• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Jaga Independensi, KontraS Tolak Hadiri Rekonstruksi Polisi

Jaga Independensi, KontraS Tolak Hadiri Rekonstruksi Polisi

Desember 15, 2020
Kepala DKP Papua Barat : Revitalisasi Cold Storage Terkendala Anggaran

Kepala DKP Papua Barat : Revitalisasi Cold Storage Terkendala Anggaran

April 17, 2026
Menteri PPPA Kecam Pelecehan oleh 16 Mahasiswa UI Fakultas Hukum

Menteri PPPA Kecam Pelecehan oleh 16 Mahasiswa UI Fakultas Hukum

April 17, 2026
ADVERTISEMENT
Kemkomdigi Pastikan Sekolah Rakyat Terhubung Akses Internet dan Aman Digital

Kemkomdigi Pastikan Sekolah Rakyat Terhubung Akses Internet dan Aman Digital

April 17, 2026
MBG Jadi Penggerak Ekonomi, Menko Muhaimin Soroti Peran Kepala Daerah

MBG Jadi Penggerak Ekonomi, Menko Muhaimin Soroti Peran Kepala Daerah

April 17, 2026
KP2MI Pastikan Penanganan Barang Milik PMI Berjalan Transparan dan Akuntabel

KP2MI Pastikan Penanganan Barang Milik PMI Berjalan Transparan dan Akuntabel

April 17, 2026
Papua Barat Kehilangan Rp100 Triliun dari Aktivitas Tambang Ilegal

Papua Barat Kehilangan Rp100 Triliun dari Aktivitas Tambang Ilegal

April 17, 2026
Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

April 17, 2026
Anggota  DPRD kota Batam Dabbal Tapis Siahaan Respon cepat Dugaan PHK Bayu Suhendra Usai Sholat Jumat Di Kawasan Tunas Industrial Prima Kabil

Anggota  DPRD kota Batam Dabbal Tapis Siahaan Respon cepat Dugaan PHK Bayu Suhendra Usai Sholat Jumat Di Kawasan Tunas Industrial Prima Kabil

April 16, 2026
Puan Tegaskan Jurnalisme Jadi Jembatan Penting antara Parlemen dan Rakyat

Puan Tegaskan Jurnalisme Jadi Jembatan Penting antara Parlemen dan Rakyat

April 16, 2026
Polda Metro Jaya Bongkar Pengoplosan Elpiji 3 Kg ke 12 Kg di Jabodetabek, Kerugian Negara Miliaran

Polda Metro Jaya Bongkar Pengoplosan Elpiji 3 Kg ke 12 Kg di Jabodetabek, Kerugian Negara Miliaran

April 16, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, April 17, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Jaga Independensi, KontraS Tolak Hadiri Rekonstruksi Polisi

[Nasional]

Desember 15, 2020
in Nasional
0
0
SHARES
28
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Rekonstruksi kasus penembakan terhadap enam laskar FPI di Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12). KontraS enggan menghadiri proses ini demi menjaga independensi.

Jakarta, SatukanIndonesia.com –  Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menolak menghadiri rekonstruksi kasus bentrok anggota Polri dengan Laskar FPI atau Laskar Pembela Islam (LPI) di Karawang, Jawa Barat, Minggu (13/12) malam, demi menjaga independensi.

KontraS bersama Komnas HAM, Amnesty Internasional Indonesia (AII), dan Kompolnas diundang oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Namun, hanya Ketua Harian Kompolnas Benny J. Mamoto yang menghadiri agenda rekonstruksi tersebut.

“Untuk menjaga independensi KontraS memutuskan untuk tidak hadir,” kata Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti, Senin (14/12/2020).

Fatia mengakui pihaknya menerima undangan dari Bareskrim Polri. Ia mengatakan dalam surat tersebut pun tak dijelaskan siapa saja yang diundang untuk menghadiri agenda rekonstruksi bentrokan yang menewaskan enam anggota Laskar FPI.

“Kami juga tidak mendapat kepastian apakah pihak dari FPI pun akan hadir sebagai pihak yang menjadi korban,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Peneliti KontraS Rivanlee Anandar juga menyampaikan hal serupa. Ia sengaja tak menghadiri rekonstruksi karena polisi tidak mengundang anggota FPI selaku korban.

Rivan mengklaim mendapat beberapa kejanggalan usai melihat siaran pers dan hasil rekonstruksi yang dilakukan polisi malam kemarin.

“Ada beberapa kejanggalan yang kami temukan di siaran pers polisi bahwa yang bersangkutan, korban-korban yang meninggal di mobil terus dia melawan. Juga ada sejumlah pernyataan yang kontradiktif begitu,” kata Rivan.

Melihat hasil rekonstruksi itu, Rivan meminta agar kasus tersebut dapat dibuka oleh Komnas HAM. Ia berharap pemerintah segera membentuk tim penyelidik yang dapat bekerja secara independen dalam mengusut

Rivan lantas menyoroti penggunaan senjata oleh yang harus dipertanggungjawabkan sesuai Peraturan Polisi Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian.

Dalam aturan tersebut, penggunaan senjata api hanya diperbolehkan jika sangat diperlukan untuk menyelamatkan nyawa manusia. Selain itu, penggunaan kekuatan secara umum harus diatur dengan prinsip-prinsip legalitas, kebutuhan, proporsionalitas, kewajaran dan mengutamakan tindakan pencegahan.

“Polisi harus bisa mempertanggungjawabkan pengunaan senjata itu, ini akan membuka kasus penembakan lainnya. Nah, itu bisa didorong oleh Komnas HAM untuk dibuka dan sangat transparan juga akuntabel,” ujarnya.

Sebelumnya, Komisioner Komnas HAM Bidang Pemantauan dan Penyelidikan Mohammad Choirul Anam mengatakan tak ada komisioner yang hadir dalam rekonstruksi lantaran tengah mempersiapkan agenda pemeriksaan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero), Senin (14/12/2020).

Anam menyatakan pihaknya juga telah berhasil menemukan beberapa bukti yang cukup membuat terang insiden tewasnya enam anggota Laskar FPI. Tim penyelidik Komnas HAM sudah melakukan dua kali olah TKP di sekitar Tol Jakarta-Cikampek.

Sementara itu, dilansir dari CNNIndonesia.com telah berupaya menghubungi Direktur Eksekutif AII Usman Hamid dan Peneliti AII Ari Pramuditya untuk meminta konfirmasi absennya AII dalam undangan rekonstruksi semalam.

Namun hingga berita ini ditulis, baik Usma dan Ari belum memberikan respons baik melalui pesan tertulis ataupun panggilan telepon.

Bareskrim Polri rampung melakukan rekonstruksi kasus bentrok polisi dengan anggota Laskar FPI, Minggu (13/12/2020) malam. Total ada 58 adegan yang diperagakan penyidik selama rekonstruksi tersebut.

Empat lokasi menjadi tempat adegan bentrokan, antara lain di Jalan Internasional Karawang Barat, depan Hotel Novotel. TKP kedua yakni Jembatan Badami. TKP ketiga yakni Rest Area Km 50, dan TKP keempat KM 51+200.

Namun, hasil rekonstruksi itu dinilai janggal oleh Indonesia Police Watch (IPW). Ketua Presidium IPW Neta S. Pane mengatakan terjadi pelanggaran prosedur operasi standar (SOP) yang dilakukan tim di lapangan.

Menurutnya, sangat aneh apabila polisi tidak memborgol tersangka saat hendak dibawa ke Polda Metro Jaya.

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: KontraSLaskar FPILPI
ShareTweetSend

Related Posts

4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras Akui Dendam saat Kejadian di Hotel Fairmont

4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras Akui Dendam saat Kejadian di Hotel Fairmont

April 16, 2026

Menyebarkan Fitnah dan Hoaks, Luhut Resmi Laporkan Haris Azhar dan Fatiyah ke Polda Metro Jaya

September 22, 2021
Amien Rais Sebut Ketidakterlibatan TNI-Polri Dalam Tewasnya Laskar FPI di KM 50

Amien Rais Sebut Ketidakterlibatan TNI-Polri Dalam Tewasnya Laskar FPI di KM 50

Juli 8, 2021

Polisi Penembak Empat Laskar FPI Tak Ditahan Karena Dianggap Kooperatif

April 27, 2021

Kasus Penembakan Laskar FPI, Tiga Polisi Ditetapkan Sebagai Tersangka

April 6, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?