• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
BI Turunkan Bunga Acuan, Rupiah Naik ke Rp14.060 per Dolar AS

Meski Resesi Ekonomi, Rupiah Melonjak ke Rp14.380 per Dolar AS

November 5, 2020
TNI AL dan BI Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Pastikan Uang layak Edar di Wilayah 3T Kalimantan Selatan

TNI AL dan BI Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Pastikan Uang layak Edar di Wilayah 3T Kalimantan Selatan

Juli 17, 2026
KPK Perkuat Sistem Pencegahan Korupsi Dana Otsus Papua

KPK Perkuat Sistem Pencegahan Korupsi Dana Otsus Papua

Juli 17, 2026
ADVERTISEMENT
Tolak Militerisme dan Cabut PSN, Rakyat Papua di Manokwari Konvoi ‘Salib Merah’

Tolak Militerisme dan Cabut PSN, Rakyat Papua di Manokwari Konvoi ‘Salib Merah’

Juli 17, 2026
58 Tahun Kuasai Fisik Lahan, Keluarga Ameng Pertanyakan Munculnya Surat Peralihan Hak Tahun 2010

58 Tahun Kuasai Fisik Lahan, Keluarga Ameng Pertanyakan Munculnya Surat Peralihan Hak Tahun 2010

Juli 17, 2026
Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Sejajar Stadion Besar Nasional, Sport City Jadi Daya Tarik Kota Bekasi

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Sejajar Stadion Besar Nasional, Sport City Jadi Daya Tarik Kota Bekasi

Juli 16, 2026
Hadiri Undangan BSKDN Wawali Harris Bobihoe : Perkuat Sinergi Pusat Dan Daerah Dalam Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat

Hadiri Undangan BSKDN Wawali Harris Bobihoe : Perkuat Sinergi Pusat Dan Daerah Dalam Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat

Juli 16, 2026
Wujud Sinergitas, TNI AL Gagalkan Upaya Penyeludupan Barang Terlarang di Bandara Juanda

Wujud Sinergitas, TNI AL Gagalkan Upaya Penyeludupan Barang Terlarang di Bandara Juanda

Juli 17, 2026
FUKRI Suarakan Krisis kemanusiaan di Tanah Papua

FUKRI Suarakan Krisis kemanusiaan di Tanah Papua

Juli 16, 2026
Wamendagri Wiyagus Ajak Kepala Daerah Bangun Kemitraan Strategis Untuk Sukseskan Asta Cita

Wamendagri Wiyagus Ajak Kepala Daerah Bangun Kemitraan Strategis Untuk Sukseskan Asta Cita

Juli 16, 2026
Imparsial Minta Presiden Cabut Perpres Pengamanan Jaksa oleh TNI

Imparsial Minta Presiden Cabut Perpres Pengamanan Jaksa oleh TNI

Juli 16, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Meski Resesi Ekonomi, Rupiah Melonjak ke Rp14.380 per Dolar AS

[Ekonomi]

November 5, 2020
in Ekonomi
0
0
SHARES
58
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.380 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Kamis (5/11/2020) sore. Posisi tersebut menguat 1,27 persen dibandingkan perdagangan Rabu (4/11/2020) sore di level Rp14.565 per dolar AS.

Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp14.439 per dolar AS atau menguat dari Rp14.557 per dolar AS pada perdagangan sebelumnya.

Sore ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang menguat 0,18 persen, dolar Singapura menguat 0,16 persen, dolar Taiwan menguat 0,25 persen, won Korea Selatan menguat 0,82 persen, dan peso Filipina menguat 0,16 persen.

Lalu rupee India menguat 0,48 persen, yuan China menguat 0,22 persen dan ringgit Malaysia menguat 0,31persen. Hanya bath Thailand yang terpantau melemah 0,02 persen.

Sementara itu, mata uang di negara maju juga bergerak variatif terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris melemah 0,19 persen dan dolar Australia melemah 0,17 persen. Sementara dolar Kanada menguat 0,07 persen dan franc Swiss menguat 0,23 persen.

ADVERTISEMENT

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan dolar hari ini masih dipengaruhi sentimen Pilpres Amerika Serikat. Kandidat Partai Demokrat Joe Biden sejauh ini memiliki 264 dari 270 suara elektoral yang diperlukan untuk menyatakan kemenangan.

Ia unggul sementara dibandingkan dengan 214 suara dari Presiden Donald Trump.

“Kemenangan Biden yang dinilai akan mengambil nada sedikit longgar pada kebijakan perdagangan kemungkinan akan melemahkan dolar terhadap mata uang negara-negara yang sering menghadapi ancaman tarif selama pemerintahan Trump, ” ujar Ibrahim dalam keterangan tertulis, dikutip dari CNNIndonesia.com.

Sementara, Pilpres AS masih melanjutkan penghitungan suara dari beberapa negara bagian yang tersisa, Trump sudah mengajukan tuntutan hukum dan penghitungan ulang di Pennsylvania dan Michigan.

Bahkan jika Biden berhasil mengatasi tantangan hukum dari Trump untuk menjadi presiden berikutnya, Partai Republik tampaknya akan mempertahankan kendali Senat dan dapat menggunakannya untuk menghalangi agenda kebijakan fiskal Biden.

Pasalnya, dalam pemilu 3 November, Partai Republik menguasai mayoritas atas Senat sehingga dalam pelaksanaan nanti, program-program pemerintahan akan mendapatkan tantangan apalagi Joe Biden akan menaikkan pajak perusahaan.

“Pemerintah yang terpecah juga mengurangi kemungkinan stimulus fiskal yang besar, yang dapat dilihat sebagai hal yang negatif, ” lanjutnya.

Sementara dari sisi internal, penguatan rupiah tak dipengaruhi oleh rilis Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi kuartal III yang kembali mengalami koreksi menjadi minus 3,49 persen.

Meski masuk ke jurang resesi mengikuti jejak negara-negara lainnya yang lebih awal terkena dampak akibat pandemi covid-19, informasi ini sudah diketahui sebelumnya, sehingga pelaku pasar tidak terlalu kaget mendengarnya bahkan siap untuk menghadapinya.

“Tidak sesuai dengan ekspektasi pemerintah yaitu di kisaran minus 1 hingga minus 2,9 persen, namun ini lebih baik dibandingkan kuartal II yang sebesar minus 5,32 persen. Hal ini menunjukkan proses pemulihan ekonomi nasional dan pembalikan arah atau turning point dari aktivitas ekonomi nasional menunjukkan arah zona positif,” jelasnya.

Dalam perdagangan sore ini, Ibrahim memprediksi mata uang rupiah ditutup menguat 185 poin di level Rp14.380 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level 14.565 per dolar AS. “Sedangkan untuk perdagangan besok, rupiah kemungkinan akan dibuka fluktuatif dan menguat 30-200 poin namun ditutup menguat sebesar 30-170 poin di level Rp14.330-14.420 per dolar AS,” tandasnya. (CNN/bm)

 

Komentar Facebook

Tags: Dolar ASEkonomiRupiah
ShareTweetSend

Related Posts

Tri Adhianto Dorong Lansia Aktif dan Bahagia Melalui Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026

Tri Adhianto Dorong Lansia Aktif dan Bahagia Melalui Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026

Juli 9, 2026
Wali Kota Bekasi Apresiasi Keberhasilan Sensus Penduduk, Siap Lanjutkan Sensus Ekonomi

Wali Kota Bekasi Apresiasi Keberhasilan Sensus Penduduk, Siap Lanjutkan Sensus Ekonomi

Juni 23, 2026
Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Juni 11, 2026

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan

Mei 9, 2026

Terkait Kebijakan WFH, Pemprov Papua Tengah Masih Menunggu Edaran Kemendagri

Maret 28, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?