• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Nadiem: Intimidasi dan Korupsi Masih Jadi Momok Penyaluran Dana BOS

Nadiem: Intimidasi dan Korupsi Masih Jadi Momok Penyaluran Dana BOS

Agustus 27, 2021
Demi Keadilan, Sekolah Rakyat Permanen dan Modern Harus Dibangun di Seluruh Indonesia

Demi Keadilan, Sekolah Rakyat Permanen dan Modern Harus Dibangun di Seluruh Indonesia

November 1, 2026
Lantik Pengurus Karang Taruna 2026–2031, Wali Kota Minta Sinergi dan Pemberdayaan Pemuda

Lantik Pengurus Karang Taruna 2026–2031, Wali Kota Minta Sinergi dan Pemberdayaan Pemuda

Oktober 31, 2026
ADVERTISEMENT
Perketat Izin Tambang, Bahlil Jadikan Reklamasi Syarat Operasi

Perketat Izin Tambang, Bahlil Jadikan Reklamasi Syarat Operasi

Oktober 31, 2026
Wali Kota Bekasi Buka Career Expo 2026, Dorong Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Perusahaan Perluas Lapangan Kerja.

Wali Kota Bekasi Buka Career Expo 2026, Dorong Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Perusahaan Perluas Lapangan Kerja.

Oktober 31, 2026
Walkot Mississauga Kanada Lirik Kota Dekat Jakarta, Tri Adhianto: Bekasi Terbuka untuk Kerja Sama.

Walkot Mississauga Kanada Lirik Kota Dekat Jakarta, Tri Adhianto: Bekasi Terbuka untuk Kerja Sama.

Oktober 31, 2026
Respons Arahan Menko Polkam di Sorong, DPD RI : Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Pengungsi Sipil

Respons Arahan Menko Polkam di Sorong, DPD RI : Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Pengungsi Sipil

Oktober 31, 2026
Wantimpres Diminta Serius Bahas Persoalan Papua, Bogra : Pendekatan Keamanan Harus Dievaluasi

Wantimpres Diminta Serius Bahas Persoalan Papua, Bogra : Pendekatan Keamanan Harus Dievaluasi

Oktober 31, 2026
Pasca-OTT KPK, Kepala BNPB Pastikan Pelayanan Bencana Tetap Berjalan Optimal

Pasca-OTT KPK, Kepala BNPB Pastikan Pelayanan Bencana Tetap Berjalan Optimal

Oktober 31, 2026
Menkomdigi Sebut Keragaman Data Penting untuk Cegah Bias Kecerdasan Artifisial

Menkomdigi Sebut Keragaman Data Penting untuk Cegah Bias Kecerdasan Artifisial

Oktober 31, 2026
Singapura Perkuat Integrasi dan Kemitraan ASEAN, Termasuk dengan Indonesia

Singapura Perkuat Integrasi dan Kemitraan ASEAN, Termasuk dengan Indonesia

Oktober 31, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, November 1, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Nadiem: Intimidasi dan Korupsi Masih Jadi Momok Penyaluran Dana BOS

[Nasional]

Agustus 27, 2021
in Nasional
0
0
SHARES
115
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Nadiem Makarim di Istana. ©2019 REUTERS/Willy Kurniawan
Nadiem Makarim di Istana. ©2019 REUTERS/Willy Kurniawan

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan dalam kunjungannya keliling sekolah di Indonesia dia banyak mendapat keluhan dari kepala sekolah dan satuan pendidikan atas beragam intimidasi dari oknum tertentu ketika melakukan pembelanjaan memakai dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Menurut Nadiem, biasanya intimidasi dari oknum tertentu ini dilakukan dengan mencari-cari kesalahan kepala sekolah atau satuan pendidikan yang melakukan pembelanjaan dana BOS melalui sistem offline.

Oknum-oknum inipun akan mencari kesalahan sekolah yang berbelanja dengan cara atau metode administrasi yang salah. Baca juga: Anak Yatim Piatu Akibat Pandemi Covid-19 Akan Mendapat Bantuan Sosial
“Ini menjadi isu yang sangat besar dimana banyak sekali kepala sekolah yang tidak punya kepercayaan diri untuk melaksanakan pengadaan bagi kebutuhan sekolahnya,” katanyaMendikbudristek di Jakarta, Jumat (27/8/2021).

Menurut mantan petinggi Gojek ini, karena isu administrasi ini maka kepala sekolah pun sangat terbebani dengan perannya membelanjakan dana BOS. Walaupun sebenarnya, ucap Nadiem, peran ini penting sekali untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi peserta didiknya.

Di sisi lain, ungkap Nadiem, harus diakui juga bahwa ada berbagai macam isu korupsi dana BOS yang terjadi di lapangan. Menurut dia, kasus-kasus seperti ini bisa dihindari jika penggunaan dana BOS ini dilakukan secara online dan transparan melalui platform digital.

“Jadi inilah alasan kenapa baik dari rasa keamanan kepala sekolah dan juga untuk menghindari kegiatan yang tidak baik kita harus memindahkan anggaran dana BOS ini ke platform online dimana semuanya transparan dan 100% akuntabel,” jelasnya.

Salah satu caranya yakni Kemendikbudristek pun meluncurkan Sistem informasi Pengadaan Sekolah (SIPLAH). Manfaat dari sistem ini salah satunya adalah adanya tata kelola keuangan yang baik. Dimana semua transaksi didokumentasi secara elektronik dan adanya efisiensi anggaran karena ada tingkatan harga yang lebih rendah dari beragam penyedia. Baca juga: Luhut: Saatnya Produk Dalam Negeri Berjaya di Tanah Air
Menurut Nadiem, kunci dari sistem ini adalah akan memberikan kepercayaan diri kepada kepala sekolah dan satuan pendidikan sehingga mereka tidak perlu lagi terintimasi oleh oknum-oknum.

“Kepala sekolah tidak perlu lagi terintimidasi oknum atau pihak yang mengancam mereka ataupun khawatir mereka melakukan kesalahan dalam program pengadaan barang dan jasa. Kepala sekolah dan sekolah tinggal belanja di platform ini dan mereka akan tahu ini 100% aman,” ujarnya.

Nadiem menuturkan, melalui SIPLah Kemendikbudristek yakin sekolah akan lebih aman dalam berbelanja. Selain itu kepala sekolah juga tidak akan terbebani lagi dan akan lebih mempunyai kepercayaan diri.

Nadiem melanjutkan, dengan sistem ini kementerian yakin akan dapat mengurangi berbagai macam potensi konflik, potensi korupsi dan potensi kolusi di sistem pendidikan. “Teknologi mempunyai dampak yang sangat besar dalam meningkatkan transparansi dan meningkatkan kenyamanan dalam proses transaksi,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT


(nal/SI)

 

Komentar Facebook

Tags: dana bansos dipotongKemendikbud RistekKorupsi BansosNadiem Makarim
ShareTweetSend

Related Posts

Kasus Korupsi Laptop Chromebook Seret Nadiem, Pengamat Nilai Kerusakan Sistem Pendidikan Era Jokowi

Kasus Korupsi Laptop Chromebook Seret Nadiem, Pengamat Nilai Kerusakan Sistem Pendidikan Era Jokowi

Mei 17, 2026
PN Jaksel Tolak Praperadilan Nadiem, Kasus Dugaan Korupsi Laptop Berlanjut

PN Jaksel Tolak Praperadilan Nadiem, Kasus Dugaan Korupsi Laptop Berlanjut

Oktober 14, 2025
6 Saksi Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi Chromebook, Termasuk Eks Sekretaris Nadiem

6 Saksi Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi Chromebook, Termasuk Eks Sekretaris Nadiem

September 16, 2025

Hotman Paris Sebut Kasus Korupsi Laptop Sama Seperti Tom Lembong, Nadiem Tidak Pernah Terima Satu Sen Pun

September 5, 2025

Pakar Hukum: Penetapan Nadiem Makarim sebagai Tersangka Sudah Sesuai

September 5, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?