• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Siswa Bunuh Diri, KPAI: Diduga Karena Banyak Tugas Sekolah

Siswa Bunuh Diri, KPAI: Diduga Karena Banyak Tugas Sekolah

Oktober 31, 2020
Mendag Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual demi Daya Saing Produk Indonesia

Mendag Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual demi Daya Saing Produk Indonesia

Agustus 6, 2026
DPR Sebut Wacana Presiden Prabowo Jembatani Dialog Korea Sesuai Politik Bebas Aktif

DPR Sebut Wacana Presiden Prabowo Jembatani Dialog Korea Sesuai Politik Bebas Aktif

Agustus 6, 2026
ADVERTISEMENT
Bahlil Ungkap Arahan Presiden soal Listrik dan Harga BBM

Bahlil Ungkap Arahan Presiden soal Listrik dan Harga BBM

Agustus 6, 2026
Ketua DPC PKB Batam Hendrik sekaligus anggota DPRD dari fraksi PKB Kota Batam Gelar Reses, Warga Patam Indah Sampaikan Berbagai Usulan Pembangunan

Ketua DPC PKB Batam Hendrik sekaligus anggota DPRD dari fraksi PKB Kota Batam Gelar Reses, Warga Patam Indah Sampaikan Berbagai Usulan Pembangunan

Agustus 6, 2026
Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Modus Kejahatan Digital Love Scamming

Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Modus Kejahatan Digital Love Scamming

Agustus 6, 2026
BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Jakarta Cerah Berawan pada Kamis Pagi

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Jakarta Cerah Berawan pada Kamis Pagi

Agustus 6, 2026
Perkuat SDM Papua, Ketua Komite III DPD RI Mendorong Reformasi Tata Kelola Dana Otsus

Perkuat SDM Papua, Ketua Komite III DPD RI Mendorong Reformasi Tata Kelola Dana Otsus

Agustus 6, 2026
Ramai Serangan ke PLN, PLN WATCH Desak Presiden Tetapkan PLN Jadi Objek Vital Khusus

Ramai Serangan ke PLN, PLN WATCH Desak Presiden Tetapkan PLN Jadi Objek Vital Khusus

Agustus 5, 2026
LPM RI Gelar Pelantikan & Rakernas di Bandung, Gubernur KDM Apresiasi & Siap Dukung

LPM RI Gelar Pelantikan & Rakernas di Bandung, Gubernur KDM Apresiasi & Siap Dukung

Agustus 5, 2026
DLH Kota Bekasi Tindak Lanjuti Indikasi Pencemaran Kali Cileungsi Berdasarkan Hasil Pemantauan dan Uji Laboratorium

DLH Kota Bekasi Tindak Lanjuti Indikasi Pencemaran Kali Cileungsi Berdasarkan Hasil Pemantauan dan Uji Laboratorium

Agustus 5, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Siswa Bunuh Diri, KPAI: Diduga Karena Banyak Tugas Sekolah

[Nasional]

Oktober 31, 2020
in Nasional
0
0
SHARES
376
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Komisioner KPAI Retno Listyarti mengatakan insiden siswa bunuh diri diduga dipicu dari banyaknya tugas sekolah secara daring.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Komisi Perlindungan Anak (KPAI) kembali menyampaikan kabar duka atas wafatnya seorang siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) di wilayah Tarakan, Kalimantan Utara berinisial AN (15) yang diduga melakukan bunuh diri.

Komisioner KPAI Retno Listyarti menerangkan bahwa insiden itu diduga dipicu dari banyaknya tugas sekolah secara daring yang belum dikerjakan korban sejak tahun ajaran baru. Hal itu kemudian membuat dirinya tak dapat mengikuti ujian akhir semester.

“Ibunda korban menjelaskan bahwa AN memang pendiam dan memiliki masalah dengan pembelajaran daring. Anak korban lebih merasa nyaman dengan pembelajaran tatap muka,” kata Retno melalui keterangan resmi, dikutip dari CNNIndonesia.com, Sabtu (31/10/2020).

Menurutnya, pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama ini tidak disertai penjelasan langsung dari guru dan kemudian murid malah dibebankan tugas-tugas yang berat dan sulit untuk dikerjakan.

Dalam keterangannya itu, Retno menjelaskan bahwa pada 26 Oktober 2020, ibu korban mengaku bahwa dirinya mendapat surat dari pihak sekolah yang menyampaikan bahwa AN memiliki sejumlah tagihan tugas pada 11 mata pelajaran.

“Jadi bisa dibayangkan beratnya tugas yang harus diselesaikan AN dalam waktu dekat, kalau rata-rata 3 mata pelajaran saja, ada 33 tugas yang menumpuk selama semester ganjil ini,” ucap dia.

Menurutnya, anak itu sebenarnya tak menyelesaikan tugas bukan karena malas, tapi lantaran tidak paham materi yang diberikan. Di lain sisi, orang tua korban juga tak bisa membantunya karena suatu kondisi yang tidak memungkinkan.

Keluarga pun disebutkan telah berkomunikasi dengan sekolah terkait dengan penugasan yang akhirnya menumpuk itu. Namun, tak ada jawaban pasti terkait dengan kesulitan belajar yang dialami oleh AN.

“Persoalan lain, peranan orang tua ikut membuat siswa banyak tertekan karena mereka memang tidak memiliki kemampuan ikut membimbing atau mengajar,” kata Reno melanjutkan.

Oleh sebab itu, pihak keluarga menduga kuat bahwa surat dari sekolah tersebut turut memicu sang anak sehingga mengakhiri hidupnya. Menurutnya, ada tekanan apabila tugas tak kelar, maka dia tidak bisa melanjutkan ujian akhir semester.

Berdasarkan catatan KPAI, kasus serupa sudah terjadi sebanyak tiga kali, khususnya saat PJJ fase kedua. Pertama, dia menuturkan pada September 2020 lalu, seorang siswa SD diduga dianiaya oleh orang tua sendiri karena sulit diajari saat PJJ.

Kemudian, kasus berikutnya menimpa seorang siswi berumur 17 Tahun asal Kabupaten Gowa yang diduga kuat bunuh diri karena depresi menghadapi tugas-tugas yang menumpuk.

“KPAI mendorong Kemdikbud RI, Kementerian Agama RI, Dinas-dinas Pendidikan dan Kantor Wilayah Kementerian Agama untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada fase kedua yang sudah berjalan selama 4 bulan,” ujar Retno. (CNN/bm)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Bunuh DiriKPAINasional
ShareTweetSend

Related Posts

KPAI Soroti Kasus Kekerasan di Daycare Berulang, Desak Penegakan Hukum dan Evaluasi Menyeluruh

KPAI Soroti Kasus Kekerasan di Daycare Berulang, Desak Penegakan Hukum dan Evaluasi Menyeluruh

April 28, 2026
Polres Metro Bekasi dan Pj. Wali Kota Bekasi Gelar Konferensi Pers Terkait Perkembangan Investigasi Penemuan 7 Mayat Di Kali Bekasi

Polres Metro Bekasi dan Pj. Wali Kota Bekasi Gelar Konferensi Pers Terkait Perkembangan Investigasi Penemuan 7 Mayat Di Kali Bekasi

Oktober 5, 2024
KPAI Temukan Dugaan Eksploitasi Anak Yang Dibayar untuk Jadi Jurkam Pemilu 2024

KPAI Temukan Dugaan Eksploitasi Anak Yang Dibayar untuk Jadi Jurkam Pemilu 2024

Januari 23, 2024

Kasat Narkoba Polrestro Jaktim AKBP Buddy Towoliu Tewas Tertabrak Kereta Api, Diduga Bunuh Diri

April 29, 2023

Ajudan Kapolda Gorontalo Ditemukan Tewas Didalam Mobil, Begini Kronologinya

Maret 28, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?