
Jakarta, SatukanIndonesia.Com -Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi mengingatkan, kemerdekaan bukan hanya slogan yang dikumandangkan setiap 17 Agustus.
Teddy mengatakan Indonesia lahir karena perbedaan sehingga memiliki semboyan Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap satu. Oleh karena itu, Juru Bicara Partai Garuda itu meminta negara tidak dirongrong oleh kelompok anti perbedaan.
“Negara harus tegas untuk tetap menjadikan Indonesia yang berbeda, Indonesia yang memiliki keberagaman, Indonesia yang membiarkan keberagaman dan perbedaan hidup,” kata Teddy dalam keterangan tertulis, Kamis (18/8).
Teddy menuturkan, tanpa adanya perbedaan maka tidak ada Indonesia. Sayangnya, kata Teddy, saat ini mulai bermunculan kelompok yang anti terhadap perbedaan.
Padahal, lanjut Teddy, Indonesia ada bukan untuk menyatukan perbedaan, tapi menjalankan perbedaan tanpa saling bersinggungan.
“Makanya dalam pidato menjelang hari Kemerdekaan, Presiden Jokowi meminta jangan ada lagi politik Identitas, jangan ada lagi politisasi agama dan jangan ada lagi polarisasi sosial,” ungkapnya.
Teddy menjelaskan, Indonesia merdeka karena menolak pemaksaan. Selain itu, warga Indonesia ingin tetap merdeka menjalankan kehidupan di tengah perbedaan.
“Kita tidak bisa memilih untuk lahir dan hidup dengan warna apa, tapi kita bisa memilih untuk tetap bersama-sama dengan Indonesia yang membiarkan keberagaman dan perbedaan berjalan beriringan,” tuturnya.
Teddy pun menyampaikan selama HUT ke-77 kemerdekaan Republik Indonesia. “Mari kita berjuang bersama-sama, membasmi kelompok sesat yang menjadikan perbedaan adalah pertarungan,” ajak Teddy.(***)













