Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Menko Polhukam Mahfud MD meminta kasus penembakan relawan Prabowo-Gibran oleh orang tak dikenal (OTK) di Sampang, Madura diusut secara transparan agar tidak menimbulkan fitnah terhadap kelompok lain.
Mahfud mengatakan kasus tersebut harus diselesaikan agar tidak muncul fitnah terkait motif politik di balik kejadian tersebut.
Hal tersebut disampaikannya usai bersilaturahmi dengan para Mama Sepuh dan Ajengan Anom Se-Sukabumi Raya dan Cianjur di Pondok Pesantren Tahfidz Quran Nurul Hidayah di Sukabumi Jawa Barat pada Rabu (27/12/2023).
“Ya harus diselesaikan dong, harus diselesaikan, agar tidak timbul fitnah bahwa pelakunya adalah dari satu kelompok politik tertentu. Harus dibuka seterang-terangnya ya,” kata Mahfud, sebagaimana dilansir TRIBUNNEWS.COM.
Selain itu, ia juga mendorong agar polisi bertindak profesional dengan mengungkap baik pelaku maupun sosok korban.
“Menurut info yang saya dengar, orang ini memang sudah pernah dipenjara juga ya, yang ditembak ini, karena sering masuk kemana-mana. Info yang saya dengar ya. Jadi jangan dituduhkan pelakunya satu orang, polisi harus profesional membuka siapa orang ini,” sambung dia. (***)













