• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kunjungi BLK saat Reses di Dapil, Ferry: Jumlah Pengangguran di Wondama Memprihatinkan

Kunjungi BLK saat Reses di Dapil, Ferry: Jumlah Pengangguran di Wondama Memprihatinkan

November 20, 2024
HUT ke-29 Kota Bekasi, Wali Kota: Warga Kini Jadi Kekuatan Inti Pembangunan

HUT ke-29 Kota Bekasi, Wali Kota: Warga Kini Jadi Kekuatan Inti Pembangunan

Maret 11, 2026
Kajati Jatim Ingatkan Jaksa Jaga Integritas dalam Penegakan Hukum

Kajati Jatim Ingatkan Jaksa Jaga Integritas dalam Penegakan Hukum

Maret 11, 2026
ADVERTISEMENT
THR Pekerja Wajib Dibayar Paling Lambat H-7 Lebaran, Pemko Batam Buka Posko Pengaduan

THR Pekerja Wajib Dibayar Paling Lambat H-7 Lebaran, Pemko Batam Buka Posko Pengaduan

Maret 11, 2026
Pemkot Surabaya Luncurkan Sasetboyo, Aplikasi Digital untuk Buka Akses Investor Manfaatkan Aset Daerah

Pemkot Surabaya Luncurkan Sasetboyo, Aplikasi Digital untuk Buka Akses Investor Manfaatkan Aset Daerah

Maret 11, 2026
Kapolri Ajak Buruh Perkuat Persatuan, Sejalan dengan Konsep Polmas yang Didorong Prof  (Ris) Hermawan Sulistyo

Kapolri Ajak Buruh Perkuat Persatuan, Sejalan dengan Konsep Polmas yang Didorong Prof (Ris) Hermawan Sulistyo

Maret 11, 2026
Tokoh Pemuda Bengkulu Hadiri Seminar Anti Narkoba di UNRAS, Kecewa Bupati tidak hadir dan Kapolres Tidak Mengikuti Hingga Selesai

Tokoh Pemuda Bengkulu Hadiri Seminar Anti Narkoba di UNRAS, Kecewa Bupati tidak hadir dan Kapolres Tidak Mengikuti Hingga Selesai

Maret 11, 2026
Kembali Nahkodai WAHLI Papua, Gerakan Lingkungan Siap Diperluas

Kembali Nahkodai WAHLI Papua, Gerakan Lingkungan Siap Diperluas

Maret 11, 2026
Refleksi Kebangsaan: Surat Perintah Sebelas Maret, Fakta Sejarah atau Rekayasa Kekuasaan?

Refleksi Kebangsaan: Surat Perintah Sebelas Maret, Fakta Sejarah atau Rekayasa Kekuasaan?

Maret 11, 2026
Negara Diminta Konsisten Tegakkan Hukum Lingkungan dari Maluku Utara ke Raja Ampat

Negara Diminta Konsisten Tegakkan Hukum Lingkungan dari Maluku Utara ke Raja Ampat

Maret 11, 2026
Usia 64 Tahun, Ketua Komite III DPD RI: YPK di Tanah Papua Harus Berbenah

Usia 64 Tahun, Ketua Komite III DPD RI: YPK di Tanah Papua Harus Berbenah

Maret 10, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Maret 11, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Kunjungi BLK saat Reses di Dapil, Ferry: Jumlah Pengangguran di Wondama Memprihatinkan

[Daerah - Menuju Papua Bangkit dan Berkat Bagi Bangsa, Anggota DPR Papua Barat Ferry Soroty Keberadaan BLK Kabupaten Teluk Wondama]

November 20, 2024
in Daerah, News, Politik
0
0
SHARES
139
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET. FOTO: Ferry Auparay, Anggota DPR provinsi Papua Barat dari fraksi Golkar//FOTO: Istimewa

WONDAMA, SATUKANINDONESIA.Com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) provinsi Papua Barat, Ferry D.M Auparay, S.Sos menyebut, jumlah pengangguran di kabupaten Teluk Wondama sangat memprihatinkan.

Hal ini ditemukan saat Ferry melaksanakan reses DPR Papua Barat di Daerah Pemilihan (Dapil) V, pada tanggal 11-16 November 2024.

Ia menjelaskan, masalah pengangguran tersebut diketahui setelah ia (ferry) mengunjungi Balai Latihan Kerja (BLK) di kabupaten Teluk Wondama yang baru dibentuk dimasa kepemimpin bupati Hendrik Mambor dan wakil bupati Andarias Kayukatui (Wakil Bupati).

Ini salah satu program yang menurutnya, sangat baik karena dengan dibentunnya BLK diharapkan dapat mengurangi jumlah pengangguran.

Dalam pertemuan bersama kepala BLK, ia menuturkan, BLK Kabupaten Teluk Wondama telah membuka tiga kejuruan sesuai dengan potensi lokal di daerah, yaitu mekanik motor temple, pertukangan kayu, dan jahit menjahit.

Namun, lanjut Auparay, dari penjelasan kepala BLK bahwa pihaknya hanya melaksanakan pelatihan, sedangkan modal kerja dan peralatan tidak disiapkan.

“Bagian ini yang saya sebagai anggota DPR berharap pemerintah provinsi (Pemprov) Papua Barat dapat memberikan penguatan kepada BLK kabupaten teluk wondama,”harapanya.

Padahal, diharapkan dengan adanya BLK tersebut dapat mengurangi persoalan ekonomi kerakyatan, tapi juga masalah pengangguran di kabupaten Teluk Wondama.

Menurut Ferry Auparay, konsep BLK sebenarnya merupakan peluang bagi warga negara yang kini sedang mencari lapangan pekerjaan baik di daerah maupun tingkat nasional .

Khusus di provinsi Papua Barat dan tanah Papua, kata Ferry, orang asli Papua (OAP) sering konflik terkait lapangan kerja.

“Sering ada demo meminta afirmasi penerimaan tenaga kerja 70 persen OAP dan 30 persen non OAP, tapi selama ini pemerintah daerah tidak pernah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) OAP yang terampil dan memadai,”katanya.

Sehingga, lanjut dia, ketika ada pembukaan lapangan kerja, Pemda bisa mengirim tenaga kerja yang professional dan mampu bersaing.

Oleh sebab itu, ia berharap, Pemprov Papua Barat dapat memberikan perhatian ke BLK Teluk Wondama mengenai modal kerja dan peralatan.

KET. FOTO: BLK di kabupaten Teluk Wondama, provinsi Papua Barat//FOTO: Istimewa

Tak hanya itu, Pemprov Papua Barat juga diharapkan mengaktifkan BLK tingkat provinsi yang dibentuk di kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) tahun 2025, agar OAP yang masih berusia produktif tapi pengangguran di kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Teluk Wondama, Teluk Bintuni, dan Manokwari bisa mengikuti pelatihan.

Supaya, kata dia, ada tenaga kerja lokal yang bisa dikirim untuk bekerja di sejumlah perusahan di Papua Barat seperti di PTSDIC atau Pabrik Semen Maruni, BP Tangguh, dan Perusahan Pupuk yang akan dibangun oleh Menteri Bahlil di kabupaten Fakfak.

“Pemerintah bertanggungjawab. untuk menyiapkan tenaga-tenaga lokal yang terampil. Sehingga ketika OAP meminta afirmasi 70 persen tenaga kerja, SDM kita sudah siap,”

Untuk itu, menurutnya, program BLK yang bertujuan untuk mendekatkan akses pelatihan kepada masyarakat ini harus dibentuk di provinsi maupun setiap kabupaten dan kota.

“Skema BKL ini ada dua, yakni bisa membuka lapangan kerja dengan keterampilan-keterampilan mengelola sumber daya lokal yang ada. Tapi secara nasional, pemerintah sudah siapkan tenaga kerja OAP yang profesional untuk mengisi beberapa perusahan-perusahan multi nasional yang masuk di daerah Papua Barat,”tutur Auparay.

Namun, sebut Ferry, apabila pemerintah daerah tidak memulai, maka akan tetap menjadi permasalah yang terjadi setiap tahun. Dimana, sambungnya, OAP akan terus teriak tentang masalah lapangan kerja.

“Padahal, negara dalam hal pemerintah provinsi hadir untuk mendorong kebutuhan masyarakat. Hari ini OAP merasa tertinggal. BLK ini menurut saya, satu lembaga yang sangat strategis,”bebernya.

Dicecar mengenai langkah DPR provinsi Papua Barat, ia mengatakan, upaya yang akan dilakukan adalah berkoordinasi intensif dengan pemerintah provinsi.

“Dinas transmigrasi dan tenaga kerja harus menyurati perusahan-perusahan multi nasional yang ada di Papua Barat tekait kebutuhan tenaga kerja. Nah, nanti ketika perusahan menyampaikan bahwa pihaknya (perusahan) memnbutuhkan tenaga skil di sejumlah bidang,”

“Disitu, baru pemerintah membuka bidang pelatihan di BLK sesuai permintaan perusahan. Sehingga adik-adik ini bisa memiliki sertifikasi,”

Setelah itu, kata dia, Gubernur dan Disnaker provinsi Papua Barat kembali menyurati ke setiap perusahan multi nasional tersebut, untuk menerima tenaga kerja OAP yang sudah disiapkan berdasarkan permintaan perusahan.

“Karena kewajiban pemerintah adalah mendorong tenaga kerja OAP yang telah dibina melalui BLK, untuk bekerja di semua perusahan multi nasional di Papua Barat,”tukasnya. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Balai Latihan KerjablkBLK Kabupaten Teluk WondamaBLK Teluk WondamaDPR PapuaDPR Papua BaratFerry D.M. Auparay
ShareTweetSend

Related Posts

Otonomi Khusus Gagal Mensejahterakan Orang Papua

Otonomi Khusus Gagal Mensejahterakan Orang Papua

November 27, 2025
Mahasiswa Papua Serahkan Aspirasi ke Komnas HAM RI

Mahasiswa Papua Serahkan Aspirasi ke Komnas HAM RI

September 2, 2025

Legislator Ferry Auparay Tanggapi LKPJ Tahun 2024 Pemprov Papua Barat

Juli 17, 2025

Dalami Dokumen LKPJ Gubernur, DPR Papua Barat Bentuk Pansus

Juli 15, 2025

Wakil Ketua I DPR Papua Barat periode 2024-2029 Resmi Dilantik

Maret 6, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?