• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Tekad Lawan Kapitalis, Kelompok Separatis TPN-PB Ingatkan Intelektual Papua

Tekad Lawan Kapitalis, Kelompok Separatis TPN-PB Ingatkan Intelektual Papua

Maret 16, 2025
BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah pada Sabtu

BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah pada Sabtu

April 18, 2026
Wakil Ketua DPR Tekankan Komitmen Indonesia Kembangkan Pasar Karbon Berintegritas

Wakil Ketua DPR Tekankan Komitmen Indonesia Kembangkan Pasar Karbon Berintegritas

April 18, 2026
ADVERTISEMENT
Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia Siap Kolaborasi dengan Pemda Manokwari

Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia Siap Kolaborasi dengan Pemda Manokwari

April 18, 2026
Gowes dari Rumah, Walikota Bekasi Hadiri Penyerahan SK Kepala Sekolah

Gowes dari Rumah, Walikota Bekasi Hadiri Penyerahan SK Kepala Sekolah

April 17, 2026
Musrenbang RKPD 2027, Tri Adhianto Sebut Perkuat Sinergi Pembangunan Lintas Sektor

Musrenbang RKPD 2027, Tri Adhianto Sebut Perkuat Sinergi Pembangunan Lintas Sektor

April 17, 2026
Diberi Waktu Sepekan,  Ini Penjelasan Bahlil  Soal Penataan Izin Tambang di Kawasan Hutan

Diberi Waktu Sepekan, Ini Penjelasan Bahlil  Soal Penataan Izin Tambang di Kawasan Hutan

April 17, 2026
Prabowo Terima Laporan Pembangunan 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah Terdampak Bencana dari KSAD

Prabowo Terima Laporan Pembangunan 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah Terdampak Bencana dari KSAD

April 17, 2026
Dari Kawasan Perbatasan , Li Claudia Chandra Raih KWP Award 2026

Dari Kawasan Perbatasan , Li Claudia Chandra Raih KWP Award 2026

April 17, 2026
Kepala DKP Papua Barat : Revitalisasi Cold Storage Terkendala Anggaran

Kepala DKP Papua Barat : Revitalisasi Cold Storage Terkendala Anggaran

April 17, 2026
Menteri PPPA Kecam Pelecehan oleh 16 Mahasiswa UI Fakultas Hukum

Menteri PPPA Kecam Pelecehan oleh 16 Mahasiswa UI Fakultas Hukum

April 17, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Tekad Lawan Kapitalis, Kelompok Separatis TPN-PB Ingatkan Intelektual Papua

Maret 16, 2025
in Daerah, Ekonomi, Hukum, News, Politik
0
0
SHARES
108
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET. FOTO : Panglima Kodam III D wilayah Dulla, Brigadir Jendral Aibon Kogoya dan anggotanya usai menggelar upacara peringatan Kemerdekaan Bangsa Papua Barat//Istimewa

JAYAPURA, SATUKANINDONESIA.Com  – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB) resmi merubah struktur komando dalam Konferensi Wilayah, yang berlangsung pada 26–28 Februari 2025.

Dalam konferensi ini, batalyon Dullamo dinaikkan statusnya menjadi Komando Daerah Militer (Kodam) III D Dulla. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya eskalasi konflik, dan ancaman terhadap sumber daya alam (SDA) Papua.

Brigadir Jenderal Aibon Kogoya, yang ditunjuk sebagai Panglima Kodam III D Dulla, mengumumkan perubahan ini dalam siaran pers bernomor 001/STPS/TPN-K3D/III/2025 yang diterima media ini, Sabtu (15/03/2025).

Menurutnya, perubahan struktur ini bertujuan memperkuat pertahanan di wilayah tersebut. Dalam struktur yang baru, Kodam III D Dulla menaungi tiga batalyon dengan komando teritorial yang lebih luas.

“Tiga batalyon tersebut adalah Batalyon 1 Hetobia yang beroperasi di wilayah Hegenagai-Kampung Agisiga, Batalyon 2 Ayopaa di wilayah Sugapa-Agisiga, dan Batalyon 3 Beogong yang mengamankan kawasan Beoga. Masing-masing batalyon memiliki tiga kompi,”ungkap Kogoya.

Selain itu, dalam restrukturisasi ini, Kolonel Rusak Mirip ditunjuk sebagai Wakil Panglima Kodam III D Dulla.

Menurutnya, perubahan ini bukan sekadar penyesuaian administratif, melainkan langkah strategis dalam menghadapi apa yang mereka sebut sebagai ekspansi kapitalisme dan militerisasi di Papua.

“Kami melihat bahwa pendropan pasukan TNI dan Polri semakin masif, begitu pula dengan perampasan sumber daya alam yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar. Untuk itu, kami perlu membangun struktur pertahanan yang lebih luas guna mempertahankan negeri kami dari gurita kapitalisme,”tegasnya.

Konferensi wilayah juga menegaskan, musuh utama yang menjadi sasaran perlawanan TPNPB Kodam III D Dulla, yaitu kapitalisme global dan nasional yang dianggap merampas kekayaan alam Tanah Papua.

Kolonel Rusak Mirip menyatakan, berbagai perusahaan yang beroperasi di Papua Barat dianggap sebagai ancaman terhadap keberlangsungan hidup rakyat Papua.

“Imperialis-kapitalis internasional dan nasional, termasuk PT Freeport, Mind.Id yang masuk ke Blok Wabu, serta berbagai perusahaan kayu, nikel, batubara, minyak, dan perkebunan, semuanya telah merusak tanah air kami. Kami tidak akan tinggal diam,”tegasnya.

Tak hanya itu, ia menegaskan, TPN-PB juga akan menghadapi aparat keamanan negara yang mereka anggap melindungi kepentingan modal.

“Pemerintah kolonial Indonesia beserta kaki tangannya, yaitu TNI dan Polri, yang melindungi modal asing dan menindas rakyat Papua, akan kami lawan,”katanya.

Lebih jauh, Mirip menyoroti keterlibatan kelompok sipil bersenjata yang diduga dibentuk oleh intelijen negara untuk mengamankan investasi di Papua.

“Ada milisi-milisi yang dibentuk, dibina, dan dipersenjatai oleh BIN, BAIS, dan militer Indonesia untuk mengamankan investasi. Kami akan menghadapi mereka, karena mereka adalah bagian dari mekanisme penjajahan ekonomi terhadap Papua,”katanya.

Di tengah eskalasi konflik ini, anggota TPN-PB, Jut Weya mengingatkan, para intelektual asli Papua yang terlibat dalam kompromi dengan para investor.

“Kami akan memantau siapa saja yang berkompromi dengan investor.Mereka yang membantu perusahaan merampas tanah Papua akan kami kejar karena mereka adalah kaki tangan penghancuran alam dan manusia Papua,”tukasnya. [**/GRW/REDAKSI]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: anggota TPN-PBbatalyon DullamoBlok WabuBrigadir Jenderal Aibon KogoyaIngatkan Intelektual PapuaIntelektual PapuaJut WeyaKelompok SeparatisKolonel Rusak MiripKonferensi WilayahLawan KapitalisMIND IDPT. FreeportTentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB)TNI dan PolriTPN PBTPNPB Kodam III D DullaWakil Panglima Kodam III D Dulla
ShareTweetSend

Related Posts

Blok Wabu Tidak Punya Izin, Penempatan Pasukan dari Luar Tanah Papua Dipertanyakan

Blok Wabu Tidak Punya Izin, Penempatan Pasukan dari Luar Tanah Papua Dipertanyakan

Oktober 5, 2025
Satpol PP Kota Bekasi Bersama TNI dan Polri Kerahkan Pasukan Pengamanan Aksi Damai

Satpol PP Kota Bekasi Bersama TNI dan Polri Kerahkan Pasukan Pengamanan Aksi Damai

September 1, 2025
Blok Wabu, Pemerintah Indonesia Diminta Hormati Aspirasi Masyarakat Papua

Blok Wabu, Pemerintah Indonesia Diminta Hormati Aspirasi Masyarakat Papua

Juli 20, 2025

Cegah Gangguan Keamanan, Ditjenpas Kolaborasi dengan Polda dan Kodam XVII Cenderawasih

Juni 7, 2025

TPNPB Imbau Warga Jangan Dekati TNI dan Polri

April 20, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?