• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kumpulkan Kekuatan untuk Lawan China! AS, Australia dan Inggris Bentuk Aliansi

Kumpulkan Kekuatan untuk Lawan China! AS, Australia dan Inggris Bentuk Aliansi

September 16, 2021
Anggota Komisi II DPR RI Minta TKD 2027 Perkuat Kemampuan Fiskal Pemerintah Daerah

Anggota Komisi II DPR RI Minta TKD 2027 Perkuat Kemampuan Fiskal Pemerintah Daerah

Agustus 13, 2026
Ahli Hukum dari UGM Dihadirkan dalam Sidang Gugatan SK Bupati Merauke

Ahli Hukum dari UGM Dihadirkan dalam Sidang Gugatan SK Bupati Merauke

Agustus 13, 2026
ADVERTISEMENT
Dubes RI Disambut Baik Gubernur Jenderal Kepulauan Solomon

Dubes RI Disambut Baik Gubernur Jenderal Kepulauan Solomon

Agustus 13, 2026
Komisi Yudisial Pastikan Seleksi Hakim Agung Transparan

Komisi Yudisial Pastikan Seleksi Hakim Agung Transparan

Agustus 13, 2026
PWI Bekasi Raya Tegaskan Komitmen Dukung Hasil Konferprov PWI Jabar 2026

PWI Bekasi Raya Tegaskan Komitmen Dukung Hasil Konferprov PWI Jabar 2026

Agustus 12, 2026
Ketua Komisi II DPR Sambut Baik Upaya Pemerintah Cegah PPPK Dirumahkan

Ketua Komisi II DPR Sambut Baik Upaya Pemerintah Cegah PPPK Dirumahkan

Agustus 12, 2026
Polsek Sekupang Ungkap Kasus Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan atau Jambret yang terjadi di Wlayah Kota Batam

Polsek Sekupang Ungkap Kasus Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan atau Jambret yang terjadi di Wlayah Kota Batam

Agustus 12, 2026
Bupati Hasan Achmad Tekankan Persatuan dalam Musda IV Golkar Kaimana

Bupati Hasan Achmad Tekankan Persatuan dalam Musda IV Golkar Kaimana

Agustus 12, 2026
Jurnalis Tidak Boleh Menjadi Alat Kekuasaan

Jurnalis Tidak Boleh Menjadi Alat Kekuasaan

Agustus 12, 2026
Kemendes PDT Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis Pemulihan Desa

Kemendes PDT Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis Pemulihan Desa

Agustus 12, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Kumpulkan Kekuatan untuk Lawan China! AS, Australia dan Inggris Bentuk Aliansi

[Internasional]

September 16, 2021
in Internasional
0
0
SHARES
152
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Rudal-rudal berkemampuan nuklir (REUTERS/POOL
Rudal-rudal berkemampuan nuklir (REUTERS/POOL

Washington, SatukanIndonesia.com – Amerika Serikat (AS), Australia dan Inggris dilaporkan membentuk aliansi pertahanan nuklir. Ketiganya akan berbagi teknologi canggih, termasuk infrastruktur pertahanan nuklir, dengan tujuan untuk melawan China.

Sumber yang dekat dengan Gedung Putih mengatakan kepada Politico bahwa Presiden Joe Biden akan mengumumkan pakta berbagi teknologi tiga arah itu pada Kamis (16/9/2021) pagi waktu Australia. Ketiga negara akan bertemu untuk membahas berbagai ancaman, termasuk dari Beijing.

Seorang pejabat Gedung Putih yang menolak disebutkan namanya dan seorang staf Kongres mengatakan pakta pertahanan baru itu akan disebut sebagai “AUUKUS”, akronim dari Australia (AU), Inggris atau United Kingdom (UK) dan AS atau United State (US). Baca Juga: AS dan Sekutunya Cari Cara Kendalikan Nuklir Korut
Aliansi ini akan fokus pada berbagi informasi di berbagai bidang seperti artificial intelligence [kecerdasan buatan], keamanan siber, kemampuan serangan jarak jauh, dan bahkan infrastruktur pertahanan nuklir.

Sydney Morning Herald melaporkan Presiden AS Joe Biden dijadwalkan akan menyampaikan pengumuman penting mengenai penguatan aliansi pertahanan ini pada pukul 07.00 pagi. Beberapa menteri kabinet berpangkat tinggi diberikan pengecualian langka dari penguncian ultra-keras Australia untuk menghadiri pertemuan yang diatur dengan tergesa-gesa di ibu kota setempat, Canberra.

Biden diperkirakan akan menyampaikan komentar singkat tentang inisiatif keamanan nasional, sementara hal-hal lain untuk didiskusikan termasuk bagaimana aliansi itu dapat menyerang balik terhadap manuver perdagangan China dan apa yang disebut “serangan zona abu-abu”, peningkatan akses ke teknologi rudal Amerika untuk Australia, penarikan militer yang kontroversial dari Afghanistan, dan sifat ancaman teroris di masa depan.

Meskipun saat ini tidak ada senjata nuklir AS yang ditempatkan di Australia, beberapa pihak berspekulasi bahwa pakta pertahanan baru ini akan melibatkan perluasan infrastruktur rudal Amerika ke benua itu untuk mengatasi dugaan ancaman yang ditimbulkan oleh China.

AS dan China sering saling tuding meningkatkan ketegangan dan perilaku provokatif di kawasan dengan melakukan latihan Angkatan Laut. AS secara teratur melakukan apa yang disebut misi “kebebasan navigasi”, berlayar dengan kapal perang di dekat perairan yang diklaim China di Laut China Selatan, yang dipandang Beijing sebagai tindakan militer yang provokatif. Baca Juga: Arab Saudi Minati Iron Dome Israel?
Washington, sementara itu, menuduh China mengintimidasi tetangganya dengan mengirim kapal dan jet militernya untuk berpatroli di daerah dekat Taiwan, yang dianggap Beijing sebagai bagian integral dari negara itu.

Washington telah meminta sekutunya di kawasan itu untuk membantu melawan apa yang dianggapnya sebagai kekuatan ekspansionis yang mencoba terlibat dalam provokasi. China menyatakan bahwa kehadiran Angkatan Laut AS di Selat Taiwan mengirimkan sinyal yang salah ke Taiwan tentang kemerdekaan, dan bahwa tindakan semacam itu sama halnya “bermain dengan api”.

Meskipun dilaporkan tidak ada penyebutan secara eksplisit tentang China dalam kesepakatan aliansi baru itu, Politico melaporkan peluncuran “AUUKUS” adalah langkah lain oleh sekutu Barat untuk mendorong kembali kebangkitan China di arena militer dan teknologi.

PM Australia Scott Morrison dijadwalkan bertemu dengan Presiden Biden secara langsung untuk pertama kalinya minggu depan. (Nal/SI)

Komentar Facebook

Tags: aliansi pertahanan nuklirAmerika SerikataustralieChinaInggrisnoeclear
ShareTweetSend

Related Posts

Transformasi Mizuda Jadi Inspirasi Walikota Bekasi Mengembangkan Bantargebang Sebagai Kawasan Ekonomi Sirkular

Transformasi Mizuda Jadi Inspirasi Walikota Bekasi Mengembangkan Bantargebang Sebagai Kawasan Ekonomi Sirkular

Juli 1, 2026
Wali Kota dan DPRD Sepakati Langkah Percepatan Pembangunan PSEL Kota Bekasi

Wali Kota dan DPRD Sepakati Langkah Percepatan Pembangunan PSEL Kota Bekasi

Juni 30, 2026
RI-AS Perkuat Kerja Sama Pelestarian Warisan Budaya dan Pengelolaan Museum

RI-AS Perkuat Kerja Sama Pelestarian Warisan Budaya dan Pengelolaan Museum

Juni 17, 2026

Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Mei 31, 2026

Menkeu Purbaya Temui Investor Global Jamin Kondisi Fiskal Nasional

April 15, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?