
Jakarta, SatukanIndonesia.Com –Komisi XI Bidang Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mendukung Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan yang dicananangkan oleh Gubernur Bank Indonesia (BI).
Ketua XI Bidang Keuangan, Andreas Eddy Susetyo, menyatakan belajar dari pengalaman penanganan pandemi COVID-19 ternyata Indonesia berhasil di dalam penanganannya.
Karena dalam keberhasilan penanganan COVID-19, Indonesia mempunyai dua senjata yaitu modal sosial gotong royong dan pemanfaatan teknologi digital atau digitalisasi.
Demikian disampaikan Andreas Eddy Susetyo dalam acara Kick Off “Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan” yang dihadiri Gubernur BI, Perry Warjiyo, dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Jakarta, Rabu (10/8/20222)
“Komisi XI DPR RI sangat mendukung sekali Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan. Bukan karena kami mitra dari pemerintah, tapi mulai dari Kementerian Keuangan dengan kebijakan fiskal, BI dengan kebijakan moneter, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyangkut kebijakan yang sifatnya mikroprudensial, BAPPENAS yang menangani perencanaan, tapi dukungan penting demi sinergitas menangani persoalan inflasi di sektor pangan,” jelanya.
Andreas mengungkapkan sebagai wakil rakyat pihaknya akan selalu turun ke bawah guna menyerap dan merasakan denyut kehidupan hingga keluh kesah masyarakat.
Kolaborasi dan sinergitas antar-stakeholder menurutnya ternyata membuahkan hasil terbaik, yakni berupa terkendalinya inflasi pangan, sehngga tidak menambah beban masyarakat akan lonjakan harga-harga komoditas pangan.
“Kita sudah sepakat, fungsi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) di kebijakan fiskal, sebagai fungsi shock absorber yang menahan gejolak, tetapi kita juga harus memperhatikan APBN kita yang kredibel dan sustainable. Nah itu memang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang luar biasa besar untuk sama-sama kita selesaikan,” tukasnya.(***)













