• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Sim Salabim, Ganti Menteri Ditengah Pandemi

Sim Salabim, Ganti Menteri Ditengah Pandemi

Desember 24, 2020
Puncak Penghargaan JNE Content Competition 2026, Wadah Kreativitas Anak Bangsa

Puncak Penghargaan JNE Content Competition 2026, Wadah Kreativitas Anak Bangsa

Juli 24, 2026
30 Juli, DAP wilayah III Doberai Akan Gelar RDP Masyarakat Adat

30 Juli, DAP wilayah III Doberai Akan Gelar RDP Masyarakat Adat

Juli 24, 2026
ADVERTISEMENT
Menkomdigi Dorong Registrasi SIM Biometrik Mudah, Inklusif, dan Aman

Menkomdigi Dorong Registrasi SIM Biometrik Mudah, Inklusif, dan Aman

Juli 24, 2026
MK Putuskan Operator Seluler Diwajibkan Sediakan Opsi Sisa Kuota Tetap Aktif

MK Putuskan Operator Seluler Diwajibkan Sediakan Opsi Sisa Kuota Tetap Aktif

Juli 24, 2026
Wyndham Panbil Batam Raih Penghargaan Hotel Terbaik Diajang Trip.com Appreciation Night

Wyndham Panbil Batam Raih Penghargaan Hotel Terbaik Diajang Trip.com Appreciation Night

Juli 24, 2026
Bapenda Kota Bekasi Bertekad Capai PAD melalui Berbagai Upaya

Bapenda Kota Bekasi Bertekad Capai PAD melalui Berbagai Upaya

Juli 24, 2026
Mubes II IKALJATIM se-Tanah Papua di Sorong, SC Tegaskan Proses Berjalan Transparan

Mubes II IKALJATIM se-Tanah Papua di Sorong, SC Tegaskan Proses Berjalan Transparan

Juli 24, 2026
Tinjau Pasar Tumpah di Rooftop Pasar Baru, Tri Adhianto: Fasilitas Kanopi, Eskalator hingga Lift Barang Disiapkan Bertahap.

Tinjau Pasar Tumpah di Rooftop Pasar Baru, Tri Adhianto: Fasilitas Kanopi, Eskalator hingga Lift Barang Disiapkan Bertahap.

Juli 24, 2026
Sinergi BP Batam, Panbil Group, dan PLN Batam Dukung KEK Tanjung Sauh Sebagai Hub Energi Baru

Sinergi BP Batam, Panbil Group, dan PLN Batam Dukung KEK Tanjung Sauh Sebagai Hub Energi Baru

Juli 24, 2026
Nama dan Foto Dicatut, Dr. Filep Wamafma : Jangan Direspon, Itu Penipuan

Nama dan Foto Dicatut, Dr. Filep Wamafma : Jangan Direspon, Itu Penipuan

Juli 24, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Juli 25, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Fokus Berita

Sim Salabim, Ganti Menteri Ditengah Pandemi

Beranda Ruang Diskusi Kritisi Reshuffle Kabinet Jokowi

Desember 24, 2020
in Fokus Berita
0
0
SHARES
75
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Enam menteri diganti, ditambah lima wakil menteri hari ini dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Perombakan kabinet dianggap waktu yang tepat karena sebelumnya Presiden sudah memberi sinyal adanya kekurang optimalan beberapa menteri dalam rapat kabinet.

“Kan Presiden sudah marah sejak Juli, Agustus, dibuka ke publik, bagaimana penanganan anggaran, misalnya,” ujar Andreas Pareira, politikus PDI Perjuangan dalam diskusi daring yang digelar Beranda Ruang Diskusi dan dipandu oleh Dosen Unika Atma Jaya, Christiana Chelsia Chan, Rabu (23/12/2020).

Menurut Andreas, sosok pengganti menteri dianggap orang-orang yang tepat. Seperit Risma yang sudah teruji dalam menangani manajemen wilayah termasuk bantuan sosial di Surabaya. Lalu juga Sandiaga Uno yang selama ini dikenal sebagai pengusaha yang perhatian pada industri kreatif dan ekonomi kecil dan menengah. Serta Sakti Wahyu Trenggono yang selama ini dikenal sebagai pengusaha-politikus, dan terakhir membantu Menteri Pertahanan Prabowo.

Saan Mustopa, Ketua DPP Nasdem menyatakan bahwa menteri agama yang baru, dalam posisinya sebagai Ketua Gerakan Pemuda Ansor, dianggap sosok yang pas dalam menjawab tantangan Jokowi menghadapi intoleransi. “Ini bisa jadi solusi buat Pak Jokowi dalam mengatasi intoleransi,” kata dia.

Sejalan dengan Andreas, Saan juga menilai Sandiaga sebagai sosok yang tepat mengatasi persoalan pariwisata dan ekonomi kreatif  di masa pandemi. “Pandemi ini dampaknya luar biasa, di ekonomi dan sosial. Terutama sektor pariwisata dan ekonomi kreratif yang digeluti anak-anak muda, terpukul berat,” katanya.

Sementara, soal Tri Rismaharini yang minta waktu merampungkan jabatannya sebagai Wali Kota Surabaya, dianggap Saan tak masalah bila terjadi rangkap jabatan. “Bu Risma kan habis di Februari. Saya optimis dengan cara kerjanya, dia bisa selesaikan persoalan di Kementerian Sosial, meski rangkap jabatan,” kata Saan.

Saan juga menyoroti Muhammad Luthfi yang menjadi Menteri Perdagangan. Menurut Saan, sektor perdagangan ini tantangan berat buat Indonesia di masa setelah pandemi. “Jadi jangan sampai setelah pandemi kita belum siap untuk melakukan pertumbuhan,” ujar Saan.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia juga menyoroti Yaqut Choil Choumas yang dianggap tepat, karena merepresenntasikan Nahdalatul Ulama. “Pak Jokowi menjawab Nahdliyin. Menteri Agama dari NU,” katanya. Dan Budi Gunadi Sadikin, meski dianggap kurang pas sebagai Menteri Kesehatan, dianggap Doli mampu memberikan warna sendiri dalam penanganan pandemi.

“Saat ini fase kedua dalam penanganan pandemi. Bila di fase pertama upayanya supaya tidak terular dan merawat. Sekarang fasenya adalah vaksinasi,” kata dia.

Saat ini, kata dia tantangan vaksinasi tak bisa diatasi dalam setahun dua tahun. “Ini mesti tepat kapan saat vaksinasi dan pembagiannya di daerah,” kata Doli. Untuk itu, Budi Gunadi yang sebelumnya Wakil Menteri BUMN dan juga Wakil Ketua Percepatan Ekonomi dalam Penanganan Pandemi Covid-19, dianggap orang yang tepat. “Sehingga momentum untuk resafel ini tepat. Ada pandemi 10 bulan sudah kita jalani, ada fase vaksinasi, dan ada menteri yang mesti diisi,”kata dia.

Eko Galgendu, Ketua Umum Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia (GMRI) juga menilai sosok yang menjadi menteri saat ini orang-orang yang tepat. Namun sejumlah orang yang dipilih mesti menunjukkan ide revolusioner, supaya yang dilakukan merupakan terobosan untuk meningkatkan optimistis masyarakat terhadap Indonesia.

“Inilah gaya, memang karakter dan cara berpikir pak Jokowi. Beliau sebagai presiden kalau saya amati khususnya kelebihan beliau di dalam Visi mengenai ekonomi negara ini,” tutur Eko.

Eko mengibaratkan pemikiran Jokowi sebagai pembalap Formula 1 dengan kecepatan yang tinggi. Untuk bisa mengendarai dengan baik, maka pengendara itu tidak boleh terganggu karena harus konsentrasi.

“Harus benar-benar memiliki tim yang satu Visi. Pastinya tim itu para menteri, kalau nanti ada salah satu pembantunya kurang cermat, kurang paham mengikuti apa yang dipikirkan presiden. Ini bisa memberi masalah,” tutur Eko.

Sebab kecepatan yang tinggi itu perlu memiliki tim yang benar-benar akurat, cermat dan tepat. Sama halnya dengan menjalanlan pemerintahan harus tanggap menghadapi segala persoalan.

“Sekali kemudian salah satu timnya tak siap dalam memahami. Maka yang terjadi melenceng dari arah dan bisa membawa jatuh,” imbuhnya.

Di sisi lain, masyarakat membutuhkan pemimin berpikiran visioner di dalam memahami perubahan yang ada. Permasalahan bukan hanya di dalam negeri saja, melainkan harus mampu memahami membaca perubahan lain.

“Sekarang ini perubahan terjadi bukan hanya permasalahan pandemi, tapi sudah lama terjadi perubahan pemikiran politik, secara ekonomi sosial, budaya dan agama. Semuanya dipicu kesombongan dan lupa diri manusia,” kritiknya melihat situasi saat ini. (rls)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: #Beranda Ruang Diskusi#Webinar BRDFokus Berita
ShareTweetSend

Related Posts

Hari ini Derman Nababan Dilantik Menjadi Ketua PN Pematangsiantar

Hari ini Derman Nababan Dilantik Menjadi Ketua PN Pematangsiantar

Januari 8, 2021
Yang Dilakukan Selang 20 Tahun Papua dan Papua Barat Berstatus Otsus

Yang Dilakukan Selang 20 Tahun Papua dan Papua Barat Berstatus Otsus

Desember 20, 2020
Rizieq Shihab Nikahkan Putrinya, Wagub Riza Patria Imbau Perhatikan 3M

Wagub DKI Positif COVID-19, Setiap Tamu Anies Wajib Rapid Test

November 30, 2020

Integritas dan Profesionalisme Wartawan harus Tetap Dijaga

Oktober 29, 2020

Aksi Tolak UU Cipta Kerja Berlanjut, Warga Agar Hindari Lokasi Seputaran Monas

Oktober 12, 2020
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?