• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Anggota Komisi II DPR Desak Kemendagri Investigasi ASN Terima Honor Rp9,5 Miliar dalam Setahun

Anggota Komisi II DPR Desak Kemendagri Investigasi ASN Terima Honor Rp9,5 Miliar dalam Setahun

Juni 24, 2026
Anggota Komisi II DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang Rencana Kenaikan Gaji Kepala Daerah

Anggota Komisi II DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang Rencana Kenaikan Gaji Kepala Daerah

Agustus 10, 2026
Kapolda Kepri Ikuti Konferensi Pers Pengungkapan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Batam

Kapolda Kepri Ikuti Konferensi Pers Pengungkapan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Batam

Agustus 10, 2026
ADVERTISEMENT
WPNCL Lakukan Pembenahan Struktur Organisasi

WPNCL Lakukan Pembenahan Struktur Organisasi

Agustus 10, 2026
Dunia Mengenal Papua Lewat Lensa Kolonial : Romantisme Ilmu Pengetahuan atau Eksploitasi Budaya?

Dunia Mengenal Papua Lewat Lensa Kolonial : Romantisme Ilmu Pengetahuan atau Eksploitasi Budaya?

Agustus 10, 2026
63 Persen Respon Kepuasan Publik terhadap Kepemimpinan Prabowo-Gibran

63 Persen Respon Kepuasan Publik terhadap Kepemimpinan Prabowo-Gibran

Agustus 10, 2026
Masalah Lingkungan dan Tanah Adat Ditampilkan Lewat Festival Film Papua 2026

Masalah Lingkungan dan Tanah Adat Ditampilkan Lewat Festival Film Papua 2026

Agustus 10, 2026
Perkuat Konsolidasi, KO’SAPA Siapkan Generasi Baru sebagai Penerus Gerakan Budaya

Perkuat Konsolidasi, KO’SAPA Siapkan Generasi Baru sebagai Penerus Gerakan Budaya

Agustus 9, 2026
Konsensus Pernyataan anti-rudal Tiongkok Forum Kepulauan Pasifik Gagal

Konsensus Pernyataan anti-rudal Tiongkok Forum Kepulauan Pasifik Gagal

Agustus 9, 2026
Dokumenter Film Pesta Babi Raih Dua Award, Victor Mambor : Orang Papua Masih Terdiskriminasi

Dokumenter Film Pesta Babi Raih Dua Award, Victor Mambor : Orang Papua Masih Terdiskriminasi

Agustus 9, 2026
Sebelum Penembakan, Kabid Humas Polda : Wamenpar RI Tinggalkan Jayawijaya

Sebelum Penembakan, Kabid Humas Polda : Wamenpar RI Tinggalkan Jayawijaya

Agustus 9, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Agustus 10, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Anggota Komisi II DPR Desak Kemendagri Investigasi ASN Terima Honor Rp9,5 Miliar dalam Setahun

(Politik)

Juni 24, 2026
in Politik
0
0
SHARES
13
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi ASN/Istimewa

Jakarta, satukanindonesia.com – Anggota Komisi II DPR RI, Eka Widodo, mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) segera melakukan investigasi menyeluruh atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dugaan kejanggalan pencairan anggaran di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.

Desakan tersebut muncul setelah BPK menemukan adanya seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tercatat menerima pembayaran honorarium hingga 900 kali dalam satu tahun anggaran dengan nilai total mencapai Rp9,5 miliar.

Eka menilai temuan itu merupakan indikasi serius yang tidak bisa dianggap sebagai kesalahan administratif biasa. Menurutnya, perlu ada penelusuran mendalam untuk mengetahui bagaimana mekanisme pencairan anggaran tersebut dapat terjadi dan siapa saja pihak yang bertanggung jawab.

“Kemendagri harus segera turun tangan dan melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap temuan ini. Perlu ditelusuri bagaimana mekanisme pencairan anggaran tersebut bisa terjadi, siapa saja yang terlibat, serta apakah terdapat kelemahan sistem pengawasan internal di lingkungan pemerintah daerah,” ujar Eka dalam keterangannya di Jakarta, dilansir dari indoposco, Selasa (23/6/2026).

Politikus Fraksi PKB itu menegaskan, hasil investigasi harus mampu mengungkap akar persoalan, termasuk kemungkinan adanya penyimpangan, manipulasi data, maupun praktik kecurangan dalam proses pencairan anggaran.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, apabila ditemukan unsur kesengajaan yang menyebabkan kerugian negara, aparat penegak hukum harus bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat.

“Jika ditemukan unsur kesengajaan, manipulasi data, atau tindakan fraud yang merugikan keuangan negara, maka para pelaku harus dijerat dengan pidana. Tidak boleh ada toleransi terhadap praktik-praktik yang berpotensi merugikan uang rakyat,” tegasnya.

Eka menilai kasus yang terjadi di Kutai Kartanegara harus menjadi alarm bagi seluruh pemerintah daerah di Indonesia untuk memperkuat tata kelola keuangan serta sistem pengawasan internal. Transparansi dan akuntabilitas, kata dia, menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya penyimpangan penggunaan anggaran negara.

“Kasus ini harus menjadi pelajaran bagi seluruh pemerintah daerah. Pengelolaan anggaran negara harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Lebih lanjut, Komisi II DPR RI berkomitmen terus mendorong penguatan sistem pengawasan dan tata kelola pemerintahan daerah guna memastikan setiap penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta terhindar dari praktik penyelewengan.

Kasus dugaan pembayaran honor ASN hingga ratusan kali dalam satu tahun tersebut kini menjadi sorotan publik dan diharapkan dapat segera diusut tuntas untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan daerah.(***)

Komentar Facebook

Tags: Anggota Komisi II DPR RIASNBadan Pemeriksa Keuangan (BPK)Eka Widodo
ShareTweetSend

Related Posts

Anggota Komisi II DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang Rencana Kenaikan Gaji Kepala Daerah

Anggota Komisi II DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang Rencana Kenaikan Gaji Kepala Daerah

Agustus 10, 2026
Anggota DPR Tegaskan PPPK Adalah Aset Negara Bukan Beban APBN

Anggota DPR Tegaskan PPPK Adalah Aset Negara Bukan Beban APBN

Juni 10, 2026
Anggota Komisi II DPR Sambut Gagasan Pengawas Dana Kampanye, Dorong Reformasi Demi #PemiluBersih

Anggota Komisi II DPR Sambut Gagasan Pengawas Dana Kampanye, Dorong Reformasi Demi #PemiluBersih

Juni 6, 2026

Menkum Tegaskan ASN Jangan Main-Main dengan Layanan Publik di Tengah Maraknya Kasus Korupsi

Juni 5, 2026

Jakarta Masih Ibu Kota, Anggota DPR Ingatkan IKN Jangan Sampai Jadi Kota Hantu

Mei 17, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?