Jakarta, Satukanindonesia.com – Untuk mewujudkan situasi dan kondisi politik, hukum, pertahanan, keamanan rakyat dan pemerintahan yang stabil di masa pemerintahan Presiden Jokowi 2019-2024, mutlak diperlukan sosok pendamping seorang Wakil Presiden yang kuat, berwibawa, mempunyai leadership yang bisa merangkul dan berkomunikasi dengan semua potensi dan simpul-simpul kekuatan politik di bangsa ini.
Dari beberapa nama yang belakangan ini sering muncul dipermukaan untuk mendampingi Joko Widodo setelah mendapat dukungan awal dari mayoritas partai parlemen saat ini, ada beberapa nama figur yang layak untuk dipertimbangkan dan dimatangkan oleh Joko Widodo sebagai Calon kuat yang juga petahana, seperti Jenderal TNI (Purn.) Dr. Moeldoko, S.IP., Drs. H. Muhaimin Iskandar, M.Si dan Jenderal TNI (HOR) (Purn) Luhut Binsar Panjaitan.
Kriteria itu dikemukakan Sekretaris Jenderal Partai Kristen Demokrat, Drs. Sonny Wuisan, S.H., M.H., dalam mengamati perkembangan dan dinamika politik yang semakin memanas menjelang penentuan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden pada Pemilu 2019 yang sudah di ambang pintu.
Menurut Sonny Wuisan, tiga nama itu merupakan sosok yang mumpuni saat ini untuk mendampingi Presiden Joko Widodo untuk periode kedua karena mempunyai basis kekuatan masing-masing, seperti di bidang politik, pertahanan, ekonomi dan jaringan politik internasional yang luas dan leadership yang kuat.
“Dengan pengalaman di Militer, Pemerintahan dan kekuatan ekonomi dua Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan dan Jenderal (Purn) Dr. Moeldoko sangat cocok mendampingi Joko Widodo, sehingga Pak Jokowi sangat relevan untuk menimbang-nimbang satu diantaranya yang berlatar belakang militer untuk menjadi pendamping Jokowi tahun 2019-2024″, kata Sonny saat berbincang-bincang dengan Ketua Umum Perhimpunan Pemuda Gereja Indonesia (PPGI) Maruli Tua Silaban, di bilangan Jakarta Pusat, Selasa (27/2/2018).
Sedangkan unsur dari non militer atau sipil, kata Sonny, Muhaimin Iskandar yang saat ini Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dapat dikualifisir sebagai representasi kekuatan basis politik Islam di Indonesia, yang kebetulan Muhaimin juga telah mempunyai segudang pengalaman di pemerintahan dan di DPR.
“Muhaimin Iskandar juga termasuk tokoh politik nasional yang layak dipertimbangkan pak Jokowi dari kalangan sipil yang mempunyai basis politik real dan pengalaman di parlemen dan di pemerintahan”, kata Sony seraya menambahkan Muhamin mempunyai basis di Jawa Timur sebagai salah satu daerah penyumbang suara terbesar dalam setiap Pemilu di Indonesia.
Menurut Sony, jika Jokowi ingin memastikan pemerintahannya pada periode mendatang dapat dukungan dari keluarga besar TNI/Polri, sebaiknya antara dua tokoh anak bangsa yang sudah purna tugas dari tentara, yaitu Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan dan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, dimana menurut Sonny kedua Jenderal tersebut mempunyai keahlian dan kekuatan tersendiri dibandingkan dengan jenderal yang lain yang cukup humble mengkonsolidasikan basis-basis kekuatan di Republik ini.
“Elit-elit politik di bangsa ini sebaiknya jangan tutup mata dengan kemampuan dan pengabdian pak Luhut Panjaitan selama ini. Apa lagi mengenai kemampuan ekonomi keuangan dan jaringan politik internasional seorang pak Luhut tak perlu diragukan lagi” imbuh Sony sambil mengkisahkan pengalaman seorang Luhut Binsar Panjaitan sebagai junior Alm. L.B Moerdani yang pernah belajar intelijen dari Mossad.
Harapan dan proyeksi yang sama juga dikemukakan Ketua Umum PPGI, Maruli Tua Silaban. Menurut Ketua Umum PPGI itu, Luhut Binsar Panjaitan yang menjabat pertama kali sebagai Kepala Staf Kepresidenan di awal masa pemerintahan Joko Widodo yang saat ini juga dijabat oleh Jenderal (Purn) Dr. Moeldoko, menjadi isyarat yang cukup kuat bagi Jokowi, karena kedua tokoh tersebut sama-sama mantan militer dan merupakan kepercayaan Joko Widodo.
“Pak Luhut Panjaitan sebagai mitra lama dan kepercayaan Presiden Jokowi yang sejak awal pemerintahannya ditunjuk untuk menduduki jabatan Kepala Staf Kepresidenan dan beberapa kali perombakan Kabinet Kerja, sekarang Menteri Koordinator Kemaritiman dan Jenderal (Purn) Moeldoko merupakan salah satu orang kepercayaan Jokowi dengan segudang pengalaman di Militer dan Pemerintahan sangat layak untuk dipertimbangkan Jokowi menjadi pendampingnya di periode 2019-2024″, kata Maruli yang juga berprofesi sebagai Advokat dan Kurator itu. (Aj/Redaksi SatukanIndonesia.com).













