
MANOKWARI, SatukanIndonesia.Com – Dalam rangka menyonsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 yang jatuh pada tanggal 9 November 2023, Klasis GKI Hatam Moile Meach menggelar Jalan Sehat dan Deklarasi Damai Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024.
Jalan santai dan deklarasi damai itu dilaksanakan di kampung Aimasi SP III, Prafi, kabupaten Manokwari, provinsi Papua Barat, pada Minggu (05/11/2023). Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Kasih Kristus Menggerakan Persatuan, Mewujudkan Keadilan’.
Beberapa pejabat yang menghadiri deklarasi damai itu, diantaranya perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, Anggota DPRD kabupaten Manokwari Cheroline Christy Makeleuw, Anggota DPD RI perwakilan Papua Barat Yance Samonsabra, dan Wakapolresta Manokwari Kompol Agustina Sineri.
Kemudian, dihadiri juga oleh Kepala Suku Besar Arfak Dominggus Mandacan, Tokoh Agama, dan Panglima Kesatria Parlemen Jalanan (PARJAL) Papua Barat Ronald Mambieuw.
Dominggus Mandacan mengajak, seluruh suku baik suku asli Papua maupun non-Papua di provinsi Papua Barat terlebih khusus di kabupaten Manokwari untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian.
“Indonesia adalah rumah kita bersama, tanah Papua adalah rumah kita bersama, Papua Barat adalah rumah kita bersama, Manokwari adalah rumah kita bersama, Klasis GKI Hatam Moile Meach adalah rumah kita bersama. Kita harus hidup rukun dan damai,”tegas Kepala Suku Besar Arfak, Dominggus Mandacan.
Sehingga, kata Dominggus Mandacan, Pemilu tahun 2024 dapat berlangsung damai dan kondusif demi mewujudkan demokrasi yang bermartabat.
“Di pemilu tahun-tahun sebelumnya, kita semua tahu bahwa Papua Barat di prediksi rawan konflik. Tapi ternyata tidak demikian, dan ini harus kita jaga,”harapnya.

Anggota DPR Partai Nasdem kabupaten Manokwari, Cheroline Christy Makeleuw mengajak, masyarakat untuk menggunakan hak memilih pada Pemilu tahun 2024 baik Pemilihan Legislatif (Pileg), Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), dan Pemilihan Presiden (Pilpres) dengan menggunakan hati nurani.
“Kita jangan jadi tim Golput, tapi kita harus sama-sama meramaikan pemilu tersebut sesuai dengan hati nurani kita. Jangan kita menggunakan pesta demokrasi ini untuk menjual suara kita,”tutur Charoline Makalew.
Wakapolresta Manokwari, Kompol Agustina Sineri berharap, semua pihak terlebih masyarakat untuk dapat membentu Polri maupun TNI dalam mensukseskan jalannya pesta demokrasi tahun 2024.
“Kemudian, kami kepolisian berharap bahwa sebelum pesta politik 2024 ini akan memasuki Hari Raya Natal 2023, maka kami titip pesan tolong membantu kami menjaga keamanan,”harap Wakapolresta Manokwari.
Sebab, lanjut Kompol Agustina Sineri, bahwa pelaksanaan kampanye akan dimulai tanggal 28 November 2023-10 Februari 2024 mendatang.
Sementara Ronald Mambieuw, Panglima Kesatria Parlemen Jalanan Papua Barat menghimbau kepada masyarakat agar menjaga hak suara, hak politik dengan baik.
“Jangan jadikan suaramu (masyarakat-red) itu murah, karena lima tahun adalah waktu yang sangat panjang,”tegasnya.
Ronald Mambieuw mengemukakan, momentum hadirnya GKI di tanah Papua pada 26 Oktober 2023 lalu telah terlewati, dan telah dilaksanakan HUT ke-23 Klasis GKI Hatam Moile Meach dan umat nasrani akan merayakan Hari Raya Natal 25 Desember 2023 mendatang.
“Tapi juga kita akan menghadapi tahun politik pada bulan 14 Februari 2023, dan itu waktunya untuk masyarakat berpolitik. Maka jadikan wadah poltik sebagai rumah perdamaian, sekali pun politik itu jahat,”pungkasnya. [GRW/redaksi]













