• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Perusahaan Semen di Sulawesi Berpotensi Gulung Tikar

Perusahaan Semen di Sulawesi Berpotensi Gulung Tikar

Agustus 26, 2019
Kapolri: Penguatan Peran Kompolnas Tak Perlu Undang-Undang Baru

Kapolri: Penguatan Peran Kompolnas Tak Perlu Undang-Undang Baru

Mei 8, 2026
Menlu Sugiono Dorong Percepatan Aksesi TAC untuk Perkuat Stabilitas Kawasan

Menlu Sugiono Dorong Percepatan Aksesi TAC untuk Perkuat Stabilitas Kawasan

Mei 8, 2026
ADVERTISEMENT
Anggota Komisi VII DPR Dorong Kebijakan Industri Tembakau Seimbang dan Terukur

Anggota Komisi VII DPR Dorong Kebijakan Industri Tembakau Seimbang dan Terukur

Mei 8, 2026
Pansus Ranperda LAM DPRD Kota Batam Bahas Tindak Lanjut Hasil Fasilitasi dengan Gubernur Kepri

Pansus Ranperda LAM DPRD Kota Batam Bahas Tindak Lanjut Hasil Fasilitasi dengan Gubernur Kepri

Mei 8, 2026
Komisi III DPRD Batam Gelar RDPU Bahas Aduan Masyarakat Terkait Aktivitas Cut and Fill di Sagulung

Komisi III DPRD Batam Gelar RDPU Bahas Aduan Masyarakat Terkait Aktivitas Cut and Fill di Sagulung

Mei 8, 2026
Mensos dan Wamensos Datangi KPK Bahas Pengadaan Sekolah Rakyat

Mensos dan Wamensos Datangi KPK Bahas Pengadaan Sekolah Rakyat

Mei 8, 2026
Media Soroti Banyak Kejanggalan di Kasus Kematian Balien Rimdo Simamora: “Keluarga Minta di Rekonstruksi Ulang

Media Soroti Banyak Kejanggalan di Kasus Kematian Balien Rimdo Simamora: “Keluarga Minta di Rekonstruksi Ulang

Mei 8, 2026
Pemerintah Tindak Tegas Kejahatan Siber dan Judi Online di Ruang Digital

Pemerintah Tindak Tegas Kejahatan Siber dan Judi Online di Ruang Digital

Mei 8, 2026
Menaker Yassierli Pastikan Santunan Korban Insiden KA Bekasi Timur Cair

Menaker Yassierli Pastikan Santunan Korban Insiden KA Bekasi Timur Cair

Mei 8, 2026
Menkeu: APBN Triwulan I 2026 Solid, Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global

Menkeu: APBN Triwulan I 2026 Solid, Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global

Mei 8, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Mei 8, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Perusahaan Semen di Sulawesi Berpotensi Gulung Tikar

[Ekonomi]

Agustus 26, 2019
in Ekonomi
0
0
SHARES
125
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade menyebut satu perusahaan semen di Sulawesi berpotensi gulung tikar akibat gempuran produsen semen asal China. Perusahaan itu bahkan disebut telah mengambil tindakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada sejumlah karyawan.

Pabrik semen itu juga disebut-sebut berpeluang diambil alih oleh perusahaan semen asal China. “Sebentar lagi saya dengar ada indikasi pabrik swasta bisa diambil alih oleh semen China. Perusahaan ini kemungkinan angkat bendera putih,” tutur dia, Senin (26/8/19).

Sementara, Andre melanjutkan perusahaan semen BUMN, yaitu PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dinilai kurang mampu mengakuisisi perusahaan yang megap-megap tersebut. Apalagi, Semen Indonesia telah mengambil alih PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB).

Menurut Andre, kondisi keuangan Semen Indonesia berbahaya jika membeli perusahaan baru. “Semen Indonesia baru ambil Holcim Indonesia, itu saja sudah megap-megap,” jelasnya.

CNNIndonesia.com mencoba menghubungi GM Corporate Communication Semen Indonesia Sigit Wahono. Namun, yang bersangkutan belum menjawab pesan instan dan telepon.

Secara terpisah, Ketua Federasi Serikat Pekerja Industri Semen Indonesia (FSPISI) Ronida menyatakan perusahaan yang berpotensi bangkrut itu juga mulai bermasalah dalam membayar gaji karyawannya. Bahkan, hal itu sudah terjadi sejak tahun lalu.

“Jadi selain PHK, perusahaan juga membayarkan gajinya sudah mulai terhambat. Kami tidak tahu sudah berapa yang kena PHK dan detail gaji,” ucap Ronida.

Masalahnya, sambung dia, karyawan di perusahaan itu belum menjadi anggota dari FSPISI. Dengan demikian, Ronida tak memiliki laporan atau data yang detail terkait jumlah karyawan yang terkena PHK dan berapa bulan gaji yang bermasalah.

“Ini tidak kami tangani juga secara langsung,” tegas dia.

Berdasarkan penelusuran CNNIndonesia.com, terdapat dua perusahaan semen di Sulawesi, yakni PT Semen Bosowa Maros dan PT Semen Tonasa. Sementara, PT Banggai Citra Lestari yang bekerja sama dengan perusahaan asal China tengah membangun pabrik semen pertamanya di Sulawesi Tengah.

Lapor Ke KPPU

Sementara itu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) telah melakukan klarifikasi data kepada Andre terkait laporannya tentang dugaan perusahaan semen asal China yang melakukan predatory pricing atau banting harga demi menyingkirkan industri semen dalam negeri. Ia mengklaim KPPU menerima semua data yang diberikan.

“Kami sudah memberikan gambaran kepada KPPU bahwa telah terjadi praktik predatory pricing, kami sudah memberikan contoh, misalnya perusahaan China menjual dengan harga murah. Padahal harga bahan baku sama,” kata Andre.

Ia mendapatkan informasi bahwa perusahaan asal China sudah membanting harga jual sejak tiga tahun belakangan ini. Produsen asal Tirai Bambu itu bahkan disebut-sebut membayar gaji karyawannya dengan nominal yang rendah.

“Jadi, karyawannya hanya dibayar UMK (upah minimum kabupaten). Masa S1 dibayar UMK, jadi disetarakan semua jadi biaya operasional mereka rendah,” jelasnya.

Andre menambahkan bahwa KPPU meminta data tambahan agar bisa menaikkan laporan ini ke level penyelidikan. Salah satu data yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya, yakni pangsa pasar serta perbandingan harga jual antara produsen lokal dan China.

“Pabrik semen lokal jualnya di atas Rp51 ribu per sak, kalau China bisa Rp42 ribu per sak. Nanti kami kasih gambaran saja titik detailnya di mana,” pungkasnya.(GS)

Sumber

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: ChinaEkonomiPHKsemen
ShareTweetSend

Related Posts

Anggota  DPRD kota Batam Dabbal Tapis Siahaan Respon cepat Dugaan PHK Bayu Suhendra Usai Sholat Jumat Di Kawasan Tunas Industrial Prima Kabil

Anggota  DPRD kota Batam Dabbal Tapis Siahaan Respon cepat Dugaan PHK Bayu Suhendra Usai Sholat Jumat Di Kawasan Tunas Industrial Prima Kabil

April 16, 2026
Terkait Kebijakan WFH, Pemprov Papua Tengah Masih Menunggu Edaran Kemendagri

Terkait Kebijakan WFH, Pemprov Papua Tengah Masih Menunggu Edaran Kemendagri

Maret 28, 2026
Pastikan Layanan Tetap Berjalan, Wali Kota Bekasi Pantau Pelayanan Publik Pasca Idul Fitri

Pastikan Layanan Tetap Berjalan, Wali Kota Bekasi Pantau Pelayanan Publik Pasca Idul Fitri

Maret 26, 2026

Perluas Ruang Fiskal, Batam Dorong Skema Pembiayaan Inovatif

Maret 26, 2026

Tri Adhianto: Selain Berdakwah, Ulama Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Umat

Mei 3, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?