Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku telah meminta agar jajaran dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil) mempercepat penerbitan surat kematian untuk para petugas pemilihan umum (Pemilu) 2024 yang tutup usia.
Pasalnya, santunan kematian untuk para petugas pemilu yang gugur membutuhkan proses verifikasi, salah satunya berkas administrasi seperti surat kematian.
“Dukcapil ini tadi kami sampaikan kepada Dirjen (Direktur Jenderal) Dukcapil untuk menyampaikan kepada seluruh jajaran Dukcapil untuk mempercepat proses dokumentasi bagi saudara-saudara kita yang wafat karena tugas, surat kematian misalnya, jangan dipersulit, dipermudah,” kata Tito di Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jakarta Selatan, sebagaimana dilansir Liputan6.com, Senin (19/2/2024).
Selain itu, Tito mengaku juga telah meminta kepala daerah agar memberi atensi dan bantuan kepada petugas Pemilu 2024 yang meninggal dunia di wilayahnya masing-masing. Tak hanya itu, Pemda setempat, juga diminta untuk membantu keluarga petugas yang ditinggalkan.
“Mulai dari mungkin pemakaman, rumah duka, atau mungkin ada keluarga yang punya anak masih kecil perlu sekolah, dan lain sebagainya,” kata Tito.
“Saya mengimbau kepada seluruh rekan-rekan kepala daerah untuk memberikan atensi bantuan kepada saudara-saudara kita petugas yang melaksanakan kepemiluan baik jajaran KPU, maupun pengawas Bawaslu, termasuk juga petugas-petugas lain yang terkait,” lanjutnya. (***)













