• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Keroyok Aktivis, Sejumlah Anggota Polisi di Papua Barat Resmi Dipolisikan

Keroyok Aktivis, Sejumlah Anggota Polisi di Papua Barat Resmi Dipolisikan

Oktober 2, 2025
RUU Reforma Agraria Diminta Perkuat Hak Masyarakat Adat Papua

RUU Reforma Agraria Diminta Perkuat Hak Masyarakat Adat Papua

September 15, 2026
Pakar Hukum Sebut RUU Perampasan Aset Harus Jamin Keadilan dan Perlindungan HAM

Pakar Hukum Sebut RUU Perampasan Aset Harus Jamin Keadilan dan Perlindungan HAM

September 15, 2026
ADVERTISEMENT
FIFA ASEAN Cup 2026 Berpotensi Disaksikan Lebih dari 1 Miliar Penonton

FIFA ASEAN Cup 2026 Berpotensi Disaksikan Lebih dari 1 Miliar Penonton

September 15, 2026
Ketum PWI Pusat Lantik PWI Surakarta Masa 2026-2031

Ketum PWI Pusat Lantik PWI Surakarta Masa 2026-2031

September 15, 2026
Berangkatkan Satgas Port Visit 2026, TNI AL Emban Misi Diplomasi dan Kemanusiaan ke Kawasan Pasifik Selatan dan Oseania

Berangkatkan Satgas Port Visit 2026, TNI AL Emban Misi Diplomasi dan Kemanusiaan ke Kawasan Pasifik Selatan dan Oseania

September 15, 2026
Penyisiran Hari Keenam di Perairan Selat Sunda, TNI AL Kembali Temukan Pelampung

Penyisiran Hari Keenam di Perairan Selat Sunda, TNI AL Kembali Temukan Pelampung

September 15, 2026
Reforma Agraria Harus Berujung pada Kesejahteraan

Reforma Agraria Harus Berujung pada Kesejahteraan

September 15, 2026
Suahasil Nazara Resmi Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Suahasil Nazara Resmi Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

September 14, 2026
Indonesia Siap Berkontribusi bagi Ketahanan Pangan Dunia

Indonesia Siap Berkontribusi bagi Ketahanan Pangan Dunia

September 14, 2026
Bawa Spirit Bandung di KTT BRICS 2026, Presiden Prabowo : Serukan Persatuan Global South

Bawa Spirit Bandung di KTT BRICS 2026, Presiden Prabowo : Serukan Persatuan Global South

September 14, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, September 15, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukum

Keroyok Aktivis, Sejumlah Anggota Polisi di Papua Barat Resmi Dipolisikan

[Hukum]

Oktober 2, 2025
in Hukum
0
0
SHARES
7.7k
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO: Galang (32), Anti Korupsi, Hak Asasi Manusia (HAM), dan Demokrasi di Manokwari yang menjadi korban pengeroyokan anggota kepolisian//ISTIMEWA

MANOKWARI, satukanindonesia.com – Deflisen Pahala atau yang biasa sampah Galang (32), salah satu aktivis Anti Korupsi, Hak Asasi Manusia (HAM), dan Demokrasi di Manokwari resmi mempolisikan sejumlah anggota kepolisian, ke Polda Papua Barat.

Berdasarkan laporan polisi dengan Nomor LP/B/318/X/2025/SPKT/POLDA PAPUA BARAT tanggal 01 Oktober 2025 pukul 14.00 WIT.

Korban telah melaporkan dugaan tindak pidana pengeroyokan atau UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KPHP sebagaiman dimaksud dalam Pasal 170 KUHP.

Kasus Pengeroyokan terjadi di Jln Wosi, distrik Manokwari Barat, kabupaten Manokwari. Dan sejumlah anggota kepolisian yang dilaporkan berinsial DR, A, dan FLO.

Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada Selasa (30/09/2025) sekira pukul 01.20 WIT malam di tempat Bilyard, kemudian pelaku FLO mendatangi korban dan berbicara kepadanya.

Tiba-tiba korban di tendang oleh FLO di bagian kaki kiri sebanyak tiga kali, dan sempat dilerai oleh rekan-rekan dari korban maupun pelaku.

Selanjutnya, korban mencoba mendatangi FLO untuk berbicara secara baik tetapi korban dipukul di bagian wajah. Korban pun berupaya menghindar, karena pelaku FLO diduga dipengaruhi minuman keras (Miras).

30 menit kemudian, korban sedang menelpon tepat dibelakang lokasi Bilyard. Lalu pelaku A datang menarik korban ke depan lokasi Bilyard, kemudian memukul korban di bagian kepala.

Korban mencoba membalas dengan upaya membela diri, tiba-tiba pelaku A mencabut sebuah sangkur dan menusuk korban di bagian di perut. Kemudian pelaku A dan RD melakukan intimidasi, agar korban mengakui kesalahan yang dilakukan korban di depan umum dan disaksikan oleh dua orang berinsial RS dan JS.

Setelah itu, korban dipukul oleh pelaku DR dan M hingga menyebabkan sekujur wajah korban pun mengalami luka memar.

Menanggapi peristiwa tak terpuji itu, Kuasa Hukum korban pengeroyokan, Yohanes Akwan, S.H, MAP, C. L. A mendesak, semua pelaku yang terlibat dapat di proses hukum.

“Kami selaku kuasa hukum menyatakan, keprihatinan dan kecaman keras atas tindakan penganiayaan secara membabi buta yang dilakukan oleh oknum aparat kepolisian terhadap seorang aktivis anti-korupsi, hak asasi manusia dan demokrasi di Manokwari,”tegasnya kepada wartawan, Kamis (02/10/2025).

Menurutnya, tindakan represif yang dilakukan secara terang-terangan di muka umum ini merupakan pelanggaran hukum dan bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang sesungguhnya tidak dapat ditoleransi dalam Negara hukum.

“Oleh karena itu, kami mendesak penyidik dan aparat penegak hukum untuk segera memproses para oknum pelaku kekerasan tersebut, agar tidak terjadi lagi tindakan sewenang-wenang terhadap warga sipil, khususnya mereka yang sering menyuarakan kepentingan publik,”ujar Akwan.

Sebagai Direktur Eksekutif YLBH Sisar Matiti, ia juga meminta, semua pihak yang terlibat di proses tanpa pandang bulu.

“Termasuk oknum Polisi Wanita (Polwan) yang dipengaruhi minuman keras alias mabuk dan melakukan pengasutan, sehingga terjadi pengeroyokan terhadap klien kami harus diproses. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,”pungkasnya.

Atas tindakan secara melawan hukum dari Oknum aparat kepolisian itu, Pengacara Muda Asli Papua menegaskan lagi, Propam Polda dan penyidik tindak tegas para pelaku.

“Karena tindakan ini yang selalu membuat institusi kepolisian jadi tidak baik di mata publik. Sudah saatnya bersih-bersih tindakan oknum polisi yang berlaga preman,”tandas Akwan. [/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Aktivis Anti KorupsiGalangHak Asasi Manusia (HAM)pengeroyokanPolisi
ShareTweetSend

Related Posts

Polisi kantongi Identitas Pelaku Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

Polisi kantongi Identitas Pelaku Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

September 11, 2026
Sekda Kota Bekasi, Junaedi Buka Pelatihan Kota HAM, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Inklusif

Sekda Kota Bekasi, Junaedi Buka Pelatihan Kota HAM, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Inklusif

September 4, 2026
Penyelesaian Konflik Papua, Pemerintah Harus Prioritas Perlindungan Warga Sipil

Penyelesaian Konflik Papua, Pemerintah Harus Prioritas Perlindungan Warga Sipil

Juli 15, 2026

Menteri HAM Larang Begal Ditembak, Polisi: Keselamatan Warga yang Utama!

Mei 24, 2026

Indonesia Didesak Hentikan Pengamanan Berlebihan Setiap 1 Desember di Tanah Papua

Desember 1, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?