• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Anggota TNI dan warga mengevakuasi korban luka-luka akibat diserang TPNPB, di distrik Anggruk, kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Minggu (23/03/2025)

Presiden Prabowo Disoroti, Pembela HAM : Pemerintah Tak Serius Selesaikan Konflik Papua

Maret 29, 2025
Di Tengah Antrean Panjang BBM, Wakapolda Sulut Cek Pengamanan hingga Polwan Bagikan Air Mineral

Di Tengah Antrean Panjang BBM, Wakapolda Sulut Cek Pengamanan hingga Polwan Bagikan Air Mineral

Oktober 19, 2026
Prediksi BMKG Awal Pekan Ini Langit Jakarta Didominasi Berawan, Kelembapan Udara 41 hingga 76 Persen

Prediksi BMKG Awal Pekan Ini Langit Jakarta Didominasi Berawan, Kelembapan Udara 41 hingga 76 Persen

Oktober 19, 2026
ADVERTISEMENT
Sekjen PBB Antonio Guterres Temui Presiden Indonesia di Kediaman Pribadi

Sekjen PBB Antonio Guterres Temui Presiden Indonesia di Kediaman Pribadi

Oktober 19, 2026
PLN Batam Berhasil Pulihkan Pasokan Listrik di Kota Batam, Pastikan Hak Kompensasi Pelanggan Terpenuhi

PLN Batam Berhasil Pulihkan Pasokan Listrik di Kota Batam, Pastikan Hak Kompensasi Pelanggan Terpenuhi

Oktober 19, 2026
Tiga Hari di Indonesia, Sekjen PBB dapat ‘Surat Terbuka’ dari West Papua

Tiga Hari di Indonesia, Sekjen PBB dapat ‘Surat Terbuka’ dari West Papua

Oktober 18, 2026
MINGGU KASIH, WAKAPOLDA KEPRI PERKUAT KEMITRAAN POLRI DAN MASYARAKAT

MINGGU KASIH, WAKAPOLDA KEPRI PERKUAT KEMITRAAN POLRI DAN MASYARAKAT

Oktober 18, 2026
Tiba di Indonesia, Sekjen PBB Bakal Temui Presiden Prabowo

Tiba di Indonesia, Sekjen PBB Bakal Temui Presiden Prabowo

Oktober 18, 2026
Menaker Yassierli Ajak Peserta Pelatihan Vokasi Bangun Portofolio untuk Masuk Dunia Kerja

Menaker Yassierli Ajak Peserta Pelatihan Vokasi Bangun Portofolio untuk Masuk Dunia Kerja

Oktober 18, 2026
Prakiraan Cuaca Indonesia Hari Ini: BMKG Peringatkan Gelombang 4 Meter dan Potensi Hujan

Prakiraan Cuaca Indonesia Hari Ini: BMKG Peringatkan Gelombang 4 Meter dan Potensi Hujan

Oktober 18, 2026
1,43 Juta Siswa Terdampak Asap Karhutla, ASSI Minta Negara Bertindak

1,43 Juta Siswa Terdampak Asap Karhutla, ASSI Minta Negara Bertindak

Oktober 18, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Presiden Prabowo Disoroti, Pembela HAM : Pemerintah Tak Serius Selesaikan Konflik Papua

[Daerah]

Maret 29, 2025
in Daerah, News, Ragam Info
0
0
SHARES
427
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Anggota TNI dan warga mengevakuasi korban luka-luka akibat diserang TPNPB, di distrik Anggruk, kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Minggu (23/03/2025)
Anggota TNI dan warga mengevakuasi korban luka-luka akibat diserang TPNPB, di distrik Anggruk, kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Minggu (23/03/2025)

MANOKWARI, SATUKANINDONESIA.Com – Menanggapi peristiwa penyerangan guru dan tenaga kesehatan (Nakes) di Yahukimo, Papua Pegunungan. Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, Theo Hesegam menyoroti Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Menurutnya, Presiden Prabowo harus segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan berbagai konflik bersenjata hingga kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Papua.

“Saya harap Prabowo mengambil langkah konkret terhadap penyelesaian konflik bersenjata, pelanggaran HAM, dan pelanggaran hukum di tanah Papua,”katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (28/03/2025).

Dia mengutarakan, pihaknya telah memberikan masukan kepada pemerintah pusat guna penyelesaian konflik bersenjata di Bumi Cenderawasih itu. Namun, kata dia, pemerintah terkesan tidak serius.

ADVERTISEMENT

“Pemerintah tidak serius dan tidak mampu menyelesaikan masalah di Papua,”ujarnya. pembela HAM ini.

Sebagai Pembela HAM di tanah Papua, ia mengkhawatirkan, kondisi para guru dan tenaga kesehatan yang bertugas di daerah rawan konflik. Maka, menurut dia, saat ini pemerintah perlu menarik seluruh guru dan tenaga kesehatan yang bertugas di daerah konflik di Papua.

“Saya khawatir TPNPB akan bergerak melakukan tindakan brutal,di beberapa tempat,”pungkasnya. [GRW]

Komentar Facebook

Tags: konflik papuaPapua PegununganPembela HAMperistiwa penyerangan guru dan tenaga kesehatan (Nakes) di YahukimoPresiden PrabowoTheo Hesegam
ShareTweetSend

Related Posts

Sekjen PBB Antonio Guterres Berkunjung ke Indonesia

Sekjen PBB Antonio Guterres Berkunjung ke Indonesia

Oktober 17, 2026
Perkuat Indonesia, Wantimpres Tetapkan Tiga Bidang Strategis

Perkuat Indonesia, Wantimpres Tetapkan Tiga Bidang Strategis

Oktober 15, 2026
Hilirisasi Buka 10.000 Lapangan Kerja, Akademisi Apresiasi Presiden Prabowo

Hilirisasi Buka 10.000 Lapangan Kerja, Akademisi Apresiasi Presiden Prabowo

Oktober 12, 2026

Presiden Prabowo Berdoa di Sumur Lubang Buaya untuk Mengenang Pahlawan Revolusi

Oktober 1, 2026

Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi Indonesia, Presiden Prabowo Pimpin Sidang DEN

September 19, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?