
JAYAPURA, satukanindonesia.com – Israel telah mengumumkan kunjungan resmi ke Negara-negara Kepulauan Pasifik.
Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan, Menteri Luar Negeri Gideon Sa’ar telah menginstruksikan wakilnya, Sharren Haskel, untuk memimpin delegasi dalam diskusi yang bertujuan ‘memperdalam dan memajukan hubungan Israel-Pasifik dalam berbagai bidang bilateral, multilateral, dan strategis’.
Demikian dilansir media ini dari laman internet RNZ Pasifik, Minggu (24/08/2025).
“Negara-negara Kepulauan Pasifik fokus memberikan dukungan penting bagi Israel, di berbagai kerangka kerja Internasional,”
Dukungan ini diwujudkan secara bilateral terutama melalui pendirian kedutaan besar resmi di Yerusalem, ibu kota Israel, sebagaimana dicontohkan oleh Papua Nugini pada tahun 2023.
Dan sebagaimana Negara-negara lain berniat untuk mengupayakannya dalam waktu dekat serta secara multilateral, termasuk melalui dukungan signifikan terhadap Israel di Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Kementerian tersebut mengatakan, wilayah Pasifik telah menjadi salah satu mitra pembangunan strategis Israel, melalui berbagai proyek dan program pelatihan yang dipimpin oleh Badan Pembangunan Internasional Israel (MASHAV).
Dinyatakan bahwa kunjungan tersebut, dan upaya diplomatik yang lebih luas yang menyertainya, mencerminkan penghargaan mendalam Israel terhadap negara-negara Kepulauan Pasifik dan menggarisbawahi komitmen Israel untuk memperkuat kerja sama dengan mereka.
Israel berupaya memperluas kemitraan ini ke area-area baru yang substansial, sekaligus mengidentifikasi kepentingan-kepentingan strategis dan bilateral tambahan yang akan semakin memajukan kepentingan bersama semua pihak. [**/GRW]













