
Jakarta, SatukanIndonesia.Com –Partai Buruh menyatakan telah melengkapi syarat verifikasi yang telah disyaratkan KPU. Karena itu, Partai Buruh optimistis lolos verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai calon peserta pemilu 2024.
Presiden Partai Buruh Saiq Iqbal menjelaskan, pengurus Partai Buruh di 34 provinsi, 440 kabupaten/kota, dan 4.562 kecamatan, serta 311.772 keanggotaan, siap diverifikasi KPU. “Kami percaya, berkeyakinan, dengan izin Allah, Tuhan YME, sanghyang widhi, yang memberkati kita semua, kami berkeyakinan akan lolos verifikasi KPU,” kata Said dalam konferensi pers secara daring, Kamis (11/8).
Partai Buruh akan mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2024 pada Jumat (12/8) besok. “Pada tanggal 12 Agustus 2022, jam 13.00 WIB Partai Buruh akan mendaftarkan ke KPU untuk mengikuti sebagai calon peserta pemilu, yang selanjutnya dilanjutkan verifikasi oleh KPU” ujarnya.
Said mengatakan, rangkaian kegiatan pendaftaran akan diawali dengan melakukan long march atau karnaval kelas pekerja yang diklaim bakal diikuti sebanyak 10 ribu pekerja. Said mengatakan karnaval akan dimulai pukul 10.00 WIB, dan akan berakhir pada pukul 11.30 WIB.
Said menambahkan, long march akan dimulai dari Tugu Proklamasi dan akan berakhir di kantor KPU. Para peserta juga akan melaksanakan sholat Jumat di depan gedung KPU.
“10 ribu orang kelas pekerja, ada yang berasal dari buruh pabrik, ada juga yang berasal dari buruh tani, nelayan, tenaga honorer, miskin kota, pekerja rumah tangga, buruh migran, ojek online, tukang sayur, supir bajaj, tukang becak, sopir angkot, mahasiswa dan pemuda pemudi, disabilitas yang kebetulan bekerja sebagai ojek online, kaum perempuan, pedagang, advokat, organisasi profesi lainnya,” kata dia.
Pada Pemilu 2024, Said menargetkan Partai Buruh lolos parliamentary threshold. “Kami optimis dengan izin Allah, Tuhan yang maha kuasa, 6,5 juta suara sah nasional diraup di lima provinsi,” kata Said.
Lima provinsi yang dimaksud antara lain Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Kepulauan Riau. Said mengatakan, partainya menargetkan meraih tiga juta suara di Jawa Barat.
“Tiga juta suara akan kami raup di Jawa Barat, kawasan industri terbesar ada di Jawa Barat, terbesar se-Asia Tenggara dan terbesar se-Indonesia,” ujarnya.
Di Banten, Said mengatakan, partainya targetkan raih satu juta suara. Sementara di DKI Jakarta partainya menargetkan raih 750 ribu suara.
“Di Jawa Timur itu menjadi target basis Partai Buruh juga 1 juta suara target kami bisa menang dan di Kepri 750 ribu suara sah,” tuturnya.
Selain itu partainya juga menargetkan 5 kursi bupati atau wali kota. Lima kursi yang diincar Partai Buruh antara lain Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Jayapura, Karawang, dan Batam.
Sebelumnya, Ketua KPU Hasyim Asy’ari mengatakan, ada 10 parpol akan mendaftarkan ke KPU hingga akhir pekan nanti, termasuk tujuh partai pada Jumat (12/8) hari ini. Sementara itu, Pengamat Politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr Ahmad Atang mendorong masyarakat untuk mewaspadai munculnya praktik politik identitas bernuansa Suku, Agama, Ras, Antargolongan (SARA) padaPemilu 2024.
“Eksploitasi politik identitas yang bernuansa SARA perlu diwaspadai karena sangat berpotensi mewarnai Pemilu di tahun 2024,” katanya ketika dihubungi.(***)













