• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Tekad Lawan Kapitalis, Kelompok Separatis TPN-PB Ingatkan Intelektual Papua

Tekad Lawan Kapitalis, Kelompok Separatis TPN-PB Ingatkan Intelektual Papua

Maret 16, 2025
Skema Impor Minyak di Ubah, Pemerintah Tugasnya BLU sebagai Pelaksana

Skema Impor Minyak di Ubah, Pemerintah Tugasnya BLU sebagai Pelaksana

Oktober 27, 2026
Tak Ada Pelanggaran Kontrak, Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura

Tak Ada Pelanggaran Kontrak, Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura

Oktober 27, 2026
ADVERTISEMENT
Prabowo dan Gubernur Universitas Republik Indonesia Bahasa 384 calon Pemimpin Masa Depan

Prabowo dan Gubernur Universitas Republik Indonesia Bahasa 384 calon Pemimpin Masa Depan

Oktober 27, 2026
Pemberhentian Firdaus Dipersoalkan, Mengapa Tak Ada Tabayun?

Pemberhentian Firdaus Dipersoalkan, Mengapa Tak Ada Tabayun?

Oktober 27, 2026
Wali Kota Bekasi Bersama Gubernur KDM Sosialisasi Aplikasi Platfrom Nyari Gawe, 32 Ribu Lebih Lowongan Tersedia

Wali Kota Bekasi Bersama Gubernur KDM Sosialisasi Aplikasi Platfrom Nyari Gawe, 32 Ribu Lebih Lowongan Tersedia

Oktober 27, 2026
Perpanjangan PKS TPS Bantargebang Ditandatangani, Pemkot Bekasi dan Pemprov Jakarta Ubah Pola Tata Kelola Sampah

Perpanjangan PKS TPS Bantargebang Ditandatangani, Pemkot Bekasi dan Pemprov Jakarta Ubah Pola Tata Kelola Sampah

Oktober 26, 2026
Letkol Irwan Manalu Buktikan Ketangguhan, Raih Juara Pertama di Tengah Persaingan Pecatur Kepri

Letkol Irwan Manalu Buktikan Ketangguhan, Raih Juara Pertama di Tengah Persaingan Pecatur Kepri

Oktober 26, 2026
SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

Oktober 26, 2026
Perkuat Organisasi Perusahaan Media, JMSI Terus Lakukan Konsolidasi

Perkuat Organisasi Perusahaan Media, JMSI Terus Lakukan Konsolidasi

Oktober 26, 2026
Hal Penting Soal Perampasan Aset, Ketua Komisi III DPR: Antara Target Pemulihan dan Potensi Jadi Alat Kekuasaan

Hal Penting Soal Perampasan Aset, Ketua Komisi III DPR: Antara Target Pemulihan dan Potensi Jadi Alat Kekuasaan

Oktober 26, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Tekad Lawan Kapitalis, Kelompok Separatis TPN-PB Ingatkan Intelektual Papua

Maret 16, 2025
in Daerah, Ekonomi, Hukum, News, Politik
0
0
SHARES
118
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET. FOTO : Panglima Kodam III D wilayah Dulla, Brigadir Jendral Aibon Kogoya dan anggotanya usai menggelar upacara peringatan Kemerdekaan Bangsa Papua Barat//Istimewa

JAYAPURA, SATUKANINDONESIA.Com  – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB) resmi merubah struktur komando dalam Konferensi Wilayah, yang berlangsung pada 26–28 Februari 2025.

Dalam konferensi ini, batalyon Dullamo dinaikkan statusnya menjadi Komando Daerah Militer (Kodam) III D Dulla. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya eskalasi konflik, dan ancaman terhadap sumber daya alam (SDA) Papua.

Brigadir Jenderal Aibon Kogoya, yang ditunjuk sebagai Panglima Kodam III D Dulla, mengumumkan perubahan ini dalam siaran pers bernomor 001/STPS/TPN-K3D/III/2025 yang diterima media ini, Sabtu (15/03/2025).

Menurutnya, perubahan struktur ini bertujuan memperkuat pertahanan di wilayah tersebut. Dalam struktur yang baru, Kodam III D Dulla menaungi tiga batalyon dengan komando teritorial yang lebih luas.

“Tiga batalyon tersebut adalah Batalyon 1 Hetobia yang beroperasi di wilayah Hegenagai-Kampung Agisiga, Batalyon 2 Ayopaa di wilayah Sugapa-Agisiga, dan Batalyon 3 Beogong yang mengamankan kawasan Beoga. Masing-masing batalyon memiliki tiga kompi,”ungkap Kogoya.

Selain itu, dalam restrukturisasi ini, Kolonel Rusak Mirip ditunjuk sebagai Wakil Panglima Kodam III D Dulla.

Menurutnya, perubahan ini bukan sekadar penyesuaian administratif, melainkan langkah strategis dalam menghadapi apa yang mereka sebut sebagai ekspansi kapitalisme dan militerisasi di Papua.

“Kami melihat bahwa pendropan pasukan TNI dan Polri semakin masif, begitu pula dengan perampasan sumber daya alam yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar. Untuk itu, kami perlu membangun struktur pertahanan yang lebih luas guna mempertahankan negeri kami dari gurita kapitalisme,”tegasnya.

Konferensi wilayah juga menegaskan, musuh utama yang menjadi sasaran perlawanan TPNPB Kodam III D Dulla, yaitu kapitalisme global dan nasional yang dianggap merampas kekayaan alam Tanah Papua.

Kolonel Rusak Mirip menyatakan, berbagai perusahaan yang beroperasi di Papua Barat dianggap sebagai ancaman terhadap keberlangsungan hidup rakyat Papua.

“Imperialis-kapitalis internasional dan nasional, termasuk PT Freeport, Mind.Id yang masuk ke Blok Wabu, serta berbagai perusahaan kayu, nikel, batubara, minyak, dan perkebunan, semuanya telah merusak tanah air kami. Kami tidak akan tinggal diam,”tegasnya.

Tak hanya itu, ia menegaskan, TPN-PB juga akan menghadapi aparat keamanan negara yang mereka anggap melindungi kepentingan modal.

“Pemerintah kolonial Indonesia beserta kaki tangannya, yaitu TNI dan Polri, yang melindungi modal asing dan menindas rakyat Papua, akan kami lawan,”katanya.

Lebih jauh, Mirip menyoroti keterlibatan kelompok sipil bersenjata yang diduga dibentuk oleh intelijen negara untuk mengamankan investasi di Papua.

“Ada milisi-milisi yang dibentuk, dibina, dan dipersenjatai oleh BIN, BAIS, dan militer Indonesia untuk mengamankan investasi. Kami akan menghadapi mereka, karena mereka adalah bagian dari mekanisme penjajahan ekonomi terhadap Papua,”katanya.

Di tengah eskalasi konflik ini, anggota TPN-PB, Jut Weya mengingatkan, para intelektual asli Papua yang terlibat dalam kompromi dengan para investor.

“Kami akan memantau siapa saja yang berkompromi dengan investor.Mereka yang membantu perusahaan merampas tanah Papua akan kami kejar karena mereka adalah kaki tangan penghancuran alam dan manusia Papua,”tukasnya. [**/GRW/REDAKSI]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: anggota TPN-PBbatalyon DullamoBlok WabuBrigadir Jenderal Aibon KogoyaIngatkan Intelektual PapuaIntelektual PapuaJut WeyaKelompok SeparatisKolonel Rusak MiripKonferensi WilayahLawan KapitalisMIND IDPT. FreeportTentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB)TNI dan PolriTPN PBTPNPB Kodam III D DullaWakil Panglima Kodam III D Dulla
ShareTweetSend

Related Posts

Blok Wabu Tidak Punya Izin, Penempatan Pasukan dari Luar Tanah Papua Dipertanyakan

Blok Wabu Tidak Punya Izin, Penempatan Pasukan dari Luar Tanah Papua Dipertanyakan

Oktober 5, 2025
Satpol PP Kota Bekasi Bersama TNI dan Polri Kerahkan Pasukan Pengamanan Aksi Damai

Satpol PP Kota Bekasi Bersama TNI dan Polri Kerahkan Pasukan Pengamanan Aksi Damai

September 1, 2025
Blok Wabu, Pemerintah Indonesia Diminta Hormati Aspirasi Masyarakat Papua

Blok Wabu, Pemerintah Indonesia Diminta Hormati Aspirasi Masyarakat Papua

Juli 20, 2025

Cegah Gangguan Keamanan, Ditjenpas Kolaborasi dengan Polda dan Kodam XVII Cenderawasih

Juni 7, 2025

TPNPB Imbau Warga Jangan Dekati TNI dan Polri

April 20, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?