
Toba, SatukanIndonesia.Com -Hari Paskah merupakan liturgika penting bagi perjalanan gereja umat Kristiani dan Katolik.
Hari Paskah ada yang menyebut Minggu Paskah, Minggu Kebangkitan dan Hari Kebangkitan. Hal ini menandai Yesus Kristus bangkit naik kelangit usai pada hari ketiga penyaliban.
Memaknai kebangkitanNya mengalahkan maut, sehingga umat manusia terlepas dari belenggu dosa, jemaat HKBP Paindoan, Resort Paindoan Gelar kegiatan untuk merayakannya.
Kegiatan dilaksanakan dilokasi sekitar Gereja HKBP Paindoan, di Desa Hutagaol, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, mulai pukul 05.00 s/d 07.30 WIB, Minggu (17/04/2022).

Ragam kegiatan pada Subuh tersebut, diikuti anak- anak Sekolah Minggu, dan pihak perkumpulan wanita gereja (Parpunguan Parompuan Huria). Ragam kegiatan meliputi “Cari Telor Paskah”, bagi anak Sekolah Minggu, dan Lomba memasak bagi kaum ibu.
Pantauan reporter SatukanIndonesia.com ber-kisar 150 -orang anak sekolah Minggu didampingi para orangtuanya ikuti kegiatan ini dan “mereka” sangat antusias penuh bersemangat untuk mendapatkan “telor paskah” yang sebelumnya sudah ” disembunyikan ” oleh pantia, dalam hal ini pihak guru- guru sekolah Minggu (pengajar anak- anak jemaat gereja).

Salah seorang dari pengajar menyebutkan, “cari telor paskah” ini kami buat, guna mengajak dan mendidik anak sekolah Minggu untuk datang ke-gereja merayakan “kemenangan”, bahwa Yesus sudah Bangkit dan kita diselamatkan, sebut Ewis Siahaan disela kegiatan, yang didampingi rekan- rekannya.
Ditambahkannya, “Telor Paskah dibuat 50 butir, 6 diantaranya yang ber-warna” diberikan hadiah bagi yang mendapatkan.
Guna beri rasa semangat dan jauhkan rasa dingin udara pagi hari, para pengajar, sebelumnya “mengajak” anak sekolah Minggu ber-nyanyi lagu- lagu rohani diikuti dengan gerakan.
Bagi yang belum ber-kesempatan mendapatkan, Telor Paskah dibagikan pada saat ibadah pagi Sekolah Minggu.
Sebelumnya, satu- Minggu sebelum, pihak panita sudah mengelar lomba menggambar, mewarnai dan perlombaan Kuis tentang isi Alkitab , (Kitab Suci Umat Kristiani, red), dan juga diberi hadiah, kepada Juaranya.
Terpisah, usai Ibadah Subuh yang disebut ” Buha – buha Ijuk “, dipimpin pengurus gereja, dalam hal ini Pendeta Charles G, Manik, M.Div, Guru Huria (Gr). Marasi Pasaribu,
S. Pdk, Sintua (St.) Ir. Jhon Piter Silalahi, MT, didampingi beberapa “penetua” lainnya, dilanjutkan kaum ibu/ wanita gereja, yakni lomba memasak, yang diikuti 11 Tim, dari masing- masing sektor dan kelompok paduan suara (koor).

Menurut Panitia, lomba ini, selain ber-pacu dengan waktu, lomba juga menggunakan bahan dasarnya Ubi Kayu dan Ikan Tawar khas Toba, yakni Ikan Mujahir serta Ikan Mas.Tampak kaum Ibu dengan semangat, ceria, tertawa kecil, sembari sibuk mempersiapkan bahan- bahan keperluan memasak, guna menggiling, menumbuk, menggongseng, dan menggoreng bahan bumbu keperluan lomba.
Salah seorang dari peserta, mengatakan, “kami senang lomba ini, bukan semata jadi juara, lebih dari itu kok, kaum Ibu HKBP kita makin kompak, terlebih kita, saat ini rayakan KebangkitanNya, Kan kaum Ibu yang pertama pergi Ziarah ke-Kubur Yesus?”, Walaupun kubur kosong?”, beber Ibu Herta Pakpahan, dengan senyum sipunya, disela kesibukan memasak.

Disisi lain, dalam setiap kelompok, ada juga yang mempersiapkan kemasan, agar usai memasak, selain enak dan lezat, juga menampilkan estetika saat dihidangkan.
Selanjutnya, pantauan reporter, SatukanIndonesia.com, warga gereja HKBP Paindoan, Resort Paindoan yang datang menyaksikan langsung kegiatan tersebut, turut serta memeriahkan, dan beri dukungan kepada Tim/Kelompok peserta lomba dari sektornya masing-masing.

Usai kegiatan sekitar pukul 07.00 Wib, tak lupa Pendeta Resort Charles Manik, didampingi panitia lomba, dan pengurus gereja, sampaikan terimakasih kepada seluruh peserta dan warga jemaat atas partisipasi dan dukungan terselenggaranya acara tersebut.
Sebelumnya, panitia juga mengumumkan juara lomba, Juara I diraih Kaum Ibu sektor Hutabulu, Juara II, sektor Parsuratan, sedangkan sektor Paindoan meraih Juara III.(GH/SIM)













