• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Raksasa Teknologi Diduga Kembangkan Senjata Pakai AI

Raksasa Teknologi Diduga Kembangkan Senjata Pakai AI

Agustus 25, 2019
Tri Adhianto Canangkan 3 Juta Pohon dalam Masa Kepemimpinannya, Warga Bekasi Diajak Jadi Bagian Sejarah Penghijauan Kota

Tri Adhianto Canangkan 3 Juta Pohon dalam Masa Kepemimpinannya, Warga Bekasi Diajak Jadi Bagian Sejarah Penghijauan Kota

April 24, 2026
Aksi Sigap TNI AL dan Tim Sar Gabungan Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Cisanggarung

Aksi Sigap TNI AL dan Tim Sar Gabungan Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Cisanggarung

April 24, 2026
ADVERTISEMENT
Menaker Sebut Program Magang Nasional Buka Peluang Kerja Putra Daerah

Menaker Sebut Program Magang Nasional Buka Peluang Kerja Putra Daerah

April 24, 2026
Mendagri Tito Ingatkan Kepala Daerah Jaga Kekompakan Forkopimda Jadi Kunci Stabilitas dan Cegah Korupsi

Mendagri Tito Ingatkan Kepala Daerah Jaga Kekompakan Forkopimda Jadi Kunci Stabilitas dan Cegah Korupsi

April 24, 2026
Bupati Tapanuli Utara Tekankan Optimalisasi Penataan dan Penanganan Kota Tarutung

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Optimalisasi Penataan dan Penanganan Kota Tarutung

April 24, 2026
DPRD DKI Minta Tindak Tegas Pungli Sekolah Gratis

DPRD DKI Minta Tindak Tegas Pungli Sekolah Gratis

April 24, 2026
Kemkomdigi Resmi Buka Seleksi Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz untuk Perluas Akses Internet

Kemkomdigi Resmi Buka Seleksi Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz untuk Perluas Akses Internet

April 24, 2026
Akan Gelar Konsinyering, TIM Organisasi dan AD/ART Serahkan TOR Konsinyering Tiga Wilayah

Akan Gelar Konsinyering, TIM Organisasi dan AD/ART Serahkan TOR Konsinyering Tiga Wilayah

April 24, 2026
PARJAL Papua Barat Minta Kepsek SMA Taruna Diganti

PARJAL Papua Barat Minta Kepsek SMA Taruna Diganti

April 24, 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat, 24 April 2026: Awas Turun Hujan!

Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat, 24 April 2026: Awas Turun Hujan!

April 24, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, April 25, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Raksasa Teknologi Diduga Kembangkan Senjata Pakai AI

[Internasional]

Agustus 25, 2019
in Internasional
0
0
SHARES
60
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
(Ilustrasi)

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Amazon, Microsoft, dan Intel mulai mengembangkan senjata otomatis dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Berdasarkan sebuah laporan hasil penelitian, teknologi ini berpotensi membahayakan dunia.

Mengapa perusahaan seperti Microsoft dan Amazon tidak menyangkal bahwa mereka saat ini sedang mengembangkan senjata kontroversial yang dapat membunuh orang tanpa keterlibatan manusia secara langsung?”, kata Frank Slijiper, salah seorang peneliti tersebut.

Penggunaan kecerdasan buatan pada sistem senjata memungkinkan untuk menyerang target secara otomatis. Rencana ini menimbulkan perdebatan karena dianggap membahayakan keamanan internasional dan menandakan revolusi ketiga senjata peperangan setelah bubuk mesiu dan bom atom.

Profesor ilmu komputer Universitas California, Berkeley, Stuart Russell mengatakan, senjata otomatis ini cukup berbahaya karena dapat digunakan sebagai senjata pemusnah massal. Menurutnya, satu orang saja dapat meluncurkan sejuta senjata atau bahkan ratusan juta senjata.

“Faktanya adalah senjata otomatis ini dikembangkan oleh korporat dan dalam hal mengampanyekan pencegahan senjata tersebut, mereka dapat memainkan peran yang sangat besar,” ujar Stuart pada AFP, Rabu (21/8/19).

Menurutnya, teknologi tersebut dapat dilengkapi dengan pengenalan wajah yang berarti dapat menyerang suatu grup etnis tertentu atau bahkan sekelompok orang dengan pandangan politik tertentu.

Larangan internasional terhadap kecerdasan buatan yang berbahaya sebaiknya penting untuk dilakukan.

Sebelumnya pada April lalu, Uni Eropa telah merilis panduan bagaimana perusahaan maupun pemerintahan harus mengembangkan kecerdasan buatan. Di dalamnya terdapat panduan seperti kebutuhan untuk pengawasan manusia dan menghargai privasi.(GS)

Sumber

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: AmazonIntelInternasionalMicrosoft
ShareTweetSend

Related Posts

“LAUT MENGHUBUNGKAN ANTAR BANGSA”, LATIHAN NON PERANG SKALA INTERNASIONAL SEGERA DIGELAR TNI AL

“LAUT MENGHUBUNGKAN ANTAR BANGSA”, LATIHAN NON PERANG SKALA INTERNASIONAL SEGERA DIGELAR TNI AL

Mei 31, 2024
Dubes Palestina Buka Suara Soal Pro-Kontra Timnas Israel di Piala Dunia U-20 Indonesia

Dubes Palestina Buka Suara Soal Pro-Kontra Timnas Israel di Piala Dunia U-20 Indonesia

Maret 16, 2023
Petinggi Taliban dan Mantan Presiden Afghanistan Bahas Pemerintahan Baru

Petinggi Taliban dan Mantan Presiden Afghanistan Bahas Pemerintahan Baru

Agustus 19, 2021

Muak dengan Elite Politik, Guru SD Jadi Presiden Peru!

Juli 21, 2021

Jepang Kirim Bantuan 2.800 Oksigen Konsentrator ke Indonesia

Juli 21, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?