• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kekerasan di Papua Terus Menghasilkan Korban, YKKMP : Ruang Dialog Segera di Buka

Kekerasan di Papua Terus Menghasilkan Korban, YKKMP : Ruang Dialog Segera di Buka

September 26, 2026
Ketua Komite III DPD RI : TKD 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Daerah

Ketua Komite III DPD RI : TKD 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Daerah

September 26, 2026
Gelar Rapat di Hotel Pasifik, FWB Rancang Program Peningkatan Skill dan Kesejahteraan

Gelar Rapat di Hotel Pasifik, FWB Rancang Program Peningkatan Skill dan Kesejahteraan

September 26, 2026
ADVERTISEMENT
DPR Soroti Dampak Asap Karhutla di Kalimantan, ISPA hingga Pakan Ternak Terganggu

DPR Soroti Dampak Asap Karhutla di Kalimantan, ISPA hingga Pakan Ternak Terganggu

September 26, 2026
Anggota Komisi I DPR Tegaskan RUU Penyiaran Tidak Batasi Kebebasan Berekspresi

Anggota Komisi I DPR Tegaskan RUU Penyiaran Tidak Batasi Kebebasan Berekspresi

September 26, 2026
Wakil Ketua Komisi II DPR Dukung Ombudsman Perkuat Pengawasan Kasus Lapas Cibinong

Wakil Ketua Komisi II DPR Dukung Ombudsman Perkuat Pengawasan Kasus Lapas Cibinong

September 26, 2026
TNI AL Gagalkan Transaksi Narkoba di Polewali Mandar, Amankan Ribuan Pil dan Diduga Narkotika

TNI AL Gagalkan Transaksi Narkoba di Polewali Mandar, Amankan Ribuan Pil dan Diduga Narkotika

September 26, 2026
TNI AL Evakuasi Lima Jenazah Korban Virgo Transport 8 di Hari Ke-13 Operasi SAR

TNI AL Evakuasi Lima Jenazah Korban Virgo Transport 8 di Hari Ke-13 Operasi SAR

September 26, 2026
Kenang Lima Wartawan Yang Hilang di Selat Sunda, Jurnalis Jayapura Papua Bakar 1.000 Lilin

Kenang Lima Wartawan Yang Hilang di Selat Sunda, Jurnalis Jayapura Papua Bakar 1.000 Lilin

September 25, 2026
Delegasi Indonesia Walk Out, PM Israel Netanyahu : Terima Kasih

Delegasi Indonesia Walk Out, PM Israel Netanyahu : Terima Kasih

September 25, 2026
Warga Sipil Terus Menanggung Akibat dari Konflik di Papua Barat

Warga Sipil Terus Menanggung Akibat dari Konflik di Papua Barat

September 25, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, September 26, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home News

Kekerasan di Papua Terus Menghasilkan Korban, YKKMP : Ruang Dialog Segera di Buka

(Fokus Berita)

September 26, 2026
in News
0
0
SHARES
22
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

JAKARTA, satukanindonesia.com – Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) menyampaikan, keprihatinan yang mendalam terhadap terus berlangsungnya kekerasan dan dampaknya terhadap masyarakat sipil di Tanah Papua.

Theo Hesegem, Direktur Eksekutif YKKMP mengatakan, Dalam situasi konflik bersenjata, masyarakat sipil merupakan kelompok yang harus mendapatkan perlindungan paling utama. Mereka tidak boleh menjadi korban, sasaran, ataupun alat dalam pertarungan kepentingan politik dan keamanan.

Karena itu, YKKMP menyampaikan satu pesan kemanusiaan yang sederhana, tetapi sangat penting.

`𝗗𝗜𝗔𝗟𝗢𝗚 𝗧𝗜𝗗𝗔𝗞 𝗣𝗘𝗥𝗡𝗔𝗛 𝗠𝗘𝗠𝗕𝗨𝗡𝗨𝗛 𝗦𝗜𝗔𝗣𝗔𝗣𝗨𝗡’

Dialog membuka ruang untuk mendengar. Dialog membuka ruang untuk memahami. Dialog membuka ruang untuk mencari jalan keluar. Dan dialog dapat membuka jalan untuk menyelamatkan kehidupan manusia.

YKKMP menegaskan, seruan dialog tidak boleh dipahami sebagai pembenaran terhadap kekerasan, pembunuhan, penyanderaan, penyerangan, maupun tindakan lain yang melanggar hukum.

Sebaliknya, dialog harus berjalan bersama dengan penghormatan terhadap hukum, penegakan keadilan, penghormatan HAM, serta perlindungan terhadap korban dan warga sipil.

Setiap dugaan tindak pidana dan pelanggaran HAM harus ditangani melalui proses hukum yang adil, transparan, independen, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dialog dan penegakan hukum bukan dua hal yang harus dipertentangkan. Keduanya dapat berjalan bersama untuk menghentikan kekerasan dan mencari penyelesaian yang bermartabat.

`𝗠𝗔𝗦𝗬𝗔𝗥𝗔𝗞𝗔𝗧 𝗦𝗜𝗣𝗜𝗟 𝗧𝗜𝗗𝗔𝗞 𝗕𝗢𝗟𝗘𝗛 𝗧𝗘𝗥𝗨𝗦 𝗠𝗘𝗡𝗝𝗔𝗗𝗜 𝗞𝗢𝗥𝗕𝗔𝗡’

YKKMP melihat bahwa konflik yang berkepanjangan membawa dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Masyarakat kehilangan rasa aman. Keluarga kehilangan anggota keluarganya. Sebagian masyarakat terpaksa meninggalkan tempat tinggalnya. Aktivitas pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kehidupan sosial terganggu.

Guru, tenaga kesehatan, pekerja kemanusiaan, perempuan, anak-anak, masyarakat adat Papua, maupun warga non-Papua yang tinggal dan bekerja di Papua memiliki hak yang sama untuk hidup aman dan terlindungi.

Hak untuk hidup tidak boleh dibedakan berdasarkan suku, agama, asal daerah, identitas, ataupun posisi seseorang dalam masyarakat.

Tidak boleh ada warga sipil yang dibunuh hanya, karena dituduh sebagai bagian dari kelompok tertentu.

Tidak boleh ada warga sipil yang menjadi sasaran, karena identitasnya.

Tidak boleh ada masyarakat yang dipaksa menanggung akibat dari konflik yang tidak mereka pilih.

`𝗞𝗘𝗧𝗜𝗞𝗔 𝗞𝗘𝗞𝗘𝗥𝗔𝗦𝗔𝗡 𝗧𝗘𝗥𝗨𝗦 𝗠𝗘𝗡𝗚𝗛𝗔𝗦𝗜𝗟𝗞𝗔𝗡 𝗞𝗢𝗥𝗕𝗔𝗡, 𝗥𝗨𝗔𝗡𝗚 𝗗𝗜𝗔𝗟𝗢𝗚 𝗛𝗔𝗥𝗨𝗦 𝗗𝗜𝗕𝗨𝗞𝗔’

YKKMP berpandangan, ketika kekerasan terus menghasilkan korban jiwa, pengungsian, ketakutan, dan penderitaan masyarakat, maka ruang dialog harus semakin diperluas.

Dialog bukan tanda kelemahan. Dialog adalah keberanian untuk menghentikan siklus kekerasan dan mencari penyelesaian melalui jalan damai.

Berbagai persoalan yang menjadi bagian dari konflik Papua harus dapat dibicarakan secara terbuka, termasuk persoalan politik, keamanan, HAM, pembangunan, masyarakat adat, hak ulayat, pengungsian, perlindungan warga sipil, serta persoalan lain yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Komnas HAM juga telah menekankan, pentingnya pendekatan dialog dan perdamaian dalam upaya memutus siklus kekerasan di Papua.

`𝗗𝗜𝗔𝗟𝗢𝗚 𝗛𝗔𝗥𝗨𝗦 𝗠𝗘𝗟𝗜𝗕𝗔𝗧𝗞𝗔𝗡 𝗣𝗔𝗥𝗔 𝗣𝗜𝗛𝗔𝗞 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗥𝗘𝗟𝗘𝗩𝗔𝗡’

YKKMP mendorong, dialog tidak menjadi forum yang hanya mempertemukan sebagian pihak, sementara pihak lain yang berkepentingan dan terdampak tidak didengar.

Dialog harus dirancang secara hati-hati, aman, inklusif, bermartabat, dan berorientasi pada penyelesaian masalah.

Pemerintah, masyarakat Papua, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, pemuda, korban dan keluarga korban, masyarakat sipil, akademisi, serta pihak-pihak lain yang relevan perlu memperoleh ruang untuk menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka.

Tujuannya bukan untuk mencari siapa yang paling kuat. Tujuannya adalah mencari jalan keluar dari konflik dan menyelamatkan kehidupan manusia.

`𝗝𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗠𝗘𝗡𝗨𝗡𝗚𝗚𝗨 𝗞𝗢𝗥𝗕𝗔𝗡 𝗕𝗘𝗥𝗜𝗞𝗨𝗧𝗡𝗬𝗔’

YKKMP mengajak semua pihak untuk melihat persoalan Papua dari perspektif kemanusiaan.

Ketika satu nyawa manusia hilang, yang kehilangan bukan hanya satu orang. Ada keluarga yang berduka, anak yang kehilangan orang tua, orang tua yang kehilangan anak, dan masyarakat yang kembali hidup dalam ketakutan.

Karena itu, jangan menunggu korban berikutnya untuk mulai mencari jalan keluar.

Jangan menunggu lebih banyak darah tertumpah untuk membuka ruang dialog.

Yang dibutuhkan sekarang adalah keberanian untuk menghentikan kekerasan, melindungi masyarakat sipil, menegakkan hukum, dan membuka ruang penyelesaian secara damai.

`𝗦𝗘𝗥𝗨𝗔𝗡 𝗬𝗞𝗞𝗠𝗣 𝗞𝗘𝗣𝗔𝗗𝗔 𝗦𝗘𝗠𝗨𝗔 𝗣𝗜𝗛𝗔𝗞’

Pertama, kepada Pemerintah Republik Indonesia, agar membuka dan memperkuat ruang dialog yang serius, terukur, aman, inklusif, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya penyelesaian konflik di Papua.

Kedua, kepada TNI dan Polri, agar dalam setiap pelaksanaan tugas di wilayah konflik menempatkan perlindungan warga sipil, prinsip HAM, kehati-hatian, akuntabilitas, dan hukum sebagai dasar tindakan.

Ketiga, kepada kelompok bersenjata, agar menghentikan tindakan yang mengancam atau merenggut kehidupan warga sipil serta menghormati prinsip-prinsip kemanusiaan.

Keempat, kepada seluruh pihak, agar tidak menggunakan masyarakat sipil sebagai alat, sasaran, maupun bagian dari strategi konflik.

Kelima, kepada lembaga penegak hukum dan lembaga HAM, agar setiap dugaan pelanggaran HAM dan tindak pidana terhadap warga sipil diselidiki secara profesional, independen, transparan, dan berdasarkan bukti.

Keenam, kepada tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, perempuan, pemuda, dan organisasi masyarakat sipil, agar bersama-sama menjadi jembatan perdamaian dan perlindungan kemanusiaan.

Ketujuh, kepada media dan masyarakat, agar menyampaikan informasi berdasarkan fakta, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, dan tidak memperkeruh situasi yang dapat membahayakan warga sipil.

𝗣𝗘𝗦𝗔𝗡 𝗬𝗞𝗞𝗠𝗣

1. YKKMP tidak ingin masyarakat Papua maupun warga non-Papua terus hidup dalam ketakutan.

2. YKKMP tidak ingin anak-anak kehilangan kesempatan untuk belajar karena konflik.

3. YKKMP tidak ingin keluarga terus kehilangan orang yang mereka cintai.

4. YKKMP tidak ingin tenaga kesehatan, guru, pekerja kemanusiaan, maupun masyarakat biasa menjadi korban karena konflik yang berkepanjangan.

Karena itu, demi kepentingan kemanusiaan, dialog harus diberi ruang.

Dialog untuk mencari jalan keluar. Dialog untuk menghentikan kekerasan.
Dialog untuk mencegah jatuhnya korban jiwa. Dialog untuk memulihkan kepercayaan. Dialog untuk membangun perdamaian.

`𝗗𝗜𝗔𝗟𝗢𝗚 𝗧𝗜𝗗𝗔𝗞 𝗣𝗘𝗥𝗡𝗔𝗛 𝗠𝗘𝗠𝗕𝗨𝗡𝗨𝗛 𝗦𝗜𝗔𝗣𝗔𝗣𝗨𝗡’

Sebaliknya, dialog dapat menjadi jalan untuk menyelamatkan kehidupan manusia. Jangan menunggu korban berikutnya.

𝗦𝗲𝗹𝗮𝗺𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗺𝗮𝗻𝘂𝘀𝗶𝗮
𝗛𝗲𝗻𝘁𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗸𝗲𝗿𝗮𝘀𝗮𝗻
𝗟𝗶𝗻𝗱𝘂𝗻𝗴𝗶 𝘄𝗮𝗿𝗴𝗮 𝘀𝗶𝗽𝗶𝗹
𝗕𝘂𝗸𝗮 𝗿𝘂𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶𝗮𝗹𝗼𝗴

𝗕𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗱𝗮𝗺𝗮𝗶𝗮𝗻 𝗯𝗲𝗿𝗱𝗮𝘀𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗮𝗱𝗶𝗹𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗻𝗴𝗵𝗼𝗿𝗺𝗮𝘁𝗮𝗻 𝘁𝗲𝗿𝗵𝗮𝗱𝗮𝗽 𝗵𝗮𝗸 𝗮𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗺𝗮𝗻𝘂𝘀𝗶𝗮. [***/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Direktur Eksekutif YKKMPKekerasan di PapuaTheo HesegemYKKMP
ShareTweetSend

Related Posts

Komnas HAM Disurati Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua

Komnas HAM Disurati Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua

Agustus 18, 2026
Pernyataan TNI Terkait Insiden Maybrat Disoroti Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua

Pernyataan TNI Terkait Insiden Maybrat Disoroti Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua

Agustus 17, 2026
Penembakan Pilot di Yahukimo Papua Bertentangan dengan Hukum Humaniter Internasional

Penembakan Pilot di Yahukimo Papua Bertentangan dengan Hukum Humaniter Internasional

Juli 4, 2026

122.931 Warga di Tanah Papua Masih Hidup di Pengungsian

Juni 21, 2026

Kekerasan di Tanah Papua Yang Terakumulasi Sejak Lama

Mei 29, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?