• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
KETIKA NEGERI “FOBIA” PADA KEJUJURAN MAKA MELAYU TEMPATAN TERABAIKAN

KETIKA NEGERI “FOBIA” PADA KEJUJURAN MAKA MELAYU TEMPATAN TERABAIKAN

Oktober 13, 2025
Prabowo Dengarkan Kisah Siswa Sekolah Rakyat di Bali, dari Belajar Membaca hingga Kembali Bersekolah

Prabowo Dengarkan Kisah Siswa Sekolah Rakyat di Bali, dari Belajar Membaca hingga Kembali Bersekolah

Juni 7, 2026
Anggota Komisi VI DPR Dukung Perampingan Anak Usaha BUMN untuk Tingkatkan Daya Saing

Anggota Komisi VI DPR Dukung Perampingan Anak Usaha BUMN untuk Tingkatkan Daya Saing

Juni 7, 2026
ADVERTISEMENT
Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri

Juni 7, 2026
Kemen PPPA dan Kemen P2MI Perkuat Pelindungan PMI Perempuan hingga Tingkat Desa

Kemen PPPA dan Kemen P2MI Perkuat Pelindungan PMI Perempuan hingga Tingkat Desa

Juni 7, 2026
BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Didominasi Berawan pada Minggu

BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Didominasi Berawan pada Minggu

Juni 7, 2026
Diwarnai ‘Walk Out’, Mubes V Kosgoro 1957 Dinilai Cacat Hukum

Diwarnai ‘Walk Out’, Mubes V Kosgoro 1957 Dinilai Cacat Hukum

Juni 7, 2026
Terpilih Secara Aklamasi di Mubes V Kosgoro 1957, Sari Yuliati resmi pimpin PPK Kosgoro 1957 Periode 2026–2031

Terpilih Secara Aklamasi di Mubes V Kosgoro 1957, Sari Yuliati resmi pimpin PPK Kosgoro 1957 Periode 2026–2031

Juni 6, 2026
Pemprov DKI Bersama BMKG Siapkan Sistem Peringatan Dini untuk Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat

Pemprov DKI Bersama BMKG Siapkan Sistem Peringatan Dini untuk Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat

Juni 6, 2026
Menteri Imipas Minta Jajarannya Kooperatif ke KPK Pasca-OTT

Menteri Imipas Minta Jajarannya Kooperatif ke KPK Pasca-OTT

Juni 6, 2026
Jaga Kepercayaan Pasar, Menkeu: Pemerintah-BI Solid Kawal Rupiah dan Fiskal

Jaga Kepercayaan Pasar, Menkeu: Pemerintah-BI Solid Kawal Rupiah dan Fiskal

Juni 6, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Juni 7, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ragam Opini

KETIKA NEGERI “FOBIA” PADA KEJUJURAN MAKA MELAYU TEMPATAN TERABAIKAN

[Ragam Opini]

Oktober 13, 2025
in Ragam Opini
0
0
SHARES
30
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

 

Batam, satukanindonesia.com – Di negeri ini, kejujuran sudah berubah menjadi penyakit.
Siapa yang terlalu suka kejujuran akan dikucilkan.
Siapa yang berani berkata apa adanya akan dilabeli provokator.
Dan siapa yang menolak suap, dianggap musuh sistem.

Itulah sebabnya negeri ini tampak damai —
bukan karena bebas dari masalah,
tapi karena orang-orang yang suka kejujuran sudah kehabisan tempat untuk berdiri.

Ketika yang Suka Kejujuran Dianggap Ancaman

Lihatlah Batam.
Ketika mafia lahan dan pejabat rakus bersekongkol melecehkan tokoh Melayu dan menenggelamkan kasus Purajaya,
selalu ada satu-dua orang yang masih suka kejujuran.
Mereka menulis laporan, mengumpulkan bukti, dan berbicara dengan hati.

Dan seperti biasa — negeri ini tidak suka pada mereka.
Sebab suara jujur membuat mafia gelisah dan koruptor sulit tidur.

Akhirnya mereka diserang: diintimidasi, dikriminalisasi, difitnah.
Pola klasik negeri ini: kalau tak bisa dibeli, ya harus dibungkam.

Negara yang Gagap Melihat Keberanian

Lucunya, banyak pejabat gagap menghadapi keberanian yang lahir dari kejujuran.
Mafia mengatur alur dari balik siraman uang.
Pejabat daerah menunggu instruksi pusat.
Polisi tak berpihak pada pelapor, jaksa pura-pura tak tahu siapa yang harus dijerat,
dan hakim menunggu “petunjuk” — dengan indikator ketebalan amplop.
Semakin tebal, semakin jelas arah putusannya.

Sementara itu, rakyat Melayu menatap reruntuhan Hotel Purajaya —
lambang kerja keras dan marwah Melayu yang dihancurkan begitu saja.
Negara memilih diam, karena suara Melayu dianggap mengganggu “rencana investasi besar”.

Melayu: Sabar, Tapi Tidak Buta

Melayu memang sabar, tapi tidak bodoh.
Mereka tahu siapa yang bermain, siapa yang mencuri hak, siapa yang bertindak tanpa dasar hukum.
Dari Batam sampai pulau-pulau kecil Kepri, ketegangan makin terasa.
Rakyat hanya menunggu waktu.

Dan sejarah selalu berpihak pada mereka yang menunggu dengan keyakinan,
bukan pada yang menindas dengan kekuasaan.

Ketika Mafia Mengatur Negara

Kita kini hidup di masa aneh.
Mafia punya nyali gila, pejabat punya kepentingan,
rakyat hanya punya kesabaran.
Tapi kesabaran juga punya batas.

Hukum berubah jadi dagangan;
pasal diputar sesuai pesanan;
sanksi dihapus dengan sumbangan.
Yang lebih mengerikan — banyak pejabat tidak lagi malu.
Sebab di republik ini, rasa malu dianggap penghambat karier.

Mereka lupa, bangsa ini dibangun oleh orang-orang yang mencintai kejujuran —
oleh Melayu yang menanamkan bahasa persatuan, adab, dan rasa hormat ke seluruh Nusantara.
Ironisnya, bangsa yang mewarisi nilai-nilai itu justru menendang pemilik akarnya keluar dari tanah sendiri.

Prabowo dan Cermin Retak di Kepri

Presiden Prabowo bicara besar tentang kehormatan, kedaulatan, dan keadilan.
Namun di Kepri, tiga kata itu tinggal jargon.
Presiden Prabowo senang teriak soal anti korupsi.
Namun di Batam, korupsi adalah otak sistim.
Rakyat Melayu menunggu — bukan kata-kata, tapi tindakan.

Laporan pidana sudah masuk.
Laporan ke KPK sudah diterima.
Aparat tinggal bergerak.

Pertanyaannya:
Beranikah mereka menyentuh yang besar di balik layar?
Ataukah kita akan kembali menyaksikan babak lama:
yang kecil ditangkap, yang besar diselamatkan?

Bangsa yang Takut pada Cermin

Negeri ini bukan takut pada korupsi.
Ia takut pada cermin kejujuran.
Sebab di sana, wajah sendiri terlihat kotor.

Rakyat Melayu di Batam dan Kepri kini memegang cermin itu tinggi-tinggi.
Mereka tidak menuntut uang atau jabatan —
mereka hanya menuntut satu hal: kejujuran yang tidak bisa dibeli.

Dan justru itulah yang paling menakutkan bagi bangsa yang terbiasa berdusta.

Penutup: Marwah Tak Bisa Dibungkam

Purajaya bisa dirobohkan,
tapi marwah Melayu tidak bisa dikubur.
Ia hidup di setiap lidah yang masih suka kejujuran,
di setiap mata yang menolak tunduk pada ketidakadilan.

Negeri ini mungkin bisa memenjarakan orang yang suka kejujuran,
tapi tidak bisa memenjarakan ingatan rakyat terhadap kebenaran.

Dan bila gelombang keadilan datang,
ia tidak akan lahir dari istana,
melainkan dari laut Melayu yang selama ini dikotori negara.

Karena di sana, kebenaran sedang menunggu ombak berikutnya.
Dan ombak — seperti Melayu — tidak pernah benar-benar diam.
Ia hanya menunggu.
Dan ombak besar pasti akan datang.

 

Oleh: Monica Nathan

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Hotel Pura Jaya BatamMelayuMonica Nathan
ShareTweetSend

Related Posts

Kasus Purajaya: Kejahatan Menghapus Histori Pengusaha Melayu Pribumi di Kepri Bukti Pemerintah Takluk di Bawah Mafia Tanah

Kasus Purajaya: Kejahatan Menghapus Histori Pengusaha Melayu Pribumi di Kepri Bukti Pemerintah Takluk di Bawah Mafia Tanah

Oktober 16, 2025
Kezaliman di Tanah Melayu: Perobohan Hotel Pura Jaya Batam Dikecam Tokoh Adat, Mafia Lahan Wajib di Usir Secara Adat

Kezaliman di Tanah Melayu: Perobohan Hotel Pura Jaya Batam Dikecam Tokoh Adat, Mafia Lahan Wajib di Usir Secara Adat

Oktober 12, 2025
NEGARA HUKUM, HOBI MENENGGELAMKAN KASUS

NEGARA HUKUM, HOBI MENENGGELAMKAN KASUS

Oktober 9, 2025

BP Batam dan Halusinasi Pertumbuhan Ekonomi

September 22, 2025

Pantun Dari Kepri: Teguh Bermarwah Kini Mulai Pudar Dirusak Penjilat dan Mafia

September 12, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?