• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Soal Adanya Penolakan dari Salah Satu Suku OAP, Kuasa Hukum ‘DOAMU’ Layangkan Surat Keberatan ke KPU Papua Barat

Soal Adanya Penolakan dari Salah Satu Suku OAP, Kuasa Hukum ‘DOAMU’ Layangkan Surat Keberatan ke KPU Papua Barat

September 18, 2024
Unsur TNI  AL KRI HIU-634  Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Masyarakat Terdampak Gempa di Pulau Riung NTT

Unsur TNI  AL KRI HIU-634  Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Masyarakat Terdampak Gempa di Pulau Riung NTT

Agustus 22, 2026
Pecahkan Rekor, Natalius Pigai : Suatu Saat Indonesia Jadi Juara Dunia dalam Konteks HAM

Pecahkan Rekor, Natalius Pigai : Suatu Saat Indonesia Jadi Juara Dunia dalam Konteks HAM

Agustus 22, 2026
ADVERTISEMENT
TNI AL Kerahkan RGB Lanal Maumere, Mobilisasi Logistik di Wilayah Terisolasi

TNI AL Kerahkan RGB Lanal Maumere, Mobilisasi Logistik di Wilayah Terisolasi

Agustus 22, 2026
Upacara HUT RI Ke-81, Wali Kota Bekasi Tekankan Pentingnya Menjaga Lingkungan dan Kerukunan.

Upacara HUT RI Ke-81, Wali Kota Bekasi Tekankan Pentingnya Menjaga Lingkungan dan Kerukunan.

Agustus 22, 2026
Menkop Dorong Semangat Juang Bung Hatta di Malam Koperasi Award 2026

Menkop Dorong Semangat Juang Bung Hatta di Malam Koperasi Award 2026

Agustus 22, 2026
Pesan Wawali Harris Bobihoe Di Momentum Perjuangan Sasak Kapuk

Pesan Wawali Harris Bobihoe Di Momentum Perjuangan Sasak Kapuk

Agustus 22, 2026
Titik Panas Melonjak, Kesehatan Anak di Indonesia Terancam

Titik Panas Melonjak, Kesehatan Anak di Indonesia Terancam

Agustus 22, 2026
Masyarakat Adat di Kampung Onggari Papua Selatan Tolak Melepas Tanah Adat

Masyarakat Adat di Kampung Onggari Papua Selatan Tolak Melepas Tanah Adat

Agustus 22, 2026
Dewan Pers Didesak Sahkan Regulasi Dana Jurnalisme Indonesia

Dewan Pers Didesak Sahkan Regulasi Dana Jurnalisme Indonesia

Agustus 21, 2026
Populasi Penduduk Melanesia di Negara Kesatuan Republik Indonesia Lebih Banyak?

Populasi Penduduk Melanesia di Negara Kesatuan Republik Indonesia Lebih Banyak?

Agustus 21, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Agustus 22, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Soal Adanya Penolakan dari Salah Satu Suku OAP, Kuasa Hukum ‘DOAMU’ Layangkan Surat Keberatan ke KPU Papua Barat

[Daerah - Menuju Papua Bangkit dan Berkat Bagi Bangsa, Keputusan MRP soal Paslon 'DOAMU' sah dan memenuhi syarat sebagai OAP]

September 18, 2024
in Daerah, News, Politik
0
0
SHARES
521
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KET. FOTO : Tim Kuasa Hukum pasangan ‘DOAMU’ saat menyerahkan surat keberatan ke KPU provinsi Papua Barat//GRW

MANOKWARI, SATUKANINDONESIA.Com  –  Menanggapi penolakan status bakal calon wakil gubernur (Bacawagub) 2024-2029 provinsi Papua Barat atas nama Mohammad Lakotani sebagai orang asli Papua (OAP), Lembaga Pusat Pengakajian Bantuan Hukum dan Perlindungan Konsumen (P3BHPK) Manokwari selaku tim kuasa hukum layangkan surat keberatan atau sanggahan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Papua Barat, Selasa (17/09/2024).

Sanggahan yang dilayangkan tim kuasa hukum pasangan Dominggus Mandacan dan Mohammad Lakotani (DOAMU) ini, guna menanggapi adanya surat penolakan dari salah satu suku asli Papua di kabupaten Kaimana ke KPU Papua Barat, pada tanggal 12 September 2024 lalu.

Achmad Junaedy, SH, MH sebagai Koordinator Tim Kuasa Hukum pasangan ‘DOAMU’ mengatakan, surat sanggahan tersebut sekaligus merupakan bentuk dukungan atas keputusan Majelis Rakyat Papua (MRP) provinsi Papua Barat terkait keabsahan status Bacawagub atas nama Mohammad Lakotani sebagai OAP yang diakui secara garis keturunan adat Papua di Kaimana, provinsi Papua Barat.

”Jadi kami mendapat informasi melalui salah satu media online pada 12 September lalu, bahwa ada surat yang dimasukkan ke KPU yang menolak bacagub Mohammad Lakotani sebagai OAP. Padahal keputusan MRP provinsi Papua Barat sudah final dan dimasukkan ke KPU, lalu KPU juga sudah pleno paslon DOAMU,”ujarnya.

Maka, ia menyebutkan, berdasarkan analisis hukum maupun kajian hukum, tim kuasa hukum pasangan DOAMU mengirim surat sanggahan tersebut ke KPU.

 

Ia mengemukakan, putusan pleno MRP Papua Barat Nomor 4 tahun 2024 tentang bakal calon wakil gubernur Papua Barat telah sah secara hukum adat dan hukum positif.

“Dengan demikian lembaga KPU melalui ketua dan komisioner, agar kiranya tetap pada mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku serta Undang-Undang Otonomi Khusus Papua (UU Otsus) dan atau pun putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang relevan mengenai definisi OAP,”urainya.

Dalam kesempatan ini, Koordinator tim kuasa hukum pasangan DOAMU mengingatkan, bahwa fakta hukum yang dijabarkan dalam lima poin dalam beberapa dokumen terdahulu terhadap pasangan incumbent DOAMU telah dinyatakan sah sebagai calon, yang siap bertarung pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua Barat periode kedua.

Dari lima fakta hukum itu, diantaranya Mohammad Lakotani sebelumnya menjabat sebagai Wakil Gubernur Papua Barat pada periode pertama tanpa ada penolakan dari masyarakat terkait statusnya sebagai OAP.

Dan MRP provinsi Papua Barat telah memberikan rekomendasi untuk pencalonan Mohamad Lakotani pada periode kedua, yang menunjukkan bahwa Mohammad Lakotani dianggap memenuhi persyaratan sebagai OAP sebagaimana putusan pleno MRP Papua Barat nomor 4 tahun 2024 tentang bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur Papua Barat.

Selanjutnya, berdasarkan analisis hukum terkait persoalan tersebut, P3BHPK mengungkap sejumlah dasar yang kuat yakni kewenangan MRP dalam memberikan rekomendasi, definisi orang asli Papua, Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 93/PUU-XXII/2024 Terkait Definisi Orang Asli Papua, dan kedudukan hukum penolakan masyarakat adat

Mala dari kajian hukum yang dilakukan, ia mengatakan, dapat ditarik kesimpulan antara lain.

Pertama, rekomendasi MRP Papua Barat terhadap pencalonan Mohamad Lakotani sebagai Wakil Gubernur sah dan memiliki dasar hukum yang kuat. MRP Papua Barat telah menjalankan kewenangannya sesuai dengan ketentuan Undang-undang Otsus Papua.

Ketua, penolakan masyarakat Suku Mairasi di Kaimana tidak dapat menjadi dasar hukum untuk membatalkan pencalonan Mohammad Lakotani, terutama karena Suku Mairasi tersebar di beberapa wilayah dan penolakan tersebut tidak mencerminkan keseluruhan komunitas adat Mairasi.

Ketiga, putusan Mahkamah Konstitusi memperkuat bahwa definisi OAP dalam Undang-undang Otsus Papua bersifat final dan tidak ada interpretasi lain yang dapat digunakan untuk menolak status OAP atas nama Mohamad Lakotani.

Keempat, penyelesaian konflik ini sebaiknya dilakukan melalui mediasi dan dialog adat, bukan melalui mekanisme hukum, karena pencalonan Wakil Gubernur Papua Barat atas nama Mohamad Lakotani sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Oleh karena itu, tim kuasa hukum DOAMU meminta kepada KPU provinsi Papua Barat, untuk tetap berpatokan pada keputusan pleno MRP Papua Barat sebagai lembaga representatif orang asli Papua.

Menurutnya, KPU pada dasarnya mengacu pada aturan penyelenggara yang bersifat nasional, dengan tidak mengabaikan aturan daerah khusus (UU Otsus). [GRW]

Komentar Facebook

Tags: Balon Gubernur/Wakil Gubernur Papua BaraDoaMuKuasa Hukum DOAMULembaga Pusat Pengakajian Bantuan Hukum dan Perlindungan KonsumenMRP Papua BaratOAPP3BHPK
ShareTweetSend

Related Posts

Selain OAP, Rekrutmen Tenaga Kerja LNG Tangguh Harus Prioritaskan Anak Asli Bintuni

Selain OAP, Rekrutmen Tenaga Kerja LNG Tangguh Harus Prioritaskan Anak Asli Bintuni

Agustus 18, 2025
Mulai April 2025, Orang Asli Papua di Manokwari Berjumlah 87.748

Mulai April 2025, Orang Asli Papua di Manokwari Berjumlah 87.748

April 8, 2025
Kesempatan untuk OAP Jadi Pengusaha, Kontraktor Orang Asli Papua di Papua Barat Didata

Kesempatan untuk OAP Jadi Pengusaha, Kontraktor Orang Asli Papua di Papua Barat Didata

April 8, 2025

Ratusan Mahasiswa Asli Papua Ikut Pelatihan Pengembangan Diri

April 7, 2025

Orang Asli Papua di Biak Numfor Sebanyak 120.894 Jiwa

April 5, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?