• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Tepis Tuduhan Pelanggaran HAM, Indonesia Tolak Kunjungan PBB ke West Papua

Tepis Tuduhan Pelanggaran HAM, Indonesia Tolak Kunjungan PBB ke West Papua

September 30, 2026
Warga Vanuatu Mendapat Pelayanan Kesehatan dari Indonesia

Warga Vanuatu Mendapat Pelayanan Kesehatan dari Indonesia

Oktober 8, 2026
Presiden Prabowo Kumpul 800 Perwira TNI-Polri Di Istana, Dudung : Masalah Pertahanan

Presiden Prabowo Kumpul 800 Perwira TNI-Polri Di Istana, Dudung : Masalah Pertahanan

Oktober 8, 2026
ADVERTISEMENT
RAJAWALI Batam Terbentuk Tetapkan Tiga Pengurus KSB

RAJAWALI Batam Terbentuk Tetapkan Tiga Pengurus KSB

Oktober 7, 2026
Soal Ijazah Wapres Gibran, KPU RI : Pakai Surat Penyetaraan dari Kementerian

Soal Ijazah Wapres Gibran, KPU RI : Pakai Surat Penyetaraan dari Kementerian

Oktober 7, 2026
Respon Berbagai Isu Internasional, BKSAP DPR RI : Pentingnya Diplomasi Parlemen

Respon Berbagai Isu Internasional, BKSAP DPR RI : Pentingnya Diplomasi Parlemen

Oktober 7, 2026
Hilirisasi hingga AI Jadi Sorotan Investor Daily Summit 2026, Abdul Harris Bobihoe Hadiri Forum

Hilirisasi hingga AI Jadi Sorotan Investor Daily Summit 2026, Abdul Harris Bobihoe Hadiri Forum

Oktober 7, 2026
Saksikan Timnas Juara Bareng Warga, Tri Adhianto Bagi-Bagi Doorprize

Saksikan Timnas Juara Bareng Warga, Tri Adhianto Bagi-Bagi Doorprize

Oktober 7, 2026
Mensos Sanksi Berat 620 Pegawai Terlibat Judol

Mensos Sanksi Berat 620 Pegawai Terlibat Judol

Oktober 7, 2026
PEMKOT BEKASI BONGKAR BANGLI TANAH APIT DI ATAS LAHAN PJT II

PEMKOT BEKASI BONGKAR BANGLI TANAH APIT DI ATAS LAHAN PJT II

Oktober 7, 2026
DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna, Dengarkan Jawaban Wali Kota atas Pemandangan Fraksi terhadap Ranperda APBD 2027

DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna, Dengarkan Jawaban Wali Kota atas Pemandangan Fraksi terhadap Ranperda APBD 2027

Oktober 7, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukum

Tepis Tuduhan Pelanggaran HAM, Indonesia Tolak Kunjungan PBB ke West Papua

(Hukum)

September 30, 2026
in Hukum, News
0
0
SHARES
49
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO: Nona Gae Luna, diplomat karier Indonesia yang menjabat sebagai Menteri Penasihat (Minister Counsellor) untuk Pembangunan Berkelanjutan dan Kemitraan di Misi Tetap Republik Indonesia (PTRI) untuk PBB di New York//GRW-dok.kemlu

JAKARTA, satukanindonesia.com – Pemerintah Indonesia telah menanggapi klaim tentang pelanggaran HAM dan menolak, permintaan Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Hak Asasi Manusia (HAM) mengunjungi Papua Barat (West Papua).

Ini merupakan hak jawab dari perwakilan Indonesia, di PBB soal permintaan dari negara-negara Kepulauan Pasifik.

Negara-negara anggota Pacific Islands Forum (PIF) sebenarnya pertama kali meminta pemerintah Indonesia untuk mengizinkan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia mengunjungi wilayah tersebut sejak 2019 guna menyelidiki laporan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Nona Gae Luna, diplomat karier Indonesia yang menjabat sebagai Menteri Penasihat (Minister Counsellor) untuk Pembangunan Berkelanjutan dan Kemitraan di Misi Tetap Republik Indonesia (PTRI) untuk PBB di New York, mengatakan bahwa pemerintah Indonesia telah menolak tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Papua Barat yang diangkat oleh Kepulauan Solomon dan Vanuatu di Majelis Umum PBB, dengan Jakarta menyatakan bahwa serangan terhadap warga sipil oleh “kelompok kriminal bersenjata” adalah kejahatan, bukan tindakan ekspresi politik yang damai.

Dalam hak jawabnya, Indonesia menolak klaim kedua negara, Republik Vanuatu dan Kepulauan Solomon, dan menegaskan bahwa tuduhan yang kredibel ditangani melalui lembaga nasional dan proses hukum.

“Setiap diskusi serius tentang Papua harus mencerminkan gambaran lengkapnya. Warga sipil yang tidak bersalah, guru, petugas kesehatan, dan banyak lainnya telah menjadi korban kekerasan oleh kelompok kriminal bersenjata,”begitu argumen Nona Gae Luna, Menteri Penasihat Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjutan dan Kemitraan di Misi Tetap Indonesia untuk PBB.

“Ini bukanlah tindakan ekspresi politik yang damai. Menyerang warga sipil yang tidak bersalah dan membunuh pegawai negeri adalah tindakan kriminal. Indonesia memiliki tanggung jawab untuk melindungi seluruh warganya. Penegakan hukum harus dan akan tetap tunduk pada hukum Indonesia dan kewajiban hak asasi manusia internasional kita,”katanya sebagaimana dilansir dari theaustralian.com.au, Rabu (30/09/2026).

Ia juga menolak seruan PIF agar Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (HAM) mengunjungi Papua, dengan mengatakan bahwa kunjungan “semacam itu adalah urusan pemerintah Indonesia dan kantor komisaris untuk mengaturnya.”

Republik Vanuatu telah memperbarui seruan para pemimpin Forum Kepulauan Pasifik (PIF) agar pemerintah Indonesia mengizinkan Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Hak Asasi Manusia (HAM) untuk menilai klaim pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang lebih meluas.

Dalam pidatonya di Majelis Umum PBB, Perwakilan Tetap Vanuatu untuk PBB, Odo Tevi, mendesak agar diambil tindakan atas seruan yang dibuat oleh negara-negara PIF pada 2019, yang hingga kini masih belum diindahkan. Demikian dikutip dari laman internet dailypost.vu, Rabu (30/09/2026).

Lebih lanjut, perwakilan tetap dari Vanuatu itu juga telah menyampaikan kekhawatiran mengenai hak-hak masyarakat adat, penggusuran, hak-hak budaya, dampak lingkungan, dan perlakuan terhadap aktivis hak asasi manusia (HAM) di Papua Barat.

Hal senada juga ditegaskan PM Kepulauan Solomon Matthew Cooper Wale, yang menyerukan penyelidikan independen atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Provinsi Indonesia yang bergejolak tersebut.

“Laporan pelanggaran hak asasi manusia di Papua Barat telah berlangsung terlalu lama. Laporan-laporan tersebut harus diverifikasi secara independen, bukan dibiarkan menjadi sengketa,”katanya, mengulangi seruan para pemimpin Forum Kepulauan Pasifik agar Indonesia mengizinkan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia mengunjungi Papua Barat.

“Kunjungan seperti itu adalah tindakan kepercayaan antar teman dan penegasan bahwa tidak ada yang perlu disembunyikan dan tidak ada yang perlu ditakutkan dari terang,”tambahnya sebagaimana dilansir dari laman theaustralian.com.au.

Sebelumnya, awal bulan ini, sebagaimana dilaporkan theaustralian.com.au, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) telah menuduh pasukan keamanan Indonesia menargetkan warga sipil di Kampung Samboga, Kabupaten Yahukimo, dalam insiden yang tampaknya merupakan yang terbaru dari serangkaian kejadian kekerasan di dataran tinggi Papua dalam beberapa bulan terakhir.

Papua Barat telah menyaksikan konflik separatis tingkat rendah yang berlangsung selama beberapa dekade, dan Jakarta kesulitan untuk mengatasinya. [ONE/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: HAMIndonesia Tolak Kunjungan PBBPBBPelanggaran HAMWest Papua
ShareTweetSend

Related Posts

Ketegangan yang Makin Memanas dalam Sengketa West Papua

Ketegangan yang Makin Memanas dalam Sengketa West Papua

September 24, 2026
Serangan-serangan awal Indonesia Terkait Sengketa West Papua

Serangan-serangan awal Indonesia Terkait Sengketa West Papua

September 23, 2026
Bertemu Sekjend PBB Guterres, Perdana Menteri Wale Minta Dukungan

Bertemu Sekjend PBB Guterres, Perdana Menteri Wale Minta Dukungan

September 23, 2026

Forum Pasifik Mengadvokasi Isu-isu regional di Majelis Umum PBB

September 21, 2026

MSG desak Indonesia Ijinkan Komisaris Tinggi PBB kunjungi Papua

September 5, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?