Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Hadi Tjahjanto menggelar pertemuan dengan Mahfud MD.Dalam pertemuan yang berlangsung hampir satu jam, Hadi mengatakan Mahfud MD memerinci dan memberikan gambaran soal penyelesaian kasus yang sedang ditangani Kemenko Polhukam.
Usai pertemuan, Hadi mengaku dirinya mendapat arahan soal hal-hal yang belum diselesaikan oleh Mahfud saat masih menjabat Menko Polhukam. Dia berkomitmen menindaklanjuti permasalahan-permasalahan di bidang politik, hukum, dan keamanan yang belum sempat dituntaskan calon wakil presiden nomor urut 3 tersebut.
“Beliau (Mahfud) memberikan gambaran dan arahan banyak sekali. Tentunya harus sekarang saya tindak lanjuti permasalahan-permasalahan yang sedang berjalan ataupun permasalahan yang belum selesai dilaksanakan,” kata Hadi di Jalan Taman Patra Kuningan XII, Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2024).
Lebih lanjut, Hadi mengatakan dirinya juga banyak menerima informasi yang terperinci dari Mahfud, termasuk soal kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah membentuk Satgas BLBI pada 6 April 2021 yang bertugas mengejar tagihan ke debitur dan obligor BLBI.
“Mudah-mudahan dengan informasi yang baik ini dari Prof Mahfud, saya bisa melaksanakan tugas dengan baik. Jadi permasalahan semua sudah disampaikan ke saya,” ucapnya.
“BLBI tadi sudah (disampaikan Mahfud), Detail BLBI. UU MK (Mahkamah Konstitusi) tadi sudah detail disampaikan ke saya. (Pelanggaran HAM berat) iya, semuanya diserahkan ke saya. Ketiga-tiganya, pokok ini semuanya sudah,” tutur Hadi.
Hadi mengaku dirinya tidak mendapat saran dari Mahfud soal perpanjangan masa tugas Satgas BLBI. Pasalnya, kata dia, Jokowi sudah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) yang memperpanjang masa kerja Satgas BLBI.
“Sudah ada Keppresnya, tidak usah disarankan, Keppresnya memperpanjang,” kata Hadi.
ADVERTISEMENT













