• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Selain OAP, Rekrutmen Tenaga Kerja LNG Tangguh Harus Prioritaskan Anak Asli Bintuni

Selain OAP, Rekrutmen Tenaga Kerja LNG Tangguh Harus Prioritaskan Anak Asli Bintuni

Agustus 18, 2025
Polisi kantongi Identitas Pelaku Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

Polisi kantongi Identitas Pelaku Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

September 11, 2026
Kejagung Sita Rp1 Triliun dari Kasus Penyerobotan Lahan Inhutani V

Kejagung Sita Rp1 Triliun dari Kasus Penyerobotan Lahan Inhutani V

September 11, 2026
ADVERTISEMENT
Lindungi Masyarakat Adat Papua, Senator Filep : RUU Reforma Agraria Harus Memuat Pasal Khusus

Lindungi Masyarakat Adat Papua, Senator Filep : RUU Reforma Agraria Harus Memuat Pasal Khusus

September 11, 2026
Kemenko PMK Dorong Penguatan Co-Creation Kampus dan Industri Atasi Pengangguran Terdidik

Kemenko PMK Dorong Penguatan Co-Creation Kampus dan Industri Atasi Pengangguran Terdidik

September 11, 2026
Menteri HAM Republik Indonesia Menolak Definisi Politik Orang Papua

Menteri HAM Republik Indonesia Menolak Definisi Politik Orang Papua

September 11, 2026
Amnesty Internasional : Pansus DPD RI Mesti desak Perundingan Papua

Amnesty Internasional : Pansus DPD RI Mesti desak Perundingan Papua

September 11, 2026
KPK Perkuat Jaringan Antikorupsi, 38 Guru Jadi Penggerak Integritas

KPK Perkuat Jaringan Antikorupsi, 38 Guru Jadi Penggerak Integritas

September 11, 2026
Anggota Komisi V DPR Dorong Penguatan Mitigasi Bencana Melalui Enam Langkah Utama

Anggota Komisi V DPR Dorong Penguatan Mitigasi Bencana Melalui Enam Langkah Utama

September 11, 2026
ATR/BPN Gandeng Perguruan Tinggi Percepat Penyusunan RDTR, Target 1.703 RDTR hingga 2028

ATR/BPN Gandeng Perguruan Tinggi Percepat Penyusunan RDTR, Target 1.703 RDTR hingga 2028

September 11, 2026
Tinjau Kampung Nelayan Mariadei, Yan Mandenas Tekankan Kesejahteraan Masyarakat

Tinjau Kampung Nelayan Mariadei, Yan Mandenas Tekankan Kesejahteraan Masyarakat

September 11, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, September 11, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home News

Selain OAP, Rekrutmen Tenaga Kerja LNG Tangguh Harus Prioritaskan Anak Asli Bintuni

[Daerah]

Agustus 18, 2025
in News
0
0
SHARES
242
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO: Eduard Orocomna, Anggota MRP provinsi Papua Barat//IST

JAYAPURA, satukanindonesia.com – Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) provinsi Papua Barat, Eduard Orocomna menyoroti, rekrutmen tenaga kerja LNG Tangguh di Teluk Bintuni, Papua Barat.

Ia mengatakan, perekrutan tenaga kerja saat ini belum mempriotaskan orang asli Papua (OAP) terlebih dari Tujuh Suku di kabupaten Teluk Bintuni.

Mengapa perekrutan tenaga kerja lebih banyak dilakukan di Fakfak, sementara di Teluk Bintuni sebagai pemilik hak wilayah justru diabaikan?

Perwakilan masyarakat Adat Tujuh Suku Teluk Bintuni di MRP provinsi Papua Barat ini menyampaikan, berdasarkan informasi masyarakat dan pengamatan langsung, bahwa proses perekrutan tenaga kerja LNG Tangguh lebih sering dilaksanakan di Fakfak.


“Kemudian sejumlah posisi kerja baik tenaga terampil maupun tidak terampi, banyak diisi oleh tenaga kerja dari luar Bintuni, bahkan dari luar Papua,”katanya kepada media ini, Senin (18/08/2025).

Karena, kata dia, setiap BP Tangguh mengeluarkan informasi perekrutan atau lowongan, masyarakat asli Bintuni tidak diberitahukan. Padahal, LNG Tangguh berada di wilayah Adat Tujuh Suku.

“Tanah ini (bintuni-red) adalah warisan leluhur kami. Sumber Daya Alam (SDA) yang dikelola berasal dari wilayah kami. Sudah sepatutnya anak negeri Bintuni menjadi prioritas utama dalam kesempatan kerja,”tegas Orocomna.

Sebagai Pemuda Adat, Eduard menyatakan, pengabaian ini bukan hanya melukai hati masyarakat, tetapi juga mencederai prinsip keadilan, Undang-undang Ketenagakerjaan, dan komitmen pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

“Kami menuntut transparansi, kejelasan, dan perubahan nyata dalam sistem perekrutan. Bintuni bukan sekadar lokasi proyek.
Bintuni memiliki pemilik, dan pemilik itu kini telah bersuara menuntut haknya tanpa kompromi,”aku Eduard Orocomna.

Tak hanya itu, Orocomna menyatakan, sebagai pemilik hak ulayat di Teluk Bintuni meminta Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan SKK Migas segera mengambil langkah atau kebijakan yang berpihak pada masyarakat Adat sesuai komitmen Analisis Mengenai Dampak Linkungan (AMDAL) dan tanggungjawab sosial BP Tangguh.

“Ini persoalan hak dasar orang asli Papua untuk hidup layak dan mendapat akses kerja atas SDA, yang diambil dari tanahnya sendiri,”katanya.

Digarapkan persyaratan lebih realistis, supaya tidak membuat pekerja lokal tidak menjadi penonton di daerah sendiri.

“Negara harus berani menegaskan keberpihakan pada rakyat, bukan tunduk pada kepentingan koorporasi. Pembangunan kapasitas SDM Papua harus jadi prioritas agar ada kaderisasi dan regenerasi pekerja di LNG Tangguh,”tugasnya.

Dicecar mengenai koordinasi, dia mengungkapkan, BP Tangguh tidak pernah berkoordinasi dengan MRP sebagai perwakilan masyarakat Adat di pemerintah.

“Kami MRP akan mengawal persoalan ini hingga ke kementerian dan lembaga terkait. Pemerintah pusat, SKK Migas, dan BP Tangguh harus konsisten menjaga komitmen keberpihakan kepada masyarakat Papua,”pungkasnya. [**/GRW]

Komentar Facebook

Tags: Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) provinsi Papua BaratEduard OrocomnaLNGOAP
ShareTweetSend

Related Posts

Anggota MRPB Soroti Rencana Penempatan Pos Pengamanan di wilayah Moskona Bintuni

Anggota MRPB Soroti Rencana Penempatan Pos Pengamanan di wilayah Moskona Bintuni

Juli 17, 2025
Kuota Penerimaan IPDN 2025 Teluk Bintuni Harus Prioritas Anak Asli Tujuh Suku

Kuota Penerimaan IPDN 2025 Teluk Bintuni Harus Prioritas Anak Asli Tujuh Suku

Juli 11, 2025
Anggota MRP Soroti Realisasi APBD Induk 2025 Teluk Bintuni

Anggota MRP Soroti Realisasi APBD Induk 2025 Teluk Bintuni

Juli 2, 2025

Pemerintah Disoroti terkait Pembangunan Jalan dan Jembatan di Moskona Barat

Mei 26, 2025

Mulai April 2025, Orang Asli Papua di Manokwari Berjumlah 87.748

April 8, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?