• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kodam XVII Cenderawasih Didesak Ungkap Pelaku Bom Molotov Kantor Redaksi Jubi

Kodam XVII Cenderawasih Didesak Ungkap Pelaku Bom Molotov Kantor Redaksi Jubi

Februari 7, 2025
Bantah Isu Indonesia Gelap, Presiden Prabowo Tunjukkan Investasi IWIP 20 Miliar Dolar AS

Bantah Isu Indonesia Gelap, Presiden Prabowo Tunjukkan Investasi IWIP 20 Miliar Dolar AS

Oktober 8, 2026
Presiden Prabowo Komitmen Amankan Semua Investasi Asing di Indonesia

Presiden Prabowo Komitmen Amankan Semua Investasi Asing di Indonesia

Oktober 8, 2026
ADVERTISEMENT
DPD RI Desak Audit Ketenagakerjaan Sektor Migas di Papua Barat

DPD RI Desak Audit Ketenagakerjaan Sektor Migas di Papua Barat

Oktober 8, 2026
Presiden Prabowo Luncurkan Belasan Proyek Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun di Maluku Utara

Presiden Prabowo Luncurkan Belasan Proyek Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun di Maluku Utara

Oktober 8, 2026
Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Oktober 8, 2026
Pemimpin MSG Membahas Papua Barat dalam Pertemuan Pre-COP31

Pemimpin MSG Membahas Papua Barat dalam Pertemuan Pre-COP31

Oktober 8, 2026
Peran Tim Terpadu Dipertanyakan, Saksi Ahli: Pengamanan Sengketa Bukan Tugasnya

Peran Tim Terpadu Dipertanyakan, Saksi Ahli: Pengamanan Sengketa Bukan Tugasnya

Oktober 8, 2026
Prediksi BMKG: Hujan Ringan Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia Kamis 8 Oktober 2026, Waspadai Potensi Petir dan Awan Cumulonim

Prediksi BMKG: Hujan Ringan Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia Kamis 8 Oktober 2026, Waspadai Potensi Petir dan Awan Cumulonim

Oktober 8, 2026
Wakil Komisi XII DPR Dukung Peningkatan Produksi Migas Nasional untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Kurangi Impor

Wakil Komisi XII DPR Dukung Peningkatan Produksi Migas Nasional untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Kurangi Impor

Oktober 8, 2026
Warga Vanuatu Mendapat Pelayanan Kesehatan dari Indonesia

Warga Vanuatu Mendapat Pelayanan Kesehatan dari Indonesia

Oktober 8, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Kodam XVII Cenderawasih Didesak Ungkap Pelaku Bom Molotov Kantor Redaksi Jubi

[Daerah]

Februari 7, 2025
in Daerah, News
0
0
SHARES
79
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO : Koalisi Advokasi Keadilan dan Keselamatan Jurnalis di Tanah Papua saat menemui Wakil Komandan Polisi Militer Kodam XVII Cenderawasih, Letkol CPM Agustinus K Lerebulandi di Markas Pomdam XVII Cenderawasih, Kota Jayapura, Provinsi Papua//istimewa

JAYAPURA, SatukanIndonesia.com – Guna menedesak pengungkapan kasus bom molotov kantor Redaksi Jubi, Koalisi Advokasi Keadilan dan Keselamatan Jurnalis di Tanah Papua yang terdiri dari jurnalis dan pembela Hak Asasi Manusia menemui Kodam XVII Cenderawasih di kota Jayapura, provinsi Papua, Selasa (04/02/2025).

Hal itu disampaikan kuasa hukum Koalisi Advokasi Keadilan dan Keselamatan Jurnalistik di Tanah Papua, Simon Pattiradjawane melalui siaran pers yang diterima media ini, Kamis (06/02/2025).

“Kami datang perkembangan kasus teror bom molotov Jubi, yang dilimpahkan Kepolisian Daerah Papua ke Kodam XVII Cenderawasih. Kami berharap kasus ini bisa segera diungkap dan pelakunya diproses hukum,”katanya.

Tim koalisi bertemu Wakil Komandan Polisi Militer Kodam XVII Cenderawasih, Letkol CPMAgustinus K Lerebulan sekitar pukul 11.39 WP. Simon lalu menunjukan SP2HP yang diterbitkan Kepolisian Daerah (Polda) Papua per tanggal 23 Januari 2025. Surat itulah yang menyatakan pelimpahan kasus teror bom molotov Jubi dari Polda Papua ke Pomdam XVII Cenderawasih.

Pelemparan bom molotov ke Kantor Redaksi Jubi di Kota Jayapura terjadi pada 16 Oktober 2024. Sekitar pukul 03.15 WP, dua pelaku melakukan pelemparan molotov ke halaman Kantor Redaksi Jubi di Jalan SPG Taruna Waena. Sejumlah dua mobil operasional Jubi rusak karena terbakar, menyebabkan kerugian sekitar Rp300 juta.

Di lokasi, polisi menemukan serpihan pecahan botol kaca yang diduga bom molotov dan bekas keset kain perca yang diduga dijadikan sumbu.

Pelemparan molotov itu dilaporkan kepada Kepolisian Daerah Papua dengan nomor laporan polisi:LP/B/128/X/2024/SPKT/Polda Papua, dan dicatat sebagai kasus tindak pidana dengan sengaja menimbulkan kebakaran sebagaimana dimaksud Pasal 180 jo Pasal 55 KUHP.

Pada 22 Januari 2025, Penyidik Polda Papua melimpahkan berkas perkara kasus pelemparan bom molotov di Kantor Redaksi Jubi ke Detasemen Polisi Militer atau Denpomdam XVII Cenderawasih. Pelimpahan berkas perkara itu tertuang dalam SP2HP Nomor: B/25/1/RES.1.13./2025/Ditreskrimum tertanggal 23 Januari 2025.

Wakil Komandan Polisi Militer Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Cpm Agustinus K Lerebulan meminta, agar tim koalisi menemui Asisten Intelijen Kodam XVII Cenderawasih. Lerebulan menyampaikan kasus itu sedang ditangani di Kodam XVII Cenderawasih.

Lerebulan menyatakan tidak berwenang menjelaskan soal penyelidikan kasus teror bom molotov Jubi. Akan tetapi, ia mengatakan, apabila kasus itu sudah dilimpahkan ke Pomdam XVII Cenderawasih, kasus itu tentu akan diproses hingga persidangan.

“Saya tidak punya hak untuk bicara. Tapi kalau sudah di kami, sudah pasti akan diproses hukum,”ujarnya.

Pada pukul 13.50 WP, Koalisi Advokasi Keadilan dan Keselamatan Jurnalis di Tanah Papua sekitar pukul 13.50 WP bertemu dengan Asisten Intelijen Kodam XVII Cenderawasih, Kolonel Inf Luhut Bernardus Sidabariba, Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Letkol Inf Candra Kurniawan, dan dua anggota TNI lainnya.

Dalam pertemuan itu, Simon meminta, tim investigasi yang dibentuk Kodam XVII Cenderawasih dapat mengungkap pelaku teror bom molotov ke Kantor Redaksi Jubi tersebut.

Lanjut, Simon meminta, Kodam XVII Cenderawasih agar secara terbuka menyampaikan hasil investigasi kasus itu. Sambungnya, apabila kasus itu dilimpahkan dari Polda Papua ke Kodam XVII Cenderawasih, tentu ada dugaan keterlibatan perjurit TNI dalam kasus tersebut. Maka, koalisi akan menunggu hasil investigasi Kodam XVII Cenderawasih.

“Kami berharap Kodam XVII Cenderawasih dapat mengungkap apakah benar pelaku dari anggota TNI melakukan teror bom molotov ke Kantor Redaksi Jubi. Kami minta hasil investigasi disampaikan secara terbuka, cepat, dan bisa diumumkan siapa pelakunya,”kata Simon.

Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Letkol Inf Candra Kurniawan dalam pertemuan itu mengatakan, Polda Papua memang telah melimpahkan kasus teror bom Molotov Jubi ke Kodam XVII Cenderawasih.

Dikatakannya, dalam pelimpahan itu Polda Papua hanya melimpahkan Berkas Acara Pemeriksaan Saksi, rekaman CCTV, dan hasil sampel hasil pemeriksaan bom molotov tersebut.

Candra menjelaskan tidak ada pelimpahan tersangka dari Polda Papua. Akan tetapi, Candra mengatakan tim investigasi Kodam XVII Cenderawasih sedang bekerja guna mengungkap pelaku kasus pelemparan bom molotov Jubi.

Ia mengatakan apabila ada anggota TNI yang terlibat, pelaku akan diproses hukum. Ia meminta agar semua pihak tidak membuat asumsi bahwa pelaku teror bom molotov dari pihak TNI tanpa ada bukti-bukti yang kuat.

Candra menyatakan, kasus itu sudah menjadi atensi Kodam XVII Cenderawasih. Menurut Candra, Pangdam XVII Cenderawasih telah meminta tim investigasi mengungkap kasus pelemparan bom molotov ke Kantor Redaksi Jubi.

Ia meminta semua pihak bersabar dan menunggu proses investigasi yang sedang dilakukan Kodam XVII Cenderawasih. Menurutnya, hasil investigasi itu akan disampaikan secara terbuka.

“Investigasi sedang berlangsung. Jadi, jangan disimpulkan pelaku itu TNI. Tetapi, kalau terbukti dari TNI akan kita proses hukum,”kata Candra.

Pemimpin Redaksi Jubi, Jean Bisay menghargai proses investigasi yang sedang dilakukan pihak Kodam XVII Cenderawasih. Bisay mengatakan tim koalisi akan terus mengawal kasus teror bom Molotov ke Kantor Redaksi Jubi.

Bisay berharap, Kodam XVII Cenderawasih secepatnya bisa mengungkap kasus teror bom molotov Jubi. Bisay meyakini Kodam XVII Cenderawasih bisa mengungkap kasus kasus teror bom molotov ke Kantor Redaksi Jubi.

“Kita menghargai proses investigasi. Kita sebagai korban memberikan waktu kepada teman-teman Kodam XVII Cenderawasih untuk bekerja mengungkap kasus teror bom molotov Jubi. Prinsipnya, kami menunggu, mengawal, dan mendorong biar mereka bekerja secara profesional. Kami tentu kasih waktu, kami tetap kawal bersama tim koalisi. Saya yakin Kodam XVII Cenderawasih bekerja profesional,”kata Bisay.

Ketua Asosiasi Wartawan Papua atau AWP, Elisa Sekenyap mengatakan, pihaknya akan terus mengawal proses pengungkapan kasus teror bom molotov Jubi. Sekenyap mengatakan kasus teror bom molotov itu sangat mempengaruhi tugas jurnalistik di Tanah Papua.

“Pengungkapan yang sangat lama. Itu sudah sangat mengganggu tugas-tugas jurnalis. Kami harap Kodam XVII Cenderawasih segera mengungkap kasus ini secara terang benderang, siapa pelaku. Supaya teman-teman jurnalis di lapangan kerja juga dengan bebas, tanpa gangguan pihak-pihak tertentu,”kata Sekenyap.

Sekenyap juga, meminta agar hasil investigasi disampaikan secara terbuka ke publik.

“Proses investigasi segera diselesaikan pihak Kodam XVIInCenderawasih. Saya harap tim investigasi yang telah dibentuk Kodam XVII Cenderawasih dalam waktu dekat segara bisa ungkap kasus ini,”tukasnya. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Kodam XVII Cenderawasih di kota JayapuraKodam XVIInCenderawasih.Pelaku Bom MolotovProvinsi Papua.
ShareTweetSend

Related Posts

Empat Daerah di Provinsi Papua Telah Laksanakan Program Makan Bergizi Gratis

Empat Daerah di Provinsi Papua Telah Laksanakan Program Makan Bergizi Gratis

April 8, 2025
Dalam 6 Bulan Kasus HIV/AIDS di Kepulauan Yapen Meningkat

Dalam 6 Bulan Kasus HIV/AIDS di Kepulauan Yapen Meningkat

Februari 13, 2025
Diduga Cabuli Wanita Muda di Jayapura, NA Tak Berkutik saat Diringkus Polisi

Diduga Cabuli Wanita Muda di Jayapura, NA Tak Berkutik saat Diringkus Polisi

Juli 31, 2024

DPD Provinsi Papua Komisi Nasional Pilkada Independen RI Dorong Warga Yang Maju Pilkada Melalui Jalur Independen

Agustus 15, 2024

Dapil dan Alokasi Kursi DPRD Provinsi Pada Pemilu 2024 Dari Provinsi Papua Tengah

Maret 16, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?