• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pemimpin MSG Membahas Papua Barat dalam Pertemuan Pre-COP31

Pemimpin MSG Membahas Papua Barat dalam Pertemuan Pre-COP31

Oktober 8, 2026
Presiden Prabowo Luncurkan Belasan Proyek Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun di Maluku Utara

Presiden Prabowo Luncurkan Belasan Proyek Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun di Maluku Utara

Oktober 8, 2026
Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Oktober 8, 2026
ADVERTISEMENT
Peran Tim Terpadu Dipertanyakan, Saksi Ahli: Pengamanan Sengketa Bukan Tugasnya

Peran Tim Terpadu Dipertanyakan, Saksi Ahli: Pengamanan Sengketa Bukan Tugasnya

Oktober 8, 2026
Prediksi BMKG: Hujan Ringan Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia Kamis 8 Oktober 2026, Waspadai Potensi Petir dan Awan Cumulonim

Prediksi BMKG: Hujan Ringan Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia Kamis 8 Oktober 2026, Waspadai Potensi Petir dan Awan Cumulonim

Oktober 8, 2026
Wakil Komisi XII DPR Dukung Peningkatan Produksi Migas Nasional untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Kurangi Impor

Wakil Komisi XII DPR Dukung Peningkatan Produksi Migas Nasional untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Kurangi Impor

Oktober 8, 2026
Warga Vanuatu Mendapat Pelayanan Kesehatan dari Indonesia

Warga Vanuatu Mendapat Pelayanan Kesehatan dari Indonesia

Oktober 8, 2026
Presiden Prabowo Kumpul 800 Perwira TNI-Polri Di Istana, Dudung : Masalah Pertahanan

Presiden Prabowo Kumpul 800 Perwira TNI-Polri Di Istana, Dudung : Masalah Pertahanan

Oktober 8, 2026
RAJAWALI Batam Terbentuk Tetapkan Tiga Pengurus KSB

RAJAWALI Batam Terbentuk Tetapkan Tiga Pengurus KSB

Oktober 7, 2026
Soal Ijazah Wapres Gibran, KPU RI : Pakai Surat Penyetaraan dari Kementerian

Soal Ijazah Wapres Gibran, KPU RI : Pakai Surat Penyetaraan dari Kementerian

Oktober 7, 2026
Respon Berbagai Isu Internasional, BKSAP DPR RI : Pentingnya Diplomasi Parlemen

Respon Berbagai Isu Internasional, BKSAP DPR RI : Pentingnya Diplomasi Parlemen

Oktober 7, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Pemimpin MSG Membahas Papua Barat dalam Pertemuan Pre-COP31

(Internasional)

Oktober 8, 2026
in Internasional
0
0
SHARES
8
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

BIAK, satukanindonesia.com – Para pemimpin Melanesian Spearhead Group (MSG) di sela-sela Pre-COP Nadi Fiji membahas kerjasama regional dan isu-isu penting yang memengaruhi Melanesia, termasuk Papua Barat (West Papua).

Adapun negara-negara Melanesia yang bertemu di Nadi Fiji antara lain Perdana Menteri (PM) Vanuatu Jotham Napat, PM Kepulauan Solomon Mathew Wale, PM Papua New Guinea James Marape dan tuan rumah Fiji PM Sitiveni Rabuka serta perwakilan FLNKS dari Kanaki Kaledonia Baru.

Perdana Menteri Vanuatu dalam akun http://facebook.com resmi PM Vanuatu, Jotham Napat, kemarin Rabu (07/10/2026) bergabung dengan para pemimpin Melanesia lainnya dalam pertemuan Melanesian Spearhead Group (MSG) di Nadi, Fiji, untuk membahas kerjasama regional dan isu-isu penting yang memengaruhi Melanesia, termasuk Papua Barat.

Pertemuan tersebut diadakan di sela-sela Pre-COP31 dan dipimpin oleh Perdana Menteri Fiji, Sitiveni Rabuka, telah mempertemukan Perdana Menteri Fiji, Papua Nugini, Vanuatu, dan Kepulauan Solomon, bersama dengan perwakilan FLNKS. Para pemimpin membahas berbagai hal.

Perdana Menteri Vanuatu, Jotham Napat juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Pemerintah Kaledonia Baru, Milakulo Tukumuli.

Terlepas dari kehebohan baru-baru ini yang ditimbulkan oleh unggahan media sosial oleh anggota parlemen Kaledonia Baru Nicolas Metzdorf soal sengketa pulau antara Prancis dan Vanuatu, kedua pemimpin memilih untuk mengabaikan gangguan tersebut dan fokus pada hubungan yang lebih luas.

Kedua pemimpin menegaskan kembali pentingnya menjaga dialog yang baik dan konstruktif, di tingkat pemerintah dan tidak membiarkan komentar eksternal menggagalkan kerjasama bilateral.

Diskusi mencakup kerjasama perdagangan, konektivitas penerbangan, proyek kabel bawah laut, Matthew Wale dan Hunter, perubahan iklim, dan isu-isu kepentingan bersama dalam Kelompok Pelopor Melanesia (Melanesian Spearhead Group/MSG).

Pesan utama dari kedua belah pihak adalah komitmen bersama untuk beralih dari diskusi ke tindakan, dengan fokus pada pencapaian hasil nyata yang bermanfaat bagi rakyat kedua negara.

Sementara itu dikutip dari http://facebook.com EMTV Online, Perdana Menteri Papua Nugini James Marape mengumumkan bahwa negara-negara Melanesia akan secara kolektif meningkatkan advokasi terkait pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilaporkan di Papua Barat.

Melaporkan hasil Pertemuan Informal Pemimpin Kelompok Pelopor Melanesia (MSG) yang diadakan di Fiji, Marape mengklarifikasi bahwa meskipun Papua Nugini sangat menghormati kedaulatan teritorial Indonesia, kawasan ini tidak dapat tinggal diam terhadap masalah kemanusiaan.

Para pemimpin membahas berbagai hal yang menjadi kepentingan bersama, memperkuat kerjasama Melanesia, dan memajukan prioritas bersama dalam MSG.

Mereka bertukar pandangan tentang isu-isu regional dan internasional utama yang menjadi kepentingan bersama dan menjajaki peluang untuk lebih memperkuat solidaritas, kerjasama, dan koordinasi di antara anggota MSG.

Mereka bertukar pandangan tentang isu-isu regional dan internasional penting yang menjadi kepentingan bersama dan menjajaki peluang untuk lebih memperkuat solidaritas, kerja sama, dan koordinasi di antara anggota MSG.

Para pemimpin juga membahas arah masa depan MSG, termasuk cara untuk memperkuat peran Kelompok tersebut sebagai platform penting untuk memajukan kepentingan dan prioritas Melanesia.

Isu Papua Barat juga dibahas sebagai bagian dari pertimbangan yang lebih luas dari para pemimpin mengenai masalah-masalah, yang memengaruhi Kawasan Melanesia.

Pertemuan ini mencerminkan komitmen berkelanjutan para pemimpin MSG, untuk bekerjasama dalam isu-isu kepentingan bersama dan hal-hal yang memengaruhi kawasan Melanesia dan rakyatnya. [ONE/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Papua BaratPemimpin MSGPertemuan Pre-COP31
ShareTweetSend

Related Posts

Papua Barat dan New Caledonia Akan Jadi Isu Utama di KTT PIF

Papua Barat dan New Caledonia Akan Jadi Isu Utama di KTT PIF

September 1, 2026
Perkuat Lembaga Kultural Orang Papua, STIH Manokwari dan MRP Tekan MoU

Perkuat Lembaga Kultural Orang Papua, STIH Manokwari dan MRP Tekan MoU

Maret 28, 2026
Tak Ada “Lahan Baru” untuk Investasi Sawit di Wilayah Manokwari Papua Barat

Tak Ada “Lahan Baru” untuk Investasi Sawit di Wilayah Manokwari Papua Barat

Maret 19, 2026

KADIN Papua Barat Dukung Usulan Gubernur Papua Barat ke Kementan RI

Maret 16, 2026

Temui Menteri Pertanian RI, Gubernur Papua Barat Harap Dukungan Pemerintah Pusat

Maret 16, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?