• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kala Gatot Nurmantyo Cs Ingin Besuk Jumhur Cs Dibentak Polisi

Kala Gatot Nurmantyo Cs Ingin Besuk Jumhur Cs Dibentak Polisi

Oktober 16, 2020
Anggota Komisi I DPR Dorong Penindakan Lebih Tegas, Judi Online Disebut ‘Hilang Sepuluh, Tumbuh Seratus’

Anggota Komisi I DPR Dorong Penindakan Lebih Tegas, Judi Online Disebut ‘Hilang Sepuluh, Tumbuh Seratus’

Juni 29, 2026
Wamenkop: Amanah dan Kepercayaan Jadi Kunci Sukses Koperasi

Wamenkop: Amanah dan Kepercayaan Jadi Kunci Sukses Koperasi

Juni 29, 2026
ADVERTISEMENT
Menkeu Purbaya Optimis Yakin Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 8 Persen

Menkeu Purbaya Optimis Yakin Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 8 Persen

Juni 29, 2026
MA Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat Kurang Mampu

MA Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat Kurang Mampu

Juni 29, 2026
Aliansi SPPG Blitar Raya Soroti Manfaat MBG, Dinilai Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Lokal

Aliansi SPPG Blitar Raya Soroti Manfaat MBG, Dinilai Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Lokal

Juni 28, 2026
Konferensi Pers Ungkap Kasus Narkoba Jaringan Antar Provinsi dan Pemusnahan Barang Bukti di Wilayah Hukum Polresta Barelang

Konferensi Pers Ungkap Kasus Narkoba Jaringan Antar Provinsi dan Pemusnahan Barang Bukti di Wilayah Hukum Polresta Barelang

Juni 27, 2026
POLDA KEPRI TUTUP TURNAMEN BULU TANGKIS DALAM RANGKA HARI BHAYANGKARA KE-80 TAHUN 2026

POLDA KEPRI TUTUP TURNAMEN BULU TANGKIS DALAM RANGKA HARI BHAYANGKARA KE-80 TAHUN 2026

Juni 27, 2026
Resmi Dibuka untuk Umum! Garden Bar dan SA HANG Restaurant Wyndham Panbil Batam Siap Manjakan Penjelajah Kuliner

Resmi Dibuka untuk Umum! Garden Bar dan SA HANG Restaurant Wyndham Panbil Batam Siap Manjakan Penjelajah Kuliner

Juni 27, 2026
Penanganan Kasus Penembakan Mahasiswa Papua Diadukan ke Komnas HAM

Penanganan Kasus Penembakan Mahasiswa Papua Diadukan ke Komnas HAM

Juni 27, 2026
Ditkrimsus Polda Papua Barat Daya Tahap II Kasus Mafia BBM Bersubsidi

Ditkrimsus Polda Papua Barat Daya Tahap II Kasus Mafia BBM Bersubsidi

Juni 27, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Juni 29, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukum

Kala Gatot Nurmantyo Cs Ingin Besuk Jumhur Cs Dibentak Polisi

[Hukum]

Oktober 16, 2020
in Hukum
0
0
SHARES
98
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Gatot Nurmantyo, Din Syamsuddin, dan tokoh KAMI lainnya sempat bersitegang dengan aparat ketika mendatangi Mabes Polri.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan sejumlah tokoh senior yang tergabung dalam Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) mendatangi Markas Besar Polri di Jakarta pada Kamis (15/10/2020) siang.

Gatot dkk hendak menjenguk tiga petinggi KAMI yang ditangkap dengan tuduhan menggerakkan aksi unjuk rasa tolak Omnibus Law Cipta Kerja di berbagai daerah. Mereka adalah Jumhur Hidayat, Anton Permana dan Syahganda Nainggolan.

Saat di lobi Gedung Bareskrim, terlihat belasan polisi memantau pergerakan mereka. Gatot dan para elite KAMI sempat meladeni awak media untuk wawancara. Namun sepanjang sesi wawancara, polisi berkali-kali menyela dengan alasan protokol kesehatan.

Setelah tanya jawab dengan wartawan selesai, para elite KAMI itu lalu beranjak untuk menjenguk rekam mereka ke ruang tahanan di markas Bareskrim Polri. Namun di pintu masuk, mereka diadang petugas polisi yang berjaga.

Tim kuasa hukum aktivis KAMI yang dipimpin Ahmad Yani sempat bernegosiasi. Mereka menyampaikan niat untuk menjenguk rekannya.

Meski begitu, keinginan tersebut tetap tak dikabulkan polisi. Alasannya, terlalu banyak orang yang datang sehingga tak sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Adu mulut pun terjadi.

“Saya dengar, tapi tidak bisa,” kata seorang polisi di pintu masuk dengan nada meninggi.

“Kami hanya mau jenguk,” balas seorang dari rombongan KAMI.

“Saya tahu, saya polisi!” jawab aparat yang menjaga pintu masuk itu dengan nada keras.

Suasana makin ricuh. Lensa-lensa kamera para wartawan di sana pun menyorot ke pertikaian kata tersebut. Tak lama kemudian, Gatot meninggalkan lokasi tanpa memberi pernyataan. Sejumlah wartawan kemudian mengejarnya ke luar gedung.

“Kan sudah tadi,” tutur Gatot sembari tersenyum. Ia pun meladeni beberapa pertanyaan, termasuk menanggapi penolakan dari polisi yang diwarnai adu mulut.

“Tidak tahu [alasan ditolak], ya pokoknya tidak dapat izin. Ya, tidak masalah,” kata Gatot. “Ya pulang lah, masa mau tidur sini?” ucap Gatot berseloroh kepada wartawan.

Tak sampai sekitar satu jam di sana, Gatot pun meninggalkan lokasi. Beberapa saat kemudian, para wartawan diundang Polri untuk jumpa pers soal status tersangka para tokoh KAMI. Rombongan jurnalis masuk lewat pintu tempat Gatot dkk ditolak masuk. Tak ada penjagaan, tak ada pemeriksaan.

Dalam jumpa pers, Polri mengumumkan sembilan tersangka ‘penunggang’ aksi unjuk rasa. Tiga di antaranya adalah petinggi KAMI yakni Syahganda Naingggolan, Jumhur Hidayat, dan Anton Perdana.

Pada kesempatan itu juga, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan alasan Polri menolak rombongan KAMI. Argo bilang polisi punya wewenang untuk menolak kunjungan.

“Itu di sana karena masih dalam pemeriksaan. Kita sama-sama saling menghargai, penyidik masih bekerja. masih memeriksa, dan sebagainya,” tutur Argo Argo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Kamis (15/10/2020). (**)

Sumber

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Gatot NurmantyoHukumKAMIPolri
ShareTweetSend

Related Posts

Kapolri Luncurkan Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh untuk Akses Layanan Kesehatan Nasional

Kapolri Luncurkan Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh untuk Akses Layanan Kesehatan Nasional

Juni 23, 2026
Kapuspen Mabes TNI: Pengerahan Personel saat Aksi Demonstrasi Dilakukan atas Permintaan Kepolisian

Kapuspen Mabes TNI: Pengerahan Personel saat Aksi Demonstrasi Dilakukan atas Permintaan Kepolisian

Juni 13, 2026
Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Juni 11, 2026

Kapolri Tegaskan Kalangan Sipil Dapat Duduki Jabatan Nonoperasional di Lingkungan Polri

Juni 8, 2026

Patroli Begal TNI Ikut, Penindakan Hukum Tetap Ranah Polri

Mei 28, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?