangat menakutkan. Apalagi, dokter saja ada kematian 216 pada satu bulan di bulan Juli. Ini kemudian menjadi sangat penting kita ke depan,” ujar Adib. Baca Juga: Bertemu PM Australia, Presiden Jokowi Bahas Vaksinasi, Pemulihan Ekonomi, hingga Isu Perubahan Iklim

Dia selalu menyampaikan kepada para tenaga medis bahwa saat ini adalah fase relaksasi untuk memulihkan tenaga, bersiap untuk jika ada kenaikan kasus Covid-19.
“Walaupun kita berharap itu tidak, tidak ada ya. Tapi kita tetap harus bersiap-siap, relaksasi dan yang paling penting adalah menjaga ketahanan mental teman-teman tenaga medis kesehatan ini,” pungkasnya.(Nal/SI)













