
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Puluhan anak di bawah umur di Garut, Jawa Barat di klaim telah direkrut oleh kelompok Negara Islam Indonesia (NII).
Hal ini terungkap setelah salah seorang orang tua anak mengadu kepada pihak Kelurahan di Kecamatan Garut Kota. Pihak kelurahan yang mengetahui rekrutmen NII ini sudah membahayakan ideologi.
Baca Juga: Expo 2020 Dubai, Pengunjung Paviliun Indonesia Capai 11 Ribu Orang
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis meminta para ulama dan tokoh masyarakat membina puluhan anak yang diduga direkrut oleh kelompok Negara Islam Indonesia (NII) di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Menurutnya para ulama dan tokoh masyarakat dapat membina mereka agar kembali ke ajaran Islam yang benar dan juga ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Bagi para ulama dan tokoh masyarakat hendaklah membinanya agar mereka belajar Islam yang benar dan kembali ke NKRI,”ucap Cholil saat dihubungi, Rabu,(06/10/2021).
Baca Juga: Persiapan RI Tuan Rumah, Puan Akan Hadiri Forum Parlemen Negara G20 di Roma

Dia juga meminta kepada pemerintah agar dapat menindaklanjuti kejadian yang dapat mengkhianati NKRI ini. “Ya itu harus ditindak oleh pemerintah karena telah mengingkari NKRI,” ucapnya.
Seperti diketahui, sebanyak 59 anak dan orang dewasa diduga terjerumus ke dalam NII.
Setelah itu berbagai pihak seperti tokoh-tokoh agama, TNI serta Polri melakukan tabayun dan menyatakan hal ini telah diproses lebih lanjut. Anakpun sudah sadar lalu berjanji kembali ke ajaran Islam yang benar. (Nal/SI)













