• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pemuda Katolik: Membangun Sinergi Untuk Mewujudkan Papua yang Maju, Adil, dan Sejahtera

Pemuda Katolik: Membangun Sinergi Untuk Mewujudkan Papua yang Maju, Adil, dan Sejahtera

Juli 2, 2021
Aksi Sigap TNI AL dan Tim Sar Gabungan Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Cisanggarung

Aksi Sigap TNI AL dan Tim Sar Gabungan Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Cisanggarung

April 24, 2026
Menaker Sebut Program Magang Nasional Buka Peluang Kerja Putra Daerah

Menaker Sebut Program Magang Nasional Buka Peluang Kerja Putra Daerah

April 24, 2026
ADVERTISEMENT
Mendagri Tito Ingatkan Kepala Daerah Jaga Kekompakan Forkopimda Jadi Kunci Stabilitas dan Cegah Korupsi

Mendagri Tito Ingatkan Kepala Daerah Jaga Kekompakan Forkopimda Jadi Kunci Stabilitas dan Cegah Korupsi

April 24, 2026
Bupati Tapanuli Utara Tekankan Optimalisasi Penataan dan Penanganan Kota Tarutung

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Optimalisasi Penataan dan Penanganan Kota Tarutung

April 24, 2026
DPRD DKI Minta Tindak Tegas Pungli Sekolah Gratis

DPRD DKI Minta Tindak Tegas Pungli Sekolah Gratis

April 24, 2026
Kemkomdigi Resmi Buka Seleksi Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz untuk Perluas Akses Internet

Kemkomdigi Resmi Buka Seleksi Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz untuk Perluas Akses Internet

April 24, 2026
Akan Gelar Konsinyering, TIM Organisasi dan AD/ART Serahkan TOR Konsinyering Tiga Wilayah

Akan Gelar Konsinyering, TIM Organisasi dan AD/ART Serahkan TOR Konsinyering Tiga Wilayah

April 24, 2026
PARJAL Papua Barat Minta Kepsek SMA Taruna Diganti

PARJAL Papua Barat Minta Kepsek SMA Taruna Diganti

April 24, 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat, 24 April 2026: Awas Turun Hujan!

Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat, 24 April 2026: Awas Turun Hujan!

April 24, 2026
Dirut BULOG Raih ‘Indonesia Best 50 CEO Awards 2026’, Usai Perkuat  Rekor Stok Beras 5 Juta Ton

Dirut BULOG Raih ‘Indonesia Best 50 CEO Awards 2026’, Usai Perkuat  Rekor Stok Beras 5 Juta Ton

April 24, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, April 24, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemuda Katolik: Membangun Sinergi Untuk Mewujudkan Papua yang Maju, Adil, dan Sejahtera

[Daerah]

Juli 2, 2021
in Daerah
0
0
SHARES
167
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Webinar Membangun Sinergi untuk Mewujudkan Papua yang Maju, Adil, dan Sejahtera.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Perhatian pemerintah pusat terhadap Papua selama ini cukup baik. Perhatian itu terutama infrastruktur dan kami perlu menyampaikan Kebijakan pemerintah pusat dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo melalui berbagai program kementerian sejak Tahun 2014 hingga saat ini tidak pernah henti untuk terus membangun tanah Papua dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat asli orang Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut disampaikan Thomas Safanpo Wakil Bupati Asmat, Papua saat menghadiri webinar dengan tema Membangun Sinergi Untuk Mewujudkan Papua Yang Maju, adil dan Sejahtera, yang diselenggarakan Kebijakan Publik Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Kamis, 1 Juli 2021. Pembicara lain Bahlil Lahadalia Menteri Investasi dan Kepala BKPM, Johannes Haryanto, SJ, dan Robert Hadi Ketua Umum PUKAT.

Menurut Ketua Komisariat Cabang Pemuda Katolik Kabupaten Asmat Papua ini Keseriusan pemerintah pusat membangun Papua dengan memberikan kewenangan penuh melalui Undang-Undang nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi khusus Papua hingga keluarnya Inpres no. 9 Tahun 2020 tentang percepatan pembangunan Papua dan Papua Barat.

Kebijakan program pembangunan itu, katanya  tentu saja ditujukan untuk mengurangi angka kemiskinan yang tinggi, mengurangi indeks kemahalan dan pemerataan sarana pembangunan infrastruktur.

Karena Inpres nomor 9 Tahun 2020 adalah salah satu payung hukum terbaru dalam upaya lebih mempercepat kemajuan pembangunan di Tanah Papua, tutur Wakil Bupati Asmat ini,

Tapi kami juga mengakui  jika ingin meningkatkan daya saing di Papua ada beberapa aspek yang menjadi perhatian yaitu pendidikan, kesehatan.

Menurutnya hasil penelitian LIPI pada tahun 2011 yang lalu mengatakan bahwa ada empat masalah pokok di Papua yang menjadi temuan LIPI yaitu status dan sejarah politik, pelanggaran HAM, Stigmatisasi dan kegagalan pembangunan Papua.

“Ada distrust masyarakat Papua terhadap pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah”, kata orang nomor dua di Kabupaten Asmat ini.

Karena itu, katanya Pemuda Katolik  seluruh pengurus dan kader Pemuda Katolik di Indonesia untuk menunjukkan kepedulian yang nyata dan konkrit untuk membangun sinergisitas dan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah Papua, terlibat aktif dan berbuat sesuatu untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

Menurut Thomas, Besarnya aliran dana Otonomi khusus ke Papua belum diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan yang memadai. Menurut data Indeks Pembangunan Manusia, Papua dan Papua Barat berada pada posisi terendah dibandingkan dengan provinsi lainnya.

Kenyataan ini mengindikasikan rendahnya kondisi pendidikan. Untuk itu, selama ini menurut Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Asmat ini menandaskan bahwa sejak 10 tahun lalu yaitu periode 1990-2000 pembangunan pendidikan, kesehatan dan  infrastruktur mengalami kemunduran.

Sekolah sekolah dibangun mulai dari pendidikan dasar sampai dengan pendidikan menengah tetapi tidak ditunjang dan didukung oleh para guru yang memiliki kompetensi yang baik.

Sedangkan Romo Haryanto Johanes Haryanto, SJ mengatakan pembangunan pendidikan di Papua tidak bisa dijalankan dengan cara yang biasa dilakukan didaerah-daerah lain di Indonesia dan perlu ada program akselerasi khusus untuk mengejar ketertinggalan pendidikan di Papua. Selama ini Gereja di Papua telah membantu peningkatan mutu pendidikan di Papua.  Oleh karena itu, menurut Pastor Moderator Pemuda Katolik itu kedepan kerjasama antara pemerintah dan gereja disana harus menjadi prioritas bila ingin pembangunan pendidikan Papua lebih baik.

Sementara itu dalam webinar ini Romo Johannes Hariyanto mengatakan bahwa sejarah menjadikan Papua sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemuda Katolik menjadi ujung tombak kehadiran Gereja di tengah-tengah masyarakat.

“Kepentingan banyak orang menjadi hukum dasar(bonnum commune)dalam berbagai kegiatan yang bisa dilakukan oleh pengurus dan kader Pemuda Katolik”, ujar Romo Moderator Nasional Pengurus Pusat Pemuda Katolik ini.

Pada bagian yang sama Romo Hariyanto juga menandaskan bahwa ada beberapa masalah yang terjadi di Papua itu mulai dari masalaha pendekatan militer, kepentingan politik, kepentingan ekonomi dari Papua.

“Itu semua lebih merugikan warga Papua itu sendiri dibanding manfaatnya untuk seluruh masyarakat dan warga Papua. Jadi menurut saya solusi untuk mengatasi masalah Papua adalah membangun kesadaran baru yang harus dikuatkan adalah penguatan masyarakat sipil(Civi Society). Bagian Civil Society di Papua adalah Gereja Katolik dan Kristen unsur yang benar-benar hadir nyata di tengah masyarakat Papua. Kekuatan Civil Society harus dilihat sebagai partner Pemernitah Daerah untuk pembangunan masyarakat Papua menuju Papua yang maju, adil, dan sejahtera,” ujar Romo Hariyanto.

Menurut Cristhoper Nugroho Sekjen Pengurus Pemuda Katolik mengatakan semoga webinar ini member masukan yang konstruktif untuk pemerintah pusat, pemerintah daerah dan tokoh masyarakat, tokoh agama di Papua untukmewujudkan Papua yang maju,adil dan sejahtera. Pro ecclesia et Patria! (FA/SI).

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: AdilMajuMembangun PapuaPapuaSejahtera
ShareTweetSend

Related Posts

Nyawa Warga Papua Tak Ternilai, PGI Serukan ‘Hentikan Kekerasan Bersenjata’

Nyawa Warga Papua Tak Ternilai, PGI Serukan ‘Hentikan Kekerasan Bersenjata’

April 22, 2026
Pencetus Gagasan Tujuh Wilayah Budaya di Tanah Papua Tutup Usia

Pencetus Gagasan Tujuh Wilayah Budaya di Tanah Papua Tutup Usia

Maret 24, 2026
Krisis Tanah dan Lingkungan, Gereja Mesti Bersikap Tegas

Krisis Tanah dan Lingkungan, Gereja Mesti Bersikap Tegas

Maret 8, 2026

Anggota DPD RI Desak Evaluasi Total Otsus Papua

Maret 5, 2026

Atasi Kemiskinan, Kepala Daerah di Tanah Papua Diminta Bangkitkan Tata Kelola Pendidikan

Februari 27, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?