• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pemerintah Inggris Akan Mengakhiri Pembatasan Sosial dan Ekonomi

Pemerintah Inggris Akan Mengakhiri Pembatasan Sosial dan Ekonomi

Juli 6, 2021
Kardinal Suharyo Kunjungi Polda Kaltim : Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

Kardinal Suharyo Kunjungi Polda Kaltim : Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

Oktober 23, 2026
Pendidikan Dokter Spesialis, Ketua Komite III DPD RI : Prioritaskan Daerah 3T

Pendidikan Dokter Spesialis, Ketua Komite III DPD RI : Prioritaskan Daerah 3T

Oktober 23, 2026
ADVERTISEMENT
KASAL Buka Pekan Ilmiah Tahunan Ke-16, Dorong Transformasi Digital dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Gigi TNi AL

KASAL Buka Pekan Ilmiah Tahunan Ke-16, Dorong Transformasi Digital dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Gigi TNi AL

Oktober 23, 2026
10 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Sudah Beroperasi

10 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Sudah Beroperasi

Oktober 23, 2026
[Opini] Menilik Pesan Gubernur Khofifah di Hari Santri 2026: Dari Harapan hingga Langkah Nyata

[Opini] Menilik Pesan Gubernur Khofifah di Hari Santri 2026: Dari Harapan hingga Langkah Nyata

Oktober 23, 2026
Ini Pesan Gubernur Jatim Khofifah di Hari Santri 22 Oktober Kemarin

Ini Pesan Gubernur Jatim Khofifah di Hari Santri 22 Oktober Kemarin

Oktober 23, 2026
Ahmad Doli Kurnia Bongkar Misteri PKPU Wapres Gibran, Tegaskan Pasal 18 Ayat 3 Tak Pernah Dibahas

Ahmad Doli Kurnia Bongkar Misteri PKPU Wapres Gibran, Tegaskan Pasal 18 Ayat 3 Tak Pernah Dibahas

Oktober 23, 2026
Ratusan Pecatur Kepri Siap Berlaga di Open Chess Tournament, Wali Kota Batam Dijadwalkan Hadir

Ratusan Pecatur Kepri Siap Berlaga di Open Chess Tournament, Wali Kota Batam Dijadwalkan Hadir

Oktober 23, 2026
Bahlil, Listrik Batam–Bintan Padam, Ekspor Gas ke Singapura Harus Dikaji Ulang : Projo Kepri Sudah Mengingatkan Sejak Juni

Bahlil, Listrik Batam–Bintan Padam, Ekspor Gas ke Singapura Harus Dikaji Ulang : Projo Kepri Sudah Mengingatkan Sejak Juni

Oktober 23, 2026
Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

Oktober 23, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Pemerintah Inggris Akan Mengakhiri Pembatasan Sosial dan Ekonomi

[Internasional]

Juli 6, 2021
in Internasional
0
0
SHARES
40
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Pemerintah Inggris mulai berencana untuk melonggarkan aturan di masa covid-19.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Pemerintah Inggris sudah mulai merencanakan untuk mengakhiri pembatasan sosial dan ekonomi terkait Covid-19 pada 19 Juli 2021 mendatang.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.

Langkah ini dilakukan untuk berdamai dengan COVID-19, sekaligus membuktikan apakah percepatan vaksinasi corona memberikan perlindungan yang cukup dari varian Delta.

“Kita harus jujur pada diri sendiri. Jika kita tidak dapat membuka kembali kehidupan sosial kita dalam beberapa minggu ke depan, di mana kita akan terbantu dengan datangnya musim panas dan liburan sekolah, maka kapan [lagi] kita bisa kembali normal?” tutur Johnson, Senin (5/7/2021), mengutip Reuters.

ADVERTISEMENT

Johnson mengkonfirmasi bahwa pemerintah Inggris akan menetapkan keputusan akhir terkait kebijakan ini pekan depan. Apabila diterapkan, pembatasan kontak sosial hingga perintah work from home (WFH) akan dihilangkan.

Klub malam juga akan diizinkan dibuka kembali dan tidak akan ada batasan kapasitas bagi perhotelan. Pedoman untuk menjaga jarak sosial pun akan dihapus, sementara warga tak akan lagi diwajibkan memakai masker.

“Kami akan mencabut aturan limit orang yang menghadiri konser, teater, dan acara olahraga. Kami akan mengakhiri aturan satu meter plus tentang jarak sosial dan kewajiban hukum untuk menutup wajah [masker], meski mungkin akan ada anjuran di mana Anda boleh melakukannya,” tutur dia.

Namun, Johnson menekankan vaksinasi harus semakin gencar saat kebijakan baru diterapkan. Ia pun akan memastikan testing dan tracing, serta pengawasan perbatasan negara terus diperketat.

“Kita akan memperkuat vaksinasi dengan mengurangi interval pemberian dosis untuk di bawah 40 tahun, dari 12 minggu jadi 8 minggu, sehingga setiap orang yang berusia di atas 18 tahun harus sudah disuntik penuh pada pertengahan September. [Sementara itu], Anda harus mengisolasi diri jika hasil tes Anda positif atau diperintahkan oleh NHS Tests and Trace,” terang Johnson.

“Kami juga akan mempertahankan kontrol perbatasan yang ketat, termasuk [dari daerah yang masuk] daftar merah. Terakhir, kami akan terus memantau data dan mempertahankan langkah-langkah darurat untuk membantu menangani virus selama periode risiko yang lebih tinggi seperti musim dingin,” imbuh dia.

Johnson bertaruh pada program vaksinasi yang telah mengurangi infeksi COVID-19 dan pasien rumah sakit di Inggris. Dia yakin vaksinasi dapat mencegah layanan kesehatan kewalahan oleh gelombang baru COVID-19.

Di sisi lain, Johnson baru berencana menetapkan kebijakan kesehatan baru ini untuk Inggris. Tidak untuk Skotlandia, Wales, atau Irlandia Utara.

Inggris telah mencatatkan angka kematian COVID-19 global tertinggi ke-7 di dunia. Sejumlah pihak menuduh Johnson terlalu lambat untuk menerapkan lockdown di Inggris.

Namun di bawah pemerintahannya, percepatan vaksinasi corona memang cukup kuat. Menurut data pemerintah, 86% orang dewasa di Inggris telah menerima vaksinasi dosis pertama dan 64% di antaranya telah divaksinasi dua dosis.

Pihak Kesehatan Masyarakat Inggris pun menunjukkan bahwa vaksinasi sangat efektif dalam mencegah varian Delta dan mencegah pasien COVID-19 terinfeksi parah atau masuk rumah sakit. Terlebih saat seseorang sudah disuntik dua dosis vaksin. (FA/SI).

Komentar Facebook

Tags: Boris JohnsonMengakhiri Pembatasan Sosial dan EkonomiPemerintah InggrisPerdana Menteri Inggris
ShareTweetSend

Related Posts

Ekonom Nilai Joe Biden Bisa Lahirkan Kebijakan Terprediksi

Ucapan Selamat Berdatangan dari Pemimpin Dunia Kepada Presiden Terpilih AS, Joe Biden

November 8, 2020
Ini Nama-nama Tokoh Dunia terpapar virus Covid-19

Ini Nama-nama Tokoh Dunia terpapar virus Covid-19

Oktober 3, 2020
PM Boris Johnson Sebut Pilih Mati Daripada Menunda Brexit

PM Boris Johnson Sebut Pilih Mati Daripada Menunda Brexit

September 8, 2019
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?