
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Pengembangan 10 destinasi pariwisata prioritas membutuhkan dukungan agar dapat menarik jumlah wisatawan mancanegara, salah satunya adalah dengan meningkatkan aksesibilitas menuju destinasi wisata. Hal ini disampaikan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dalam merespon isu-isu aktual nasional di Gedung Parlemen, Kamis (01/11/18).
10 destinasi pariwisata prioritas yang dimaksud Bamsoet adalah Danau Toba di Sumatera Utara, Pulau Belitung, Tanjung Lesung di Banten, Kepulauan Seribu di DKI Jakarta, Candi Borobudur di Jawa Tengah, Gunung Bromo di Jawa Timur, Lombok di Nusa Tenggara Barat, Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur, Taman Nasional Wakatobi di Sulawesi Tenggara, dan Morotai di Maluku Utara. Borobudur, Danau Toba, Bromo Tengger Semeru, Pulau Komodo, Kepulauan Seribu, Tanjung Kelayang, Mandalika, Wakatobi, Morotai, dan Tanjung Lesung.
Bamsoet mendorong Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) untuk meningkatkan aksesibilitas menuju destinasi wisata seperti bandara dan jalan tol, mengingat pembangunan 10 destinasi wisata perlu dilakukan secara bertahap dan kerja sama antara semua pihak.
Selain itu, menurut Bamsoet, Kemenpar dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga perlu melakukan kerja sama dengan maskapai penerbangan dan biro perjalanan dalam dan luar negeri dalam rangka mempromosikan daerah wisata terutama 10 destinasi wisata yang ingin dikembangkan.
Untuk meningkatkan pertumbuhan wisatawan mancanegara sesuai target yang sudah ditentukan, Ketua DPR RI juga mendorong Kemenpar bekerja sama dengan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) untuk memanfaatkan dan melaksanakan fasilitas dan jalan yang telah disiapkan pemerintah mengenai fasilitas promosi, fasilitas bebas visa, dan fasilitas pariwisata lain.
Sebelumnya, Buku “ The 10 New Bali” diluncurkan secara resmi di Singapura, Jumat (26/10/2018), tepatnya di Hotel Fairmont oleh Wakil Dubes Indonesia untuk Singapura, Didik Eko Pujianto, bersama dengan Ketua Tim Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Prioritas-Kementerian Pariwisata, Hiramsyah S Thaib.













