• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Ratusan Diaspora RI di AS Jadi Korban Investasi Bodong Ponzi

Ratusan Diaspora RI di AS Jadi Korban Investasi Bodong Ponzi

Juni 16, 2021
‎Yayasan Yonkenedia Bantah Serobot Lahan Isenabasa, Dokumen BP Batam Catat Alokasi Dicabut Sebelum Permohonan Baru

‎Yayasan Yonkenedia Bantah Serobot Lahan Isenabasa, Dokumen BP Batam Catat Alokasi Dicabut Sebelum Permohonan Baru

Agustus 19, 2026
Pemerintah Pastikan Status Guru PPPK Paruh Waktu Tidak Ganggu Stabilitas Fiskal Negara

Pemerintah Pastikan Status Guru PPPK Paruh Waktu Tidak Ganggu Stabilitas Fiskal Negara

Agustus 19, 2026
ADVERTISEMENT
 Kemkomdigi dan DPR Sepakat Aturan Final Ojek Online Untuk Perlindungan Pengemudi

 Kemkomdigi dan DPR Sepakat Aturan Final Ojek Online Untuk Perlindungan Pengemudi

Agustus 19, 2026
Golkar Kekuatan Politik Utama di Manokwari Papua Barat

Golkar Kekuatan Politik Utama di Manokwari Papua Barat

Agustus 19, 2026
Komisi III DPR Setujui 11 Calon Hakim Agung dan 3 Hakim AD Hoc MA

Komisi III DPR Setujui 11 Calon Hakim Agung dan 3 Hakim AD Hoc MA

Agustus 19, 2026
Ketika Leluhur Mengajari Kita Cara Merawat Bumi

Ketika Leluhur Mengajari Kita Cara Merawat Bumi

Agustus 19, 2026
Gagal Bawa Nama Kepri ke Panggung Pesparawi, 27 PSW Kepri Kini Menuntut Kepastian Hukum

Gagal Bawa Nama Kepri ke Panggung Pesparawi, 27 PSW Kepri Kini Menuntut Kepastian Hukum

Agustus 19, 2026
‎Ketua REL-MBG Kepri Diundang ke Istana, Isye Lombogia Tegaskan Kepri Siap Kawal MBG  ‎

‎Ketua REL-MBG Kepri Diundang ke Istana, Isye Lombogia Tegaskan Kepri Siap Kawal MBG ‎

Agustus 19, 2026
RUU Perampasan Aset terkait Tindak Pidana Segera Disahkan

RUU Perampasan Aset terkait Tindak Pidana Segera Disahkan

Agustus 19, 2026
Semarak Kemerdekaan Pemkot Bekasi Gelar Turnamen Padel

Semarak Kemerdekaan Pemkot Bekasi Gelar Turnamen Padel

Agustus 18, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home News

Ratusan Diaspora RI di AS Jadi Korban Investasi Bodong Ponzi

[News]

Juni 16, 2021
in News
0
0
SHARES
62
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Lebih dari 500 diaspora Indonesia di Amerika Serikat dikabarkan menjadi korban kasus investasi bodong berskema ponzi atau piramida.

Investasi ini memberi iming-iming keuntungan sebesar 12 persen sampai 73 persen.

Salah satu korban bernama Gunawan Widjaja mengisahkan tawaran investasi ini mulanya diketahui dari media sosial Facebook melalui grup Hibachi dan Pondok Gaul. Setelah mengetahui informasi investasi, ia pun menghubungi salah satu kontak yang tertera, yaitu Immanuel Jaya pada 19 Oktober 2019.

“Saya tergiur karena program itu menawarkan bunga 18 persen per bulan,” ucap Gunawan seperti dilansir dari VOA, Rabu (16/6/2021).

Berbeda dengan Gunawan, Steven Caraballo, mahasiswa di New York University yang juga menjadi korban investasi bodong ini mengaku awalnya tahu investasi ini dari istri dan teman-teman istrinya. Saat itu, ia dijanjikan keuntungan sekitar 15 persen ditambah 2 persen bila berhasil mengajak orang lain untuk bergabung dalam investasi ini.

“Untuk pertama kali, saya menerima bunga dari US$4.000 yang saya berikan. Saya yakin ini cara mereka meraih kepercayaan kami. Jadi pertama kali saya mendapat uang yang saya berikan ditambah bunganya. Tetapi ketika saya mulai menanamkan lebih banyak uang, saya tidak mendapat apapun. Total kerugian saya US$55 ribu,” kata Steven.

Atase Kepolisian di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Washington DC Ary Laksmana Widjaja mengatakan saat ini kasus ini telah diteruskan ke Biro Penyidik Federal (FBI).

“Kami sudah menyampaikan informasi awal pada penegak hukum di Amerika, dalam hal ini FBI, juga mengkoordinasikan laporan-laporan yang masuk,” ungkap Ary.

Ia menjelaskan tawaran investasi ini sebenarnya sudah terjadi sejak 2019, namun tanda-tanda ‘bodong’ baru ditemukan pada tahun ini.

Seperti skema ponzi umumnya, investasi ini menjanjikan keuntungan kepada setiap anggota. Keuntungan akan bertambah bila anggota bisa mengajak orang lain untuk masuk ke dalam skema investasi ini.

Diketahui, ada dua perusahaan investasi bodong yang beroperasi, yaitu Global Travel dan Easy Transfer. Keduanya merupakan perusahaan yang dikelola oleh kakak beradik diaspora Indonesia di AS, tapi identitas perusahaan dan jenis investasinya tidak dijelaskan ke anggota.

Mereka menawarkan investasi dalam bentuk uang tunai dan tidak menggunakan bank atau perjanjian resmi dari notaris. Perjanjian keuntungan diberikan dalam angka yang berbeda-beda ke masing-masing anggota.

Ary memperkirakan total kerugian para korban mencapai US$5.000 sampai US$10 ribu per orang. “Tampaknya kecil, tapi jika yang melaporkan banyak, maka akan tampak bahwa secara keseluruhan kasus ini besar dan aparat akan bertindak lebih cepat untuk mencegah lebih banyak korban yang jatuh,” jelasnya.

Lebih lanjut, saat ini FBI menduga kedua kakak beradik masih berada di AS, tepatnya kawasan Elmhurst. Namun, penyelidikan masih terus dilakukan. (FA/SI).

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: 500 Diaspora RIdi ASInvestasi BodongSkema Ponzi
ShareTweetSend

Related Posts

Mabes Polri Ambil Alih Laporan Influencer Binomo Indra Kenz

Bareskrim Ambil Alih Perkara Investasi Bodong Wanita Histeris di DPR

April 13, 2023
Permintaan di Tolak Hakim, Empat Putra Putri Kayo Salim Pengusaha “micin” Miwon Tetap di Penjara

Permintaan di Tolak Hakim, Empat Putra Putri Kayo Salim Pengusaha “micin” Miwon Tetap di Penjara

Desember 1, 2021
Bareskrim Polri Limpahkan Perkara Investasi Bodong ke Kejaksaan

Bareskrim Polri Limpahkan Perkara Investasi Bodong ke Kejaksaan

Agustus 16, 2021

Diduga Investasi Bodong, Investasi Lucky Star Dilaporkan ke Polisi

Juni 8, 2021

Hati-Hati Investasi Bodong, Polisi Berhasil Amankan Pelaku Penipu Berkedok Obligasi

Juni 3, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?