
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Pihak Komisioner Komnas HAM, Ahmad Taufan mengungkapkan, akan menayangkan 8.000 video dan tangkapan layar CCTV tol Jakarta-Cikampek, lokasi tewasnya 6 laskar FPI besok hari, Jumat (8/1/2021).
“Besok, Jumat jam 3 sore akan dirilis di Komnas HAM,” kata Taufan saat dikonfirmas, Kamis (7/1/2021)
Delapan ribu video dan foto tersebut berasal dari video puluhan CCTV yang terpasang di Jalan Tol. Termasuk tangkapan layar video yang dijadikan foto.
“8.000 itu terdiri dari video dan screenshot video. Jadi video dari kamera CCTV Jasa Marga di screenshot satu per satu biar lebih jelas untuk mengidentifikasi mobilnya misalnya, waktunya dan lain sebagainya,” kata Anggota Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, Kamis (7/1/2021).
Beka mengatakan, 8.000 video tersebut akan menjadi bukti terakhir dalam merunut kronologi insiden tewasnya 6 laskar FPI itu. Sudah tidak ada lagi bukti atau keterangan tambahan yang dimiliki oleh Komnas HAM.
“Sekarang sudah tidak ada lagi tahapan meminta keterangan. Bukti terakhir peluru itu. Uji balistik juga sudah. Rekaman voice note yang sekitar 21 menit dan rekaman telepon 3 menitan itu sudah diselidiki psikologi forensik,” ujarnya.
Dia mengatakan, pihaknya sudah hampir selesai mendalami 8.000 video dan foto tersebut dan Komnas HAM akan segera membeberkan ribuan video dan foto tersebut ke publik.
“Ada banyak sekali CCTV-nya, video dari Jasa Marga itu kan setiap 10 menit sekali. Videonya sedang didalami, materinya sudah 80-90 persen. Ini sedang didiskusikan kapan selesainya,” ujarnya.













