
MANOKWARI, SATUKANINDONESIA.Com – Menanggapi peristiwa penyerangan guru dan tenaga kesehatan (Nakes) di Yahukimo, Papua Pegunungan. Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, Theo Hesegam menyoroti Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Menurutnya, Presiden Prabowo harus segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan berbagai konflik bersenjata hingga kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Papua.
“Saya harap Prabowo mengambil langkah konkret terhadap penyelesaian konflik bersenjata, pelanggaran HAM, dan pelanggaran hukum di tanah Papua,”katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (28/03/2025).
Dia mengutarakan, pihaknya telah memberikan masukan kepada pemerintah pusat guna penyelesaian konflik bersenjata di Bumi Cenderawasih itu. Namun, kata dia, pemerintah terkesan tidak serius.
“Pemerintah tidak serius dan tidak mampu menyelesaikan masalah di Papua,”ujarnya. pembela HAM ini.
Sebagai Pembela HAM di tanah Papua, ia mengkhawatirkan, kondisi para guru dan tenaga kesehatan yang bertugas di daerah rawan konflik. Maka, menurut dia, saat ini pemerintah perlu menarik seluruh guru dan tenaga kesehatan yang bertugas di daerah konflik di Papua.
“Saya khawatir TPNPB akan bergerak melakukan tindakan brutal,di beberapa tempat,”pungkasnya. [GRW]













