
Mojokerto, SatukanIndonesia.com – Jelang beroperasinya Bus Trans Jatim Koridor VI Mojokerto – Sidoarjo sebagaimana dilansir berita sebelumnya, renovasi Terminal Mojosari terus dilakukan. Demikian pernyataan Kepala DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Rachmat Suharyono, (15/5).
Renovasi ini ditargetkan rampung sebelum Akhir Mei 2025 sesuai jadwal operasional bus yang akan diberi nama Patih Gajah Mada tersebut. Terminal tipe B ini, rencananya akan menjadi titik peresmian dan pengoperasian Trans Jatim koridor VI rute Mojokerto – Sidoarjo.
“Sekarang pengerjaannya sudah sekitar 80 persen. Tinggal sedikit lagi,” ujar Rachmat Suharyono. Kini pekerjaan yang tersisa adalah finishing bangunan shalter dan kantor petugas terminal, serta penyelesaian perbaikan akses keluar-masuk dan gapura terminal.
Terminal Mojosari nantinya akan ada gapura yang diberi ornamen khas Majapahitan yang sesuai dengan konsep branding dari Dinas Perhubungan Provinsi Jatim. Proses rehabilitasi yang dikebut sejak awal Februari lalu dan ditargetkan selesai pada akhir bulan Mei mendatang seiring dengan peresmian Trans Jatim koridor VI rute Mojokerto-Sidoarjo.
Sebagaimana telah dilansir satukanindonesia sebelumnya, setelah proses rehabilitasi selesai dan terminal mulai beroperasi, 15 unit bus dan 1 cadangan akan melayani rute pulang-pergi dari Terminal Kertajaya – Bangsal – Mojosari – Terminal Mojosari – Ngoro – Kejapanan – hingga Terminal Porong Sidoarjo. Terdapat 56 halte perhentian di sepanjang perjalanan melintasi beberapa kecamatan di Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Sidoarjo tersebut.
Bus yang akan diberi nama Patih Gajahmada ini dioperasikan oleh PT Bagong Dekaka Makmur yang berkantor di Kepanjen Malang. Salah satu perusahaan otobus besar di Indonesia ini juga menjadi operator Trans Jatim Koridor V. Bus dengan nama Tribuwanatunggadewi ini melayani rute Mojokerto-Surabaya (Tine/Yos)













