
Jakarta, SATUKANINDONESIA.Com – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin, menggelar acara buka puasa bersama (bukber) di Kediaman Dinasnya, Jalan Denpasar Raya No. 8, Kuningan, Jakarta Selatan.
Acara yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh puluhan wartawan dari berbagai media nasional serta jajaran pejabat teras Sekretariat Jenderal DPD RI.
Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Jenderal DPD RI, Kepala Biro Protokol, Humas, dan Media, Mahyu Darma, serta presenter senior ternama, Aiman Witjaksono. Kehadiran rekan-rekan media dan tokoh publik ini menjadikan suasana Ramadan kali ini sebagai momentum penguatan sinergi antara lembaga tinggi negara dengan insan pers.
Sinergi dan Diskusi Santai
Dalam sambutannya, Sultan Najamudin menekankan pentingnya peran media sebagai jembatan informasi antara DPD RI dengan masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan wartawan dalam mengawal isu-isu daerah di tingkat nasional.
“Rumah dinas ini terbuka untuk diskusi. Kita ingin hubungan antara DPD dan media tidak hanya sekadar hubungan profesional, tapi juga kekeluargaan,” ujar Sultan di sela-sela acara.
Sultan Bagikan Buku ‘Green Democracy’
Momen menarik terjadi menjelang akhir acara, di mana Ketua DPD RI secara simbolis membagikan buku karyanya yang berjudul Green Democracy kepada para tamu undangan, termasuk kepada Aiman Witjaksono, perwakilan media dan Maruli Tua Silaban dari SatukanIndonesia.Com.
Buku tersebut merangkum gagasan Sultan mengenai sistem demokrasi yang selaras dengan keberlanjutan lingkungan hidup dan keadilan ekologis—sebuah isu yang menjadi fokus perhatiannya selama memimpin DPD RI.

Dalam sambutannya yang disampaikan secara rileks dan santau, ia mengatakan, salah satu tujuan buka bersama itu dimaksudkan untuk mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan dengan semua pihak.
Tokoh Hadir: Sultan B. Najamudin, Sekjen DPD RI, Mahyu Darma selaku Kepala Biro Humas, Protokol dan Pers DPD dan Aiman Witjaksono.
Ketua DPD asal Provinsi Bengkulu itu menggunakan momentum Bukber untuk membagi cindera mata kepada para undangan berupa buku berjudul “Green Democracy” sebagai bahan refleksi pembangunan bangsa.
Acara ditutup dengan salat Maghrib berjamaah dan ramah tamah yang santai, mempertegas hubungan harmonis antara DPD RI dengan pilar keempat demokrasi. (Chandra, MTS01)












