• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pemerintah Inggris Akan Mengakhiri Pembatasan Sosial dan Ekonomi

Pemerintah Inggris Akan Mengakhiri Pembatasan Sosial dan Ekonomi

Juli 6, 2021
Dukung MBG, HKTI Kepri: Produk Petani Lokal Siap Penuhi Kebutuhan Pangan Bergizi

Dukung MBG, HKTI Kepri: Produk Petani Lokal Siap Penuhi Kebutuhan Pangan Bergizi

Agustus 14, 2026
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kholis Silaturahmi dengan PWI Bekasi Raya

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kholis Silaturahmi dengan PWI Bekasi Raya

Agustus 14, 2026
ADVERTISEMENT
Diterpa Sorotan, DLH Batam Jelaskan Tujuan Pembangunan Jalan dan Landfill TPA Kabil Rp44 Miliar

Diterpa Sorotan, DLH Batam Jelaskan Tujuan Pembangunan Jalan dan Landfill TPA Kabil Rp44 Miliar

Agustus 14, 2026
Tak Terbayang Keadilan dan Berulangnya Pembangunan Tanpa Perasaan

Tak Terbayang Keadilan dan Berulangnya Pembangunan Tanpa Perasaan

Agustus 14, 2026
Papuan Voice Terima Piagam, Sosok ‘Max Binur’ Dikenang

Papuan Voice Terima Piagam, Sosok ‘Max Binur’ Dikenang

Agustus 14, 2026
Respon Cepat TNI AL Evakuasi Korban KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Lombok

Respon Cepat TNI AL Evakuasi Korban KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Lombok

Agustus 14, 2026
1,3 Ton Ketamine Dimusnahkan di Batam, Sepanjang 2025-2026 TNI AL Gagalkan 5,3 Ton Narkoba dan 849,74 Ton Ilegal Mining

1,3 Ton Ketamine Dimusnahkan di Batam, Sepanjang 2025-2026 TNI AL Gagalkan 5,3 Ton Narkoba dan 849,74 Ton Ilegal Mining

Agustus 14, 2026
Prajurit TNI AL dari Yonif 2 Marinir Bersama Pemuda Komopa Kibarkan Merah Putih Sambut HUT Ke-81 RI

Prajurit TNI AL dari Yonif 2 Marinir Bersama Pemuda Komopa Kibarkan Merah Putih Sambut HUT Ke-81 RI

Agustus 14, 2026
Presiden Prabowo Subianto Terima Wakil Menteri Perang AS di Istana

Presiden Prabowo Subianto Terima Wakil Menteri Perang AS di Istana

Agustus 14, 2026
Perkara Haji Rusok Lawan PT Menteng Griya Lestari Masuk Tahap Pembuktian di PN Batam

Perkara Haji Rusok Lawan PT Menteng Griya Lestari Masuk Tahap Pembuktian di PN Batam

Agustus 13, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Agustus 14, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Pemerintah Inggris Akan Mengakhiri Pembatasan Sosial dan Ekonomi

[Internasional]

Juli 6, 2021
in Internasional
0
0
SHARES
40
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Pemerintah Inggris mulai berencana untuk melonggarkan aturan di masa covid-19.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Pemerintah Inggris sudah mulai merencanakan untuk mengakhiri pembatasan sosial dan ekonomi terkait Covid-19 pada 19 Juli 2021 mendatang.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.

Langkah ini dilakukan untuk berdamai dengan COVID-19, sekaligus membuktikan apakah percepatan vaksinasi corona memberikan perlindungan yang cukup dari varian Delta.

“Kita harus jujur pada diri sendiri. Jika kita tidak dapat membuka kembali kehidupan sosial kita dalam beberapa minggu ke depan, di mana kita akan terbantu dengan datangnya musim panas dan liburan sekolah, maka kapan [lagi] kita bisa kembali normal?” tutur Johnson, Senin (5/7/2021), mengutip Reuters.

Johnson mengkonfirmasi bahwa pemerintah Inggris akan menetapkan keputusan akhir terkait kebijakan ini pekan depan. Apabila diterapkan, pembatasan kontak sosial hingga perintah work from home (WFH) akan dihilangkan.

Klub malam juga akan diizinkan dibuka kembali dan tidak akan ada batasan kapasitas bagi perhotelan. Pedoman untuk menjaga jarak sosial pun akan dihapus, sementara warga tak akan lagi diwajibkan memakai masker.

“Kami akan mencabut aturan limit orang yang menghadiri konser, teater, dan acara olahraga. Kami akan mengakhiri aturan satu meter plus tentang jarak sosial dan kewajiban hukum untuk menutup wajah [masker], meski mungkin akan ada anjuran di mana Anda boleh melakukannya,” tutur dia.

Namun, Johnson menekankan vaksinasi harus semakin gencar saat kebijakan baru diterapkan. Ia pun akan memastikan testing dan tracing, serta pengawasan perbatasan negara terus diperketat.

“Kita akan memperkuat vaksinasi dengan mengurangi interval pemberian dosis untuk di bawah 40 tahun, dari 12 minggu jadi 8 minggu, sehingga setiap orang yang berusia di atas 18 tahun harus sudah disuntik penuh pada pertengahan September. [Sementara itu], Anda harus mengisolasi diri jika hasil tes Anda positif atau diperintahkan oleh NHS Tests and Trace,” terang Johnson.

“Kami juga akan mempertahankan kontrol perbatasan yang ketat, termasuk [dari daerah yang masuk] daftar merah. Terakhir, kami akan terus memantau data dan mempertahankan langkah-langkah darurat untuk membantu menangani virus selama periode risiko yang lebih tinggi seperti musim dingin,” imbuh dia.

ADVERTISEMENT

Johnson bertaruh pada program vaksinasi yang telah mengurangi infeksi COVID-19 dan pasien rumah sakit di Inggris. Dia yakin vaksinasi dapat mencegah layanan kesehatan kewalahan oleh gelombang baru COVID-19.

Di sisi lain, Johnson baru berencana menetapkan kebijakan kesehatan baru ini untuk Inggris. Tidak untuk Skotlandia, Wales, atau Irlandia Utara.

Inggris telah mencatatkan angka kematian COVID-19 global tertinggi ke-7 di dunia. Sejumlah pihak menuduh Johnson terlalu lambat untuk menerapkan lockdown di Inggris.

Namun di bawah pemerintahannya, percepatan vaksinasi corona memang cukup kuat. Menurut data pemerintah, 86% orang dewasa di Inggris telah menerima vaksinasi dosis pertama dan 64% di antaranya telah divaksinasi dua dosis.

Pihak Kesehatan Masyarakat Inggris pun menunjukkan bahwa vaksinasi sangat efektif dalam mencegah varian Delta dan mencegah pasien COVID-19 terinfeksi parah atau masuk rumah sakit. Terlebih saat seseorang sudah disuntik dua dosis vaksin. (FA/SI).

Komentar Facebook

Tags: Boris JohnsonMengakhiri Pembatasan Sosial dan EkonomiPemerintah InggrisPerdana Menteri Inggris
ShareTweetSend

Related Posts

Ekonom Nilai Joe Biden Bisa Lahirkan Kebijakan Terprediksi

Ucapan Selamat Berdatangan dari Pemimpin Dunia Kepada Presiden Terpilih AS, Joe Biden

November 8, 2020
Ini Nama-nama Tokoh Dunia terpapar virus Covid-19

Ini Nama-nama Tokoh Dunia terpapar virus Covid-19

Oktober 3, 2020
PM Boris Johnson Sebut Pilih Mati Daripada Menunda Brexit

PM Boris Johnson Sebut Pilih Mati Daripada Menunda Brexit

September 8, 2019
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?