
Toba, SatukanIndonesia. Com– Sejalan dengan kesiapan PLN, dalam mendukung program pemerintah pusat, akan program konversi kompor LPG ke kompor Induksi,
PT. PLN Persero UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) Sibolga melakukan sosialisasi pemanfaatan pemakaian kompor induksi bagi puluhan pelaku wisata.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di kantor Desa Lumban Bulbul, Balige, Kabupaten Toba, (23/03/22).
Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sibolga, Darwin Simanjuntak, dalam sambutannya dihadapan para pelaku wisata pantai Lumban Bulbul, beliau menyampaikan pentingnya beralih ke kompor induksi yang ramah lingkungan, aman penggunaan dan efisien.

Pada kesempatan itu, Darwin juga menginformasikan kepada seluruh peserta sosialisasi, bahwa PLN saat ini dituntut lebih inovatif dan kreatif untuk mencari sumber – sumber energi terbarukan.
“Saat ini, PLN di tuntut, pakai membangkitkan listrik tanpa menggunakan bahan bakar solar, dan PLN berjanji tahun 2060, semua jenis pembangkit listrik, tidak lagi menggunakan bahan bakar solar, gas, bahkan batubara, maka kita sekarang mencari sumber energi dari air, angin dan matahari”, ungkap mantan aktivis Walhi ini.

Selanjutnya, mantan aktivis Walhi ini, juga menyampaikan informasi, bahwa diwilayah kerja PLN UP3 Sibolga sudah berdiri beberapa PLTA sebagai sumber energi pembangkit listrik terbarukan dan telah ber- operasi, antara lain disebutkan, di Sihaporas, PLTA Parmonagan, Aek Sibundong, sigura-gura, yang masing-masing berada Sibolga, Kabupaten Humbang dan Toba.
Acara sosialisasi yang mengambil tema, ” Electrifying Lifestyle, penggunaan kompor induksi itu, dalam sambutannya, Darwin Simanjuntak juga tak lupa memberikan contoh pembanding, bahwa Kota Malang, sudah menerapkan penggunaan kompor induksi di spot- spot wisatanya, baik di tempat wisata kuliner maupun per- hotelan, sebagai bentuk dukungan kepada perintah dari sektor ramah lingkungan (go green).
Sebelum engakhiri sambutan, Darwin menjelaskan,bahwa kompor induksi ini menggunakan energi listrik sebagai sumber panas, dan kompor induksi tidak memancarkan api layaknya kompor yang berbahan bakar gas, serta memiliki kelebihan dalam hal penyebaran panas yang lebih merata. PLN UP3 Sibolga juga berjanji memberikan bantuan dari program CSR- PLN, masing-masing 1 Unit kompor induksi kepada pelaku usaha pariwisata pantai bulbul, setelah administrasi di validasi oleh pihak Pemda Kabupaten Toba, dalam hal ini Dinas Pariwisata Kabupaten Toba.
Senada dengan hal itu, Kadis Pariwisata Kabupaten Toba, Rusti Hutapea, M.Pd, dalam sambutannya, sangat mendukung program sosialisasi ini, dan akan mem-follow- up, data pelaku usaha pariwisata pantai bulbul, guna nantinya mendapatkan bantuan CSR pihak PLN UP3 Sibolga bagi para pelaku usaha tersebut.
Rusti juga berpesan, dan mengingatkan kepada seluruh peserta sosialisasi, supaya bersama-sama menjaga kebersihan lokasi pantai, menjunjung tinggi nilai- nilai Batak na Raja, santun kepada wisatawan, serta mengedepankan motto “Sapta Pesona”.
“Kabupaten Toba adalah Satu dari kabupaten yang ditetapkan sebagai Kawasan Strategi Pariwisata Nasional, maka kita sebagai pelaku usaha wisata harus mengedepankan keramahtamahan dalam menyambut para wisatawan kita”, pesan beliau.
Selanjutnya, kegiatan tersebut diteruskan dengan mendemonstrasikan cara penggunaan kompor induksi, oleh manager pemasaran PLN UP3 Sibolga, Junita Simatupang.
Acara sosialisasi juga dihadiri Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Balige, Harry Marbun beserta staf dan Kepala Desa Lumban Bulbul Melva Panjaitan, beserta perangkat desanya.(GH/SIM)













